Senin, 16 MARET 2026 • 13:47 WIB

PTP Nonpetikemas Jamin Arus Logistik Lebaran 2026 Aman Terkendali dengan Operasional 24 Jam Nonstop

Author

PTP Nonpetikemas Jamin Arus Logistik Selama Lebaran 2026 Aman Terkendali (PTP Nonpetikemas via ANTARA)

JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan apa jadinya jika stok bahan pokok di pasar Jakarta tiba-tiba menipis menjelang hari raya, atau paket pesanan baju baru kamu tertahan gara-gara truk pengangkut terjebak macet berhari-hari di pelabuhan?

Di momen krusial seperti bulan suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri, aktivitas belanja masyarakat pasti mengalami lonjakan yang sangat drastis.

Dalam situasi ini, kelancaran distribusi logistik ibarat urat nadi perekonomian yang sama sekali tidak boleh terputus.

Untuk mencegah ancaman terhentinya pasokan tersebut, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) telah menyiapkan langkah antisipasi yang sangat matang.

Memasuki periode Angkutan Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah, perusahaan memastikan bahwa seluruh sistem operasional pelabuhan akan tetap siaga dan berjalan optimal.

Baca juga: PMI Jakarta Selatan Gerak Cepat Buka Posko Kesehatan Gratis bagi Ratusan Korban Kebakaran di Bintaro

Keputusan operasional 24 jam nonstop ini diambil demi mengamankan arus barang dari dan menuju ibu kota serta daerah lainnya, memastikan bahwa kebutuhan pokok masyarakat tetap tersedia dengan harga yang stabil tanpa kendala pengiriman.

Sebagai salah satu bagian penting dari keluarga besar Pelindo Group, PTP Nonpetikemas memikul tanggung jawab strategis dalam peta distribusi logistik di Indonesia.

Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S, menegaskan bahwa komitmen ini bukan sekadar wacana manis.

Fokus utama operasional mereka berada pada layanan bongkar muat kargo curah cair seperti pasokan minyak kelapa sawit untuk bahan baku minyak goreng, curah kering seperti gandum dan pupuk, hingga general cargo di berbagai wilayah operasional perusahaan.

"Komitmen ini dilakukan sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga kelancaran arus barang serta mendukung kesinambungan rantai logistik nasional," ungkap Toto.

Toto juga memberikan jaminan bahwa seluruh aktivitas kepelabuhanan, tanpa terkecuali, akan tetap berjalan normal dan stabil selama 24 jam penuh di sepanjang periode Ramadhan hingga perayaan Lebaran 2026.

Dengan skema kerja bergilir yang tanpa henti setiap harinya, aktivitas vital seperti proses bongkar muat kapal dari laut, receiving (penerimaan barang masuk), hingga delivery (pengiriman barang keluar) dijamin berjalan aman, lancar, dan sesuai dengan standar pelayanan terbaik yang berlaku secara nasional.

Masa menjelang Lebaran selalu identik dengan pergerakan volume kargo yang sangat masif.

Peningkatan ritme distribusi ini diprediksi akan semakin tajam tepat sebelum pemberlakuan aturan pengaturan lalu lintas angkutan barang oleh pemerintah, serta pada rentang waktu saat arus balik selesai.

Untuk merespons lonjakan pergerakan barang tersebut, PTP Nonpetikemas telah menyiapkan jurus jitu andalan.

Perusahaan telah mengerahkan sumber daya manusia (SDM) yang sangat kompeten, menyiagakan alat-alat berat operasional pelabuhan, dan memperkuat sistem teknologi pendukung layanan.

Persiapan menyeluruh ini diterapkan secara serentak di seluruh cabang yang beroperasi di 11 pelabuhan berbeda di seluruh penjuru Indonesia.

Langkah antisipatif ini menjadi bukti kuat bahwa kesiapan infrastruktur dan kapabilitas SDM harus terus berjalan beriringan guna menghadapi volume logistik yang membeludak dalam waktu yang tergolong sangat singkat.

Baca juga: DLH Kerahkan Ribuan Petugas, Pastikan Jakarta Tetap Bersih Selama Libur Idul Fitri 1447 Hijriah!

Bagi kamu yang berencana melakukan perjalanan mudik ke Pulau Sumatra, nama Pelabuhan Merak tentu sudah sering terdengar sebagai titik kemacetan paling padat setiap tahunnya.

Menyadari potensi penumpukan kendaraan darat yang luar biasa tersebut, PTP Nonpetikemas cabang Banten dan Cabang Panjang di Lampung mengambil inisiatif krusial.

Keduanya memperkuat koordinasi untuk secara langsung membantu melancarkan arus mudik.

Sejak tanggal 11 Maret 2026, fasilitas di Cabang Banten yang beroperasi di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, telah resmi kembali dialihfungsikan sebagai jalur alternatif utama.

Jalur laut ini khusus disiapkan untuk melayani penyeberangan pemudik sepeda motor dan truk angkutan logistik berat yang hendak menuju Sumatra.

Dukungan infrastruktur yang disediakan sangatlah memadai; terdapat tiga dermaga khusus untuk bersandarnya kapal Ro-Ro serta area penyangga (buffer zone) kendaraan darat yang sangat luas.

Sementara itu, di seberang Selat Sunda, PTP Nonpetikemas Cabang Panjang di Provinsi Lampung juga telah bersiaga penuh sebagai simpul penerima.

Pelabuhan Panjang difungsikan sebagai titik pendaratan jalur alternatif bagi pemudik sepeda motor dari arah ibu kota Jakarta.

Di saat bersamaan, cabang ini tetap teguh menjalankan fungsi pokoknya dalam melayani bongkar muat dan distribusi berbagai komoditas strategis.

Keberadaan dua titik alternatif ini terbukti sangat ampuh memecah konsentrasi kepadatan, sehingga mobilitas para pemudik dan sirkulasi logistik dapat terus berjalan harmonis.

Kelancaran operasional logistik di lapangan tentu tidak lepas dari regulasi pemerintah pusat.

Merujuk pada Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor AJ.201/2/5/DJPD/2026, akan diberlakukan aturan pembatasan operasional angkutan barang di jalan raya pada periode tanggal 13 hingga 29 Maret 2026.

Pembatasan lalu lintas ini pada dasarnya adalah strategi penyaringan untuk memberikan jalur prioritas bagi truk distribusi logistik berstatus esensial.

Barang-barang krusial seperti suplai bahan bakar minyak (BBM), gas elpiji, hewan ternak, pupuk pertanian, bantuan mitigasi bencana alam, serta pasokan bahan pokok lainnya akan mendapat kemudahan pergerakan tanpa halangan.

Baca juga: Sidak Pangan di Jakarta Pusat: Dari Pasar Senen Hingga Supermarket Terbukti 100 Persen Aman!

Selain tunduk secara ketat pada regulasi pemerintah yang ada, aspek keselamatan bagi para pekerja tetap menjadi poin yang tidak bisa ditawar.

Senior Manager Sekretaris Perusahaan PTP Nonpetikemas, Fiona Sari Utami, menambahkan bahwa di tengah tingginya ritme kerja 24 jam, perusahaan selalu menempatkan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di posisi paling puncak tanpa kompromi.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan berbagai stakeholder agar pengaturan lalu lintas dan aktivitas kepelabuhanan dapat berjalan optimal selama periode Lebaran,” pungkas Fiona menutup keterangannya.

Melalui serangkaian langkah mitigasi dan kolaborasi lintas sektoral yang solid ini, PTP Nonpetikemas berharap dapat terus menjadi mitra logistik terpercaya bagi seluruh pengguna jasa di tanah air.

Bagi kamu yang berada di Jakarta dan sedang bersiap menyambut hari kemenangan, kesiagaan pelabuhan ini tentunya memberikan jaminan keamanan tersendiri.

Rantai distribusi yang terkelola sehat akan memastikan bahwa kehangatan hidangan Lebaran di meja makan keluarga kamu sama sekali tidak akan terganggu oleh isu kelangkaan pasokan bahan pangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU