Transjakarta Gelar Bazar UMKM Spesial Ramadhan di Halte MH Thamrin, "Hunting" Takjil Makin Praktis!
JAKARTA - Menjalani ibadah puasa di tengah hiruk-pikuk ibu kota Jakarta tentu memberikan tantangan tersendiri, terutama saat jam pulang kerja tiba dan kemacetan mulai mengular panjang di berbagai ruas jalan protokol.
Bagi kamu para komuter yang mengandalkan transportasi umum, momen mencari hidangan berbuka puasa atau sekadar takjil sering kali menjadi dilema pelik karena terbatasnya waktu dan ruang gerak.
Namun, pemandangan yang menyejukkan kini hadir tepat di pusat kota.
Menjawab kebutuhan masyarakat urban yang mendambakan kepraktisan tanpa harus mengorbankan kualitas ibadah mereka, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menyulap area transitnya menjadi sebuah ruang publik inklusif melalui gelaran bazar UMKM bertajuk "Melangkah dalam Kebaikan".
Inisiatif cerdas ini tidak hanya menjadi oase bagi para penumpang yang sedang berburu takjil di perjalanan, tetapi juga menjadi bukti nyata dukungan terhadap pergerakan ekonomi lokal di bulan suci Ramadhan.
Mulai tanggal 23 Februari hingga 15 Maret 2026 mendatang, suasana di Lantai 2 Halte MH Thamrin dipastikan akan terasa jauh lebih hidup dan semarak dari biasanya.
Pihak Transjakarta secara resmi telah membuka ruang bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjajakan produk kuliner terbaik mereka, tepat di jantung sistem transportasi terintegrasi Jakarta.
Bazar spesial ini beroperasi setiap hari mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, dan dirancang secara khusus untuk menemani waktu ngabuburit para penumpang setia.
Dengan fasilitas ini, kamu tidak perlu lagi repot-repot keluar dari stasiun, menembus kemacetan, atau berjalan jauh hanya untuk mencari minuman dingin segar atau penganan manis pembatal puasa.
Kehadiran bazar di lokasi yang sangat strategis ini menawarkan sebuah solusi praktis yang tak ternilai harganya.
Diketahui, Halte MH Thamrin merupakan salah satu titik transit paling sibuk dan vital di Jakarta, menghubungkan berbagai koridor utama yang melayani pergerakan puluhan ribu penumpang setiap harinya.
Dengan memusatkan aktivitas ekonomi di titik kumpul ini, Transjakarta berhasil menciptakan efisiensi waktu dan tenaga yang sangat dibutuhkan oleh pelanggannya.
Kamu bisa turun dari bus, membeli makanan berbuka, dan bersantai sejenak di area halte yang nyaman sembari menunggu kumandang azan Magrib, lalu kembali melanjutkan perjalanan pulang dengan perut terisi dan hati yang tenang.
Di balik kemudahan dan kepraktisan yang ditawarkan kepada para penumpang, penyelenggaraan bazar “Melangkah dalam Kebaikan” sejatinya membawa misi sosial yang jauh lebih besar.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, secara tegas menyatakan bahwa program ini merupakan manifestasi dari komitmen teguh perusahaan untuk tampil lebih dari sekadar penyedia layanan mobilitas, melainkan juga bertindak sebagai platform pemberdayaan di bulan yang penuh keberkahan ini.
Ramadhan telah lama dikenal sebagai momentum krusial bagi perputaran roda ekonomi mikro, dan Transjakarta ingin memastikan bahwa para pelaku usaha kecil tidak kehilangan kesempatan emas ini.
“Ramadhan adalah momentum tepat untuk melangkah dalam kebaikan. Melalui bazar ini, kami ingin menciptakan ekosistem yang saling menguntungkan, pelanggan mendapatkan kemudahan akses takjil dan konsumsi berbuka, sementara pelaku UMKM lokal mendapatkan panggung untuk bertumbuh di tengah hiruk-pikuk pusat kota,” ujar Ayu memberikan keterangannya pada hari Rabu (25/2/2026).
Pernyataan tersebut menggarisbawahi visi Transjakarta dalam membangun simbiosis mutualisme antara pemenuhan kebutuhan komuter urban dan optimalisasi potensi ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan memberikan ruang berdagang di lokasi premium yang memiliki tingkat lalu lalang pejalan kaki yang tinggi, Transjakarta secara langsung membantu meningkatkan visibilitas dan omzet pendapatan para pedagang kecil.
Untuk memastikan variasi pilihan dan standar kualitas hidangan yang disajikan, penyelenggara telah menyeleksi partisipan bazar dengan saksama.
Terdapat deretan pilihan kuliner menggugah selera dari berbagai tenant UMKM favorit yang siap memanjakan lidah kamu setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Beberapa nama tenant lokal yang turut meramaikan lantai dua Halte MH Thamrin antara lain adalah Dapoer JM yang menyajikan masakan bercita rasa rumahan autentik, Gamed Street Food yang membawa aneka jajanan kekinian, serta Kede Dimsum by Sukabumi dan Kede Sukabumi yang menawarkan hidangan hangat nan mengenyangkan.
Tidak ketinggalan, hadir pula Lalaco dan Takjil.co yang berfokus pada penyediaan aneka ragam minuman segar serta penganan manis khas berbuka puasa.
Ayu menyampaikan bahwa banyaknya tenant berkualitas yang ikut serta dalam kegiatan ini memberikan dampak positif ganda.
Tidak hanya berfungsi memperkuat fondasi ekonomi kreatif warga, kehadiran mereka juga berhasil mengubah wajah halte Transjakarta itu sendiri. Ruang transit yang dulunya hanya dianggap sebagai tempat singgah sementara yang kaku, kini bertransformasi menjadi ruang publik yang hidup dan memiliki nilai interaksi sosial yang tinggi antar sesama warga kota.
Meskipun sukses menghadirkan pusat kuliner di dalam area transit yang padat, pihak manajemen Transjakarta memberikan garansi bahwa kenyamanan arus pergerakan penumpang tetap menjadi prioritas utama.
Operasional bazar telah diatur sedemikian rupa dengan pemetaan tata letak yang sangat cermat.
Posisi tenant ditempatkan agar antrean pembeli tidak akan menghalangi atau mengganggu jalur perpindahan penumpang bus.
Petugas keamanan dan staf layanan halte juga senantiasa disiagakan untuk menjaga ketertiban serta memastikan kebersihan area, sehingga pengalaman berbelanja dan mobilitas transportasi dapat berjalan beriringan.
Inisiatif brilian berupa bazar UMKM di Halte MH Thamrin ini sepatutnya menjadi percontohan bagaimana infrastruktur pelayanan publik dapat dioptimalkan fungsi dan kebermanfaatannya bagi kepentingan masyarakat luas.
Menutup penjelasannya terkait program spesial Ramadan ini, Ayu Wardhani menitipkan pesan dan ajakan hangat kepada seluruh warga Jakarta.
“Kami mengundang seluruh pelanggan dan masyarakat untuk singgah, berbelanja, dan mendukung produk lokal. Mari kita jadikan perjalanan harian kita sebagai langkah nyata dalam berbagi kebaikan di bulan suci ini,” tandasnya.
Baca juga: Banjir Cuan Saat Ramadhan! Pedagang Timun Suri di Pasar Induk Kramat Jati Mampu Jual Tiga Ton Sehari
Oleh karena itu, saat kamu melintasi kawasan padat Thamrin pada sore hari ini, jangan ragu untuk menyempatkan diri mampir.
Jajan takjil favoritmu, nikmati momen ngabuburit yang berbeda, dan jadilah bagian dari ekosistem kebaikan yang turut menggerakkan roda ekonomi lokal ibu kota.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta