JAKARTA - Keputusan pengadil lintasan atau Race Steward di Formula 1 (F1) yang terkesan tebang pilih di tengah sengitnya balapan sering kali membuat penonton merasa gemas.
Ketidakkonsistenan race stewards dalam menjatuhkan hukuman kembali memicu perdebatan pasca balapan Grand Prix (GP) Belgia pada Minggu (19/7/2026) kemarin.
Sorotan utama publik kini tertuju pada putaran kedelapan, saat terjadi insiden senggolan antara pembalap McLaren Oscar Piastri dan Charles Leclerc dari Ferrari.
Piastri meluapkan kekecewaannya atas pembiaran insiden tersebut oleh stewards, terlebih karena mobilnya mengalami kerusakan setelah terdesak hingga ke tepi trek.
Saat memasuki lap ke-8 di tikungan Les Combes, Oscar Piastri berupaya memanfaatkan momentum dengan memaksimalkan tenaga baterai dalam mode menyalip (overtake mode).
Baca juga: Sukses Besar di F1 2026, Lewis Hamilton Buktikan Keampuhan Strategi Tanpa Gunakan Simulator
Pembalap asal Australia itu sukses memposisikan mobilnya sejajar dengan Charles Leclerc. Manuver berani yang dilakukan Piastri sejatinya banyak diterapkan dengan sukses oleh para pembalap lain dalam balapan yang berlangsung sepanjang 44 putaran tersebut.
Meski begitu, Leclerc rupanya tidak memberikan ruang balap yang memadai bagi Piastri.
Akibat tekanan terus-menerus dari pembalap asal Monako tersebut, jet darat McLaren milik Piastri terdorong hingga keluar lintasan dan melindas area kerb.
Kontak antar kedua mobil pun tak terelakkan, yang seketika menimbulkan kerusakan pada mobil Piastri.
Insiden ini lantas mencuri perhatian lantaran di lokasi yang sama pada putaran pembuka, saat Lewis Hamilton sempat dijatuhi sanksi penalti akibat terlibat senggolan dengan George Russell.
Situasi tersebut membuat publik memperkirakan Leclerc bakal mendapatkan hukuman serupa berupa penalti waktu lima detik sama seperti Hamilton.
Ternyata, stewards justru memutuskan untuk tidak mengambil langkah apa pun atas kejadian itu.
Menurut stewards, posisi mobil Piastri belum sepenuhnya sejajar atau melewati ban depan Leclerc, sehingga mereka menilai Piastri tidak memiliki peluang yang realistis untuk melakukan aksi menyalip dari ruang yang sempit tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net