Program Skrining TB Gratis Sudinkes Jakarta Utara (Anita Karyati/Berita Jakarta)
JAKARTA - Bayangkan jika penyakit menular secara diam-diam mengancam kesehatan orang-orang terdekat di dalam rumah sendiri tanpa disadari.
Ancaman serius bagi masa depan ini tentu tidak boleh dibiarkan begitu saja. Guna mencegah risiko buruk tersebut, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara bergerak cepat melakukan langkah deteksi dini.
Pada Kamis (16/7/2026), sebanyak 120 warga berpartisipasi dengan sangat antusias dalam program skrining Tuberkulosis (TB) gratis yang diadakan di Kantor RW 14 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing.
Upaya jemput bola ini menjadi bagian dari kegiatan pelacakan kasus aktif untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Fokus utamanya ditujukan kepada warga yang memiliki riwayat kontak dekat atau tinggal serumah dengan penderita TB.
Langkah tersebut bertujuan mendeteksi penyakit menular tersebut sejak dini sekaligus memutuskan mata rantai penyebarannya di lingkungan padat penduduk.
Lewat pendekatan proaktif ini, warga dipastikan dapat mengakses layanan medis dengan lebih mudah tanpa perlu repot mendatangi fasilitas kesehatan besar.
Program kesehatan ini terlaksana berkat kolaborasi erat berbagai pihak. Menurut Sari Agustina selaku Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudinkes Jakarta Utara, Puskesmas Kecamatan Cilincing bekerja sama dengan PT Pelabuhan Indonesia Regional 2 Tanjung Priok melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Selain itu, Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura turut berkontribusi menyediakan mobil rontgen modern guna memudahkan pemeriksaan paru-paru warga di lokasi.
Sari sangat mengapresiasi kemitraan strategis ini karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
Ia menilai pemeriksaan gratis tersebut sebagai peluang berharga yang patut dimanfaatkan warga pesisir Jakarta secara optimal.
Jika hasil rontgen mengindikasikan gejala TB, warga akan segera dirujuk ke Puskesmas Pembantu Kalibaru untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan serta penanganan medis intensif tanpa dipungut biaya hingga benar-benar sembuh.
Di samping itu, Sari memberikan edukasi agar pasien TB tetap optimistis dalam menjalani masa pemulihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta