Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 24 FEBRUARI 2026 • 08:09 WIB

Banjir Cuan Saat Ramadhan! Pedagang Timun Suri di Pasar Induk Kramat Jati Mampu Jual Tiga Ton Sehari

Banjir Cuan Saat Ramadhan! Pedagang Timun Suri di Pasar Induk Kramat Jati Mampu Jual Tiga Ton SehariPedagang Timun Suri di Pasar Induk Kramat Jati (Nurito/Berita Jakarta)

JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan betapa segarnya menikmati segelas es timun suri dingin setelah seharian penuh menahan haus di tengah teriknya cuaca ibu kota?

Ya, bagi sebagian besar warga Jakarta, bulan suci Ramadhan rasanya tidak akan pernah lengkap tanpa kehadiran buah berbentuk lonjong dengan tekstur lembut dan aroma khas yang menggugah selera ini.

Di balik kesegaran hidangan berbuka puasa yang selalu tersaji di meja makanmu, terdapat sebuah roda ekonomi yang berputar sangat kencang dan membawa berkah melimpah bagi para pedagang lokal.

Salah satu pusat perputaran ekonomi terbesar untuk komoditas ini dapat kamu temukan langsung di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.

Sepanjang bulan puasa ini, pasar grosir tersebut seolah menjelma menjadi lautan timun suri yang ramai dikunjungi oleh ribuan pembeli setiap harinya.

Baca juga: Perkuat Stok Pangan Selama Ramadhan, Pemprov DKI Jakarta Datangkan Ribuan Ekor Sapi dari Negeri Kangguru

Tak pelak, fenomena musiman yang rutin terjadi ini membuat omzet penjualan para pedagang meroket tajam, memberikan keuntungan berlipat ganda yang selalu dinantikan kehadirannya setiap tahun.

Tingginya antusiasme warga Jakarta dalam berburu menu takjil menjadi angin segar bagi para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati.

Momentum ini dimanfaatkan dengan sangat baik oleh banyak pihak, salah satunya adalah Mara, seorang pria berusia 50 tahun yang telah hafal betul seluk-beluk berbisnis buah musiman ini.

Mara bukanlah pemain baru; ia mengatakan bahwa dirinya sudah hampir enam tahun konsisten berjualan timun suri setiap kali bulan Ramadhan tiba. Keputusannya untuk fokus pada satu komoditas ini bukanlah tanpa alasan yang kuat.

Menurut penuturannya pada Senin (23/2/2026), permintaan pasar terhadap timun suri sungguh luar biasa.

"Alhamdulillah, penjualannya sangat bagus karena pembeli selalu ramai setiap hari," ujarnya dengan wajah semringah di tengah kesibukannya melayani pelanggan.

Menariknya, berjualan timun suri sebenarnya bukanlah profesi utama Mara.

Pada bulan-bulan biasa di luar musim Ramadhan, ia sehari-hari menggantungkan hidupnya dengan berjualan berbagai macam sayur-mayur di pasar yang sama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Banjir Cuan Saat Ramadhan! Pedagang Timun Suri di Pasar Induk Kramat Jati Mampu Jual Tiga Ton Sehari

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!