Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 06:56 WIB

Jaga Kesucian Bulan Ramadhan, Satpol PP Jakarta Utara Sita 637 Botol Miras dalam Operasi Gabungan

Author

Satpol PP Jakarta Utara Sita 637 Botol Miras Berbagai Merek dalam Operasi Gabungan (Anita Karyati/Berita Jakarta)

JAKARTA - Bulan suci Ramadhan seharusnya menjadi momen bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan mencari ketenangan batin.

Namun, sayangnya masih ada saja pihak yang mencoba menodai kesucian bulan ini dengan mengedarkan minuman keras di tengah masyarakat.

Untuk memastikan kamu dan seluruh warga Ibu Kota, khususnya di wilayah Jakarta Utara, dapat beribadah dengan khusyuk, aparat gabungan langsung bergerak cepat.

Pada awal Ramadhan ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara bersama unsur TNI dan Polri menggelar operasi serentak yang sukses menyita ratusan botol minuman keras dari sejumlah warung.

Operasi penyitaan minuman keras ini bukanlah kegiatan berskala kecil yang dilakukan secara sembarangan.

Baca juga: Nekat Jualan Dekat Kampus dan Sekolah, Toko Miras di Lenteng Agung Resmi Disegel Petugas Gabungan!

Kepala Satpol PP Jakarta Utara, Budhy Novian, mengungkapkan bahwa pihaknya mengerahkan sebanyak 165 personel gabungan untuk menyisir enam wilayah kecamatan secara serentak.

Jumlah pasukan yang diturunkan di setiap kecamatan disesuaikan secara cermat dengan tingkat kerawanan dan kebutuhan kondisi lapangan masing-masing.

Langkah masif ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata dalam penegakan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Budhy menegaskan pada hari Minggu (22/2/2026), bahwa operasi ini adalah langkah tegas dari pemerintah daerah.

Tujuannya sangat jelas, yaitu menciptakan suasana ketertiban umum dan menjaga kondusivitas lingkungan selama bulan suci. 

Dengan ditemukannya peredaran minuman keras, aparat berharap warga Jakarta Utara bisa menjalankan ibadah puasa dengan perasaan aman, nyaman, dan tentu saja lebih fokus tanpa adanya potensi gangguan keamanan dari lingkungan sekitar.

Meskipun melibatkan ratusan aparat keamanan dari berbagai unsur, proses penertiban di lapangan tetap mengedepankan sisi kemanusiaan tanpa adanya arogansi.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Jakarta Utara, Aries Cahyadi, menjelaskan bahwa operasi dilakukan dengan pendekatan yang sangat persuasif dan humanis sehingga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar serta aman.

Dari hasil penyisiran yang cermat, sebanyak 637 botol minuman keras dari berbagai merek berhasil disita dari sejumlah warung yang masih nekat beroperasi menjual barang terlarang tersebut.

Semua barang bukti yang berhasil ditarik dari peredaran kini telah dibawa dan dikumpulkan dengan aman di Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Di sana, para petugas langsung melakukan pendataan secara rinci dan membuatkan berita acara pemeriksaan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Barang-barang sitaan ini akan terus diamankan dengan ketat di lokasi tersebut sambil menunggu keputusan resmi dari pihak pengadilan, sebelum akhirnya dimusnahkan.

Upaya menjaga kesucian Ramadhan ternyata tidak hanya berhenti pada razia warung minuman keras.

Baca juga: Pemkot Jakarta Utara Gerak Cepat Bersihkan Sampah di Kolong Tol Ir. Wiyoto Wiyono, Target Kelar Bulan Ini!

Aries Cahyadi juga memaparkan bahwa jajarannya secara aktif melaksanakan operasi Penyakit Masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pekat.

Operasi lanjutan ini memiliki cakupan yang lebih luas, meliputi pencegahan aksi tawuran antar kelompok yang sering terjadi menjelang sahur, penertiban praktik premanisme, pemberantasan peredaran narkoba, hingga pengawasan ekstra terhadap jam operasional tempat hiburan malam.

Pemerintah dan aparat keamanan tentu menyadari bahwa mereka tidak bisa bekerja sendirian tanpa dukungan dari lingkungan.

Oleh karena itu, Budhy Novian menaruh harapan besar agar kolaborasi antara aparat dan warga bisa terus terjalin erat.

Ia secara khusus mengajak kamu dan seluruh elemen masyarakat untuk tidak tinggal diam.

Jika kamu menemukan aktivitas yang mencurigakan atau melanggar aturan di lingkungan sekitarmu, segera laporkan kejadian tersebut kepada petugas berwenang.

Partisipasi aktif dari wargalah yang memegang peranan paling penting dalam mewujudkan Jakarta Utara yang tertib, baik selama Ramadhan maupun untuk ke depannya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU