JAKARTA - Momen libur Lebaran selalu identik dengan kebahagiaan, tradisi kumpul keluarga, dan suka cita menyambut hari kemenangan.
Namun, di balik semarak perayaan tersebut, ada satu tantangan nyata yang selalu mengintai kota metropolitan seperti Jakarta, yaitu potensi lonjakan volume sampah yang sangat masif.
Saat jutaan warga tumpah ruah merayakan hari raya, tumpukan limbah sisa konsumsi kerap kali menjadi pemandangan yang tak terhindarkan.
Kamu tidak perlu khawatir, karena Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah menyusun strategi jitu dan komprehensif.
Ribuan petugas kebersihan siap siaga turun tangan untuk memastikan setiap sudut ibu kota tetap kinclong, asri, dan nyaman selama periode krusial mulai dari malam takbiran, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, hingga usainya masa libur Lebaran.
Baca juga: Sidak Pangan di Jakarta Pusat: Dari Pasar Senen Hingga Supermarket Terbukti 100 Persen Aman!
Kesiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi lonjakan sampah perayaan Idul Fitri tahun ini patut diacungi jempol.
Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan kekuatan penuh dengan menyiagakan 2.859 petugas kebersihan yang akan tersebar di seluruh penjuru kota.
Pasukan kebersihan ini, yang sering kita kenal dengan sebutan pahlawan "Pasukan Oranye", akan menjadi garda terdepan dalam menjaga estetika dan kesehatan lingkungan Jakarta.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa persiapan yang dilakukan tidak hanya mengandalkan tenaga manusia, tetapi juga didukung oleh teknologi dan armada yang mumpuni.
"Kami menyiapkan sekitar 70 petugas kebersihan di setiap kecamatan. Secara keseluruhan, lebih dari 2.859 personel akan bertugas di berbagai wilayah Jakarta mulai malam takbiran, Hari Raya Idul Fitri, hingga masa libur Lebaran," papar Asep.
Untuk memastikan efisiensi kerja yang maksimal di lapangan, DLH turut menurunkan berbagai sarana pendukung kebersihan skala besar.
Sebanyak 89 unit kendaraan penyapu jalan otomatis (road sweeper) disiapkan untuk membersihkan jalan-jalan protokol secara cepat.
Selain itu, guna mendukung sanitasi warga di area-area padat, DLH juga mengoperasikan 30 unit bus toilet serta 35 unit toilet portabel yang disebar secara strategis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta