Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 10:31 WIB

Waspada Tawuran Remaja Selama Ramadhan, Wakil Wali Kota Jaktim Ajak Warga dan Tokoh Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Waspada Tawuran Remaja Selama Ramadhan, Wakil Wali Kota Jaktim Ajak Warga dan Tokoh Masyarakat Jaga Keamanan LingkunganWakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto (Nurito/Berita Jakarta)

JAKARTA - Bulan suci Ramadhan seharusnya menjadi momen spiritual yang penuh kedamaian, keberkahan, dan kekhusyukan.

Namun, bayang-bayang ancaman klasik berupa tawuran remaja kerap kali muncul dan menodai kesucian bulan suci ini, khususnya di wilayah perkotaan padat seperti ibu kota.

Fenomena kenakalan remaja yang sering berkedok kegiatan berkumpul menanti waktu sahur atau yang populer dengan sebutan "perang sarung", tak jarang berujung pada bentrokan fisik mematikan di jalanan.

Kondisi ini tentu bukan sekadar isu kenakalan biasa, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan warga dan stabilitas sosial.

Merespons potensi gangguan keamanan tersebut, momentum menjelang Ramadhan tahun ini dioptimalkan oleh jajaran Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur untuk merapatkan barisan, memastikan bahwa seluruh elemen warga siap bersinergi mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari aksi kekerasan jalanan.

Baca juga: Mengungkap Kasus Penganiayaan Petugas SPBU di Cipinang Jaktim: Pelaku Positif Sabu, Bukan Anggota Polri!

Bagi kamu yang bermukim di Jakarta dan sekitarnya, berita mengenai bentrokan antarkelompok pemuda di bulan puasa mungkin sudah menjadi pemandangan yang rutin menghiasi layar kaca maupun linimasa media sosial.

Data historis dari pihak kepolisian sering kali menunjukkan adanya tren peningkatan eskalasi tawuran pada waktu-waktu kritis, seperti saat dini hari menjelang sahur atau sesudah pelaksanaan sholat Subuh.

Ketegangan ini biasanya dipicu oleh provokasi sepele antar-geng di dunia maya yang kemudian direalisasikan menjadi ajang adu gengsi dan pamer kekuatan di dunia nyata.

Dalam menghadapi situasi yang berulang setiap tahunnya ini, langkah pencegahan tidak bisa lagi hanya mengandalkan rutinitas patroli aparat kepolisian yang jangkauannya tentu terbatas.

Dibutuhkan sebuah sistem peringatan dini dan pengawasan berlapis yang tumbuh subur dari akar rumput.

Kesadaran kolektif inilah yang kini sedang dibangun secara masif agar ruang gerak para pelaku tawuran dapat dipersempit sedini mungkin, sebelum konflik pecah dan memakan korban jiwa atau merusak fasilitas umum di sekitar pemukiman warga.

Menyikapi tantangan nyata di lapangan tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, mengeluarkan seruan tegas pada Jumat (27/2/2026).

Ia secara khusus menyoroti urgensi kolaborasi antara otoritas formal pemerintahan dan peran tokoh informal di tengah masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Waspada Tawuran Remaja Selama Ramadhan, Wakil Wali Kota Jaktim Ajak Warga dan Tokoh Masyarakat Jaga Keamanan Lingkungan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!