Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 JULI 2026 • 20:55 WIB

Performa Mobil Aston Martin Bukan Penentu Kelanjutan Karir Fernando Alonso di F1 2026

Performa Mobil Aston Martin Bukan Penentu Kelanjutan Karir Fernando Alonso di F1 2026Pembalap Aston Martin F1, Fernando Alonso (Alastair Staley/LAT Images via Getty Images)

JAKARTA - Masa depan Fernando Alonso di panggung Formula 1 (F1) saat ini tengah menjadi pusat perhatian hangat para pecinta jet darat. 

Pembalap veteran asal Spanyol itu terikat kontrak dengan tim Aston Martin yang berbasis di Silverstone hingga akhir musim 2026.

Kondisi tersebut memicu spekulasi di kalangan publik bahwa kelanjutan karir Alonso sangat bergantung pada peningkatan performa mobil AMR26-nya di sisa musim ini. 

Sang juara dunia dua kali itu menepis kabar tersebut secara terang-terangan. Alonso menegaskan bahwa keputusannya kelak sama sekali tidak didasarkan pada performa mobil, tetapi murni dari seberapa besar kepuasan dan kesenangan yang ia rasakan ketika memacu mobil F1 generasi baru.

Alasan Utama Alonso Bertahan di Formula 1

"Keputusan saya sama sekali tidak ada kaitannya dengan performa kami di musim ini." ujar Alonso.

Baca juga: Kalah Jauh dari Kimi Antonelli, George Russell Frustrasi Akibat Mesin Mercedes yang “Penuh Misteri”

"Kita mengawali tahun ini dengan arah yang keliru, sehingga tidak adil jika saya menentukan masa depan berdasarkan performa yang tidak mencerminkan realitas. Saya meyakini ini bukanlah kapasitas sejati dari tim kita; potensi yang dimiliki sebenarnya jauh melampaui apa yang terlihat sekarang," imbuhnya.

Pembalap berusia 44 tahun itu memaparkan, "Bagi saya, langkah untuk musim mendatang bakal lebih dipengaruhi oleh regulasi kompetisi. Memacu mobil spek sekarang di trek menantang seperti Spa atau Silverstone kemarin bukanlah opsi masa depan yang saya dambakan. Maka dari itu, mari kita cermati perkembangannya nanti."

Ekspektasi Tinggi Aston Martin di Musim Ini

Harapan besar Alonso agar tim dengan berwarna hijau itu tampil kompetitif sejak awal musim 2026 didasari oleh investasi besar-besaran dari sang pemilik, Lawrence Stroll, dalam menyongsong regulasi baru.

Selain mendirikan pabrik modern yang megah di pusat industri motorsport Inggris, Aston Martin mendatangkan ahli aerodinamika terkemuka dari tim raksasa Red Bull Racing, Adrian Newey.

Transformasi di sektor teknis ini kian diperkuat lewat kolaborasi strategis dengan Honda sebagai mesin mereka.

Akan tetapi, performa mobil AMR26 justru jauh dari kata memuaskan akibat bobot mobil yang berlebih serta kendala ketahanan yang krusial di sirkuit.

Menyadari kelemahan tersebut, Aston Martin memilih untuk menghentikan pengembangan minor dan mengalihkan seluruh fokus mereka demi merancang perombakan masif yang mengarah pada mobil “spek B”.

Baca juga: Fernando Alonso Tertarik Bekerja Sama dengan Adrian Newey: Dia Legenda di F1

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Motorsport.com

BERITA TERBARU

Performa Mobil Aston Martin Bukan Penentu Kelanjutan Karir Fernando Alonso di F1 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!