JAKARTA - Siapa yang mampu menghentikan laju "kereta cepat" Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di Proliga 2026?
Pertanyaan ini terus berdengung di benak para pecinta voli tanah air setelah melihat dominasi tim asuhan Alessandro Lodi tersebut.
Atmosfer di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik mendadak memanas dan penuh ketegangan pada Kamis (29/1/2026) malam, saat rekor tak terkalahkan tuan rumah nyaris saja ternoda.
Dalam sebuah duel yang menguras emosi dan fisik, tim tamu Jakarta Livin’ Mandiri datang dengan misi besar untuk mematahkan dominasi tersebut.
Meski akhirnya harus mengakui keunggulan tuan rumah, perlawanan sengit yang diberikan Yolla Yuliana dan kawan-kawan menjadi sinyal bahaya bahwa persaingan di putaran kedua nanti akan jauh lebih panas.
Pertandingan penutup putaran pertama ini benar-benar menyajikan tontonan kelas atas bagi kamu yang menyaksikan langsung maupun dari layar kaca.
Gresik Phonska, yang bermain di hadapan pendukung setianya, memulai laga dengan kepercayaan diri tinggi.
Serangan tajam yang dikombinasikan dengan pertahanan solid membuat mereka mengamankan set pertama dengan cukup mudah di angka 25-15.
Banyak yang mengira laga ini akan berakhir cepat seperti kemenangan-kemenangan tuan rumah sebelumnya. Namun, Jakarta Livin’ Mandiri menolak untuk menyerah begitu saja.
Memasuki set kedua, ritme permainan tuan rumah mulai terlihat menurun. Celah ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh tim tamu untuk menekan balik.
Melalui serangan yang lebih variatif, Jakarta Livin’ Mandiri berhasil mencuri set kedua dengan skor 25-21, memaksa kedudukan menjadi imbang 1-1.
Kejar-mengejar angka kembali terjadi di set ketiga, di mana tuan rumah kembali menemukan bentuk permainan terbaiknya lewat penerimaan servis yang rapi dan blok rapat, menutup set ini dengan kemenangan 25-21.
Ketegangan memuncak di set keempat. Konsistensi permainan Mediol Stiovany Yoku dan rekan-rekannya kembali goyah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan