Bek Anyar Persija Jakarta, Radovan Pankov (Instagram/@rasapankov)
JAKARTA - Bagi seorang pesepakbola profesional, menentukan langkah baru dalam perjalanan karir kerap mendatangkan rasa bimbang tersendiri.
Perasaan ragu rupanya sempat menghampiri Radovan Pankov, lini pertahanan anyar milik Persija Jakarta.
Pemain bola berkebangsaan Serbia itu blak-blakan menyebutkan bahwa dirinya tidak langsung mengiyakan pinangan perdana yang disodorkan oleh manajemen tim Macan Kemayoran.
Keputusan untuk menyeberang ke benua lain dengan atmosfer kebudayaan yang asing jelas menuntut pemikiran yang matang.
Apalagi, adaptasi terhadap kondisi lingkungan dan karakter kompetisi yang baru kerap kali menjadi batu sandungan bagi legiun asing.
Oleh karena itu, sebelum membulatkan tekad, Pankov memilih untuk mengumpulkan informasi sedalam mungkin seputar tim asal ibu kota tersebut.
Menariknya, terdapat satu figur krusial yang pada akhirnya berhasil memengaruhi keyakinannya untuk berkarir di jagat sepak bola Indonesia. Siapa dia?
Jika kamu penasaran siapa orang pertama yang dihubungi oleh Pankov, jawabannya adalah Marko Simic.
Dalam sebuah wawancara eksklusif yang diunggah di kanal YouTube resmi Persija, Pankov mengungkapkan bahwa
Simic merupakan kunci utama di balik keputusannya. Sebagai sesama pesepakbola yang berasal dari Eropa Timur dan sudah lebih dulu merasakan gegap gempita atmosfer sepakbola tanah air, Simic dianggap sebagai narasumber paling valid.
Reputasi pemain berjuluk “Super Simic” tersebut sangat mentereng dan pernah membawa Macan Kemayoran meraih kejayaan membuatnya menjadi rujukan paling berharga.
Pankov benar-benar ingin memastikan banyak hal sebelum berkemas dan terbang menuju Indonesia.
Ia secara spesifik menanyakan seperti apa atmosfer dukungan suporter yang dikenal amat fanatik, dinamika kehidupan sehari-hari di Jakarta, hingga kualitas persaingan kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: JPNN.com