George Russell Terlibat Insiden di GP Belgia 2026 (XPB Images via Crash.net)
JAKARTA - Bagi siapa pun, menyaksikan peluang emas lenyap dalam hitungan detik tentu mendatangkan rasa frustrasi yang luar biasa.
Kekecewaan mendalam inilah yang dirasakan George Russell saat mengarungi balapan Formula 1 (F1) Grand Prix (GP) Belgia pada Minggu (19/7/2026) kemarin.
Impian pembalap andalan tim Mercedes tersebut harus kandas di sirkuit akibat nasib buruk di lap pembuka.
Russell bahkan tak dapat membendung emosinya dan meluapkan amarah dengan kata-kata kasar melalui radio tim setelah terlibat tabrakan dengan mantan rekan setimnya, Lewis Hamilton, yang diperparah insiden hilangnya daya baterai secara tiba-tiba.
Nahas bagi Russell, nasib buruk langsung menerpanya begitu balapan dimulai. Ketika memasuki tikungan Les Combes, Hamilton yang berniat menyalip justru menyenggol bagian kiri depan mobil Russell dengan benturan yang keras.
Akibatnya, mobil Mercedes yang dikemudikannya terpelintir hingga terhenti di area gravel. Senggolan tersebut otomatis menyudahi perjuangannya di balapan ini secara prematur.
Baca juga: Sukses Besar di F1 2026, Lewis Hamilton Buktikan Keampuhan Strategi Tanpa Gunakan Simulator
Setelah terdampar di gravel, Russell meluapkan kekesalannya lewat radio tim dengan melontarkan kalimat umpatan yang sempat disensor dari siaran langsung F1.
Dirinya berulang kali mempertanyakan keanehan pada sistem pengisian daya baterai mobilnya sewaktu dipacu di lintasan lurus.
Ia sangat murka lantaran mobilnya mendadak kehilangan pasokan tenaga dan menganggap kegagalan di akhir pekan ini benar-benar tidak masuk akal.
Melihat posisinya di papan klasemen sementara, kekecewaan mendalam Russell memang sangat masuk akal.
Pembalap asal Inggris yang telah berusia 28 tahun ini mengawali kompetisi dengan menyandang status sebagai kandidat terkuat peraih takhta juara dunia.
Ia bahkan sempat memangkas ketertinggalan menjadi hanya 25 poin di belakang rekan satu timnya saat ini, Andrea Kimi Antonelli, sesaat sebelum rangkaian pekan balap di Belgia digelar.
Sayangnya, Russell dipaksa menerima realitas yang teramat pahit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Crash.net