Sabtu, 31 JANUARI 2026 • 08:37 WIB

Permalukan Medan Falcons 3 Set Langsung Tanpa Ampun, Trio Salas-Shcherban-Megawati Tampil Menggila!

Author

Jakarta Pertamina Enduro (JPE) Raih Kemenangan 3 Set Langsung Melawan Medan Falcons dalam Lanjutan Proliga 2026 (Instagram.com/@jpevolley)

JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan sebuah pertandingan voli profesional yang berjalan begitu satu arah hingga lawan seolah lupa cara bermain?

Itulah gambaran presisi dari apa yang terjadi di GOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (30/1/2026) semalam.

Riuh rendah penonton yang memadati arena malam itu menjadi saksi bisu bagaimana Jakarta Pertamina Enduro di bawah asuhan Bulent Karslioglu mengubah lapangan menjadi panggung eksekusi bagi lawan mereka.

Tidak ada drama lima set, tidak ada kejar-kejaran poin yang berarti, yang ada hanyalah dominasi mutlak dari skuad bertabur bintang yang membuat Medan Falcons tak berkutik sama sekali.

Dominasi Jakarta Pertamina Enduro Tak Terbendung di Gresik

Laga jam kedua dalam lanjutan Proliga 2026 Putaran 2 Seri Gresik ini sejatinya diprediksi akan berlangsung sengit. Namun, realita di lapangan berkata lain.

Baca juga: Raih Kemenangan Agresif di "Derby Jakarta", Jakarta Elektrik PLN Mobile Gulung Popsivo Polwan 3 Set Langsung!

Jakarta Pertamina Enduro yang turun dengan kekuatan penuh langsung tancap gas tanpa memberi ampun.

Kemenangan telak 3-0 dengan skor mencolok (25-9, 25-18, 25-20) menjadi bukti sahih betapa mengerikannya kekuatan tim ini ketika mesin poin mereka sedang panas.

Anak asuh Marcos Sugiyama di kubu Medan Falcons tampak kehilangan orientasi permainan sejak peluit pertama dibunyikan.

Strategi yang telah disiapkan seolah mentah di hadapan tembok kokoh pertahanan Pertamina Enduro.

Kamu bisa melihat betapa frustrasinya para pemain Medan Falcons mencoba menembus blok rapat lawan, namun upaya mereka kerap kali berakhir sia-sia atau justru menjadi lumbung poin bagi lawan lewat serangan balik cepat.

Jalannya Pertandingan: Dari Servis Mematikan hingga Serangan Kilat

Set pertama menjadi mimpi buruk nyata bagi Medan Falcons. Megawati Hangestri Pertiwi, atau yang akrab kamu kenal dengan julukan "Megatron", bersama rekan-rekannya bermain dengan tingkat kepercayaan diri yang luar biasa tinggi.

Mereka terlihat sangat santai namun mematikan. Momentum awal langsung dipegang kendali lewat aksi gemilang Yana Shcherban.

Pemain asing andalan Pertamina Enduro ini melepaskan serve ace sebanyak dua kali berturut-turut yang langsung meruntuhkan mental penerimaan bola pertama (receive) dari kubu Falcons.

Tidak berhenti pada servis Yana, Megatron juga unjuk gigi. Dengan ketenangannya, ia menyambar bola-bola overpass di dekat net yang gagal dikendalikan oleh pertahanan lawan.

Papan skor terus bergerak cepat menjauh, meninggalkan Falcons yang kesulitan mengembangkan permainan. Set pembuka ini ditutup dengan skor yang sangat telak, 25-9.

Sebuah skor yang jarang terjadi di level kompetisi tertinggi seperti Proliga, menunjukkan betapa timpangnya performa kedua tim di awal laga.

Memasuki set kedua, Medan Falcons mencoba membenahi barisan. Maya Indri dan kawan-kawan mulai memberikan perlawanan.

Mereka berusaha keras untuk tidak membiarkan Pertamina Enduro mendikte permainan semudah set pertama. Beberapa kali serangan variasi coba diterapkan untuk mengecoh blok lawan.

Baca juga: Mengenal Weronika Szlagowska: Bintang Baru Jakarta Livin' Mandiri Pengganti Ceyda Aktas

Upaya ini sempat membuahkan hasil dengan menipiskan ketertinggalan poin. Namun, konsistensi kembali menjadi masalah utama.

Pertamina Enduro yang sudah berada "di atas angin" tetap tenang menjaga ritme. Serangan demi serangan yang dibangun rapi membuat mereka kembali mengunci set kedua dengan skor 25-18.

Trio Maut Salas-Shcherban-Megawati Jadi Kunci Kemenangan

Set ketiga menjadi momen penentuan sekaligus ujian terakhir bagi pertahanan Pertamina Enduro.

Tidak ingin pulang dengan rasa malu yang lebih besar, Medan Falcons mengandalkan dua legiun asing mereka, Vi Thi Nhu Quynh dan Dell Palomata, untuk mendobrak pertahanan.

Serangan-serangan tajam mulai dilancarkan, mencoba mengeksploitasi celah di lini belakang Pertamina Enduro.

Semangat pantang menyerah ini membuat pertandingan menjadi sedikit lebih hidup dan menarik untuk kamu tonton.

Akan tetapi, solidnya kerja sama tim Jakarta Pertamina Enduro memang layak diacungi jempol.

Kombinasi serangan dari trio Wilma Salas, Yana Shcherban, dan Megawati Hangestri benar-benar sulit dibendung.

Monster block yang rapat membuat serangan Vi Thi Nhu Quynh dan Dell Palomata sering kali terpental kembali ke lapangan sendiri.

Di sisi lain, spike keras dari Wilma Salas dan Megatron terus menghujam area kosong Falcons.

Pertandingan akhirnya disudahi lewat kemenangan 25-20, memastikan poin penuh bagi Nurlaili dan kawan-kawan.

Kemenangan ini tidak hanya mengamankan posisi Jakarta Pertamina Enduro di papan atas klasemen, tetapi juga mengirimkan sinyal bahaya bagi tim-tim lain di Proliga 2026.

Jika trio penyerang mereka terus tampil konsisten seperti malam ini, bukan tidak mungkin gelar juara sudah ada di depan mata.

Bagi kamu penggemar voli, performa "gila" dari Megatron dan kawan-kawan ini tentu menjadi hiburan kelas dunia yang sayang untuk dilewatkan.

Baca juga: Gagal Hentikan "Win Streak" Tuan Rumah, Jakarta Livin' Mandiri: Kita Balas di Putaran Kedua!

Jangan sampai ketinggalan aksi seru Megawati dan bintang Proliga lainnya!

Menurut kamu, apakah Jakarta Pertamina Enduro bakal menjadi juara musim ini dengan performa yang mengerikan itu?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU