Mendiktisaintek Sidak Pusat Pelaksanaan UTBK-SNBT di UNJ: Awas, Skema Joki dan Alat Bantu Langsung Digugurkan!
JAKARTA - Apakah kamu sedang berjuang memperebutkan kursi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) idaman tahun ini?
Ketegangan Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) memang selalu menjadi momen krusial yang menguras energi.
Sayangnya, di tengah perjuangan keras ratusan ribu peserta, masih saja ada segelintir pihak yang mencoba mengambil jalan pintas.
Menyoroti fenomena tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pusat pelaksanaan UTBK di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada Selasa (21/4/2026).
Kunjungan ini menjadi peringatan keras bagi siapapun yang berniat mencederai integritas pendidikan di Indonesia.
Dalam kunjungannya ke UNJ, Prof. Brian tidak hanya memantau dari jauh, tetapi benar-benar turun ke lapangan.
Ia menyambangi area ujian di Gedung Dewi Sartika, Gedung Pustikom, hingga berbincang hangat dengan para orang tua pendamping di area kantin kampus untuk mengulik lebih dalam mengenai pengalaman mereka.
Di sela-sela interaksinya, Mendiktisaintek mengungkapkan fakta yang cukup mengecewakan.
Meskipun sistem pengawasan sudah diperketat, nyatanya masih ditemukan upaya tindak kecurangan di beberapa PTN pelaksana pada hari pertama ujian, yang awalnya difokuskan bagi calon mahasiswa fakultas kedokteran sebelum dilanjutkan ke bidang lainnya.
"Masih terjadi beberapa upaya tindakan curang dan panitia sudah melakukan himbauan, mari kita tegakan integritas, hindari kecurangan, karena pada akhirnya kecurangan dapat diketahui," tegas Prof. Brian.
Bagi kamu yang mungkin masih merasa cemas, pesan Mendiktisaintek sangat jelas, yaitu percayalah pada kemampuan diri sendiri melalui proses belajar yang telah dilakukan sungguh-sungguh.
Beliau juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para orang tua. Menurutnya, dukungan dan doa yang diberikan langsung hingga ujian selesai akan membuat peserta merasa jauh lebih tenang dan mampu mengerjakan soal dengan baik.
Sidak di kampus UNJ ini turut didampingi oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB, Prof. Eduart Wolok, dan Anggota Tim, Prof. Tjitjik Srie Tjahjandarie.
Prof. Eduart memaparkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi.
Tahun ini, tercatat ada sebanyak 871.496 peserta yang bersaing di seluruh Indonesia. Dengan volume sebesar itu, pengawasan ekstra mutlak diperlukan.
"Sejauh ini terdapat dua skema kecurangan yang sudah ditemukan seperti perjokian dan penggunaan alat bantu," ungkap Prof. Eduart.
Bagi peserta yang nekat, sanksi yang menanti sangat berat. Prof. Eduart memastikan bahwa pelaku akan langsung digugurkan dari daftar peserta ujian, dicoret secara permanen dari seleksi nasional maupun jalur mandiri PTN mana pun, hingga diancam dengan sanksi hukum sesuai aturan yang berlaku.
Seluruh pelaksanaan ujian dipastikan berjalan ketat sesuai standar yang ditetapkan.
Baca juga: Pramuka UNJ Resmi Usulkan Husen Mutahar Jadi Pahlawan Nasional Lewat Ziarah di Jeruk Purut
Kabar baiknya, di tengah isu kecurangan yang terjadi di wilayah lain, pelaksanaan tes di UNJ diklaim sangat bersih.
Rektor UNJ, Prof. Komarudin, memastikan bahwa ujian hari pertama di kampusnya berjalan mulus tanpa adanya temuan pelanggaran atau kecurangan sedikit pun.
Hal ini tidak lepas dari persiapan matang dan koordinasi ketat yang dilakukan tim panitia lokal, termasuk pelibatan beberapa sekolah mitra di kawasan DKI Jakarta sebagai lokasi tes pendukung.
"Kita sudah koordinasi dan mempersiapkan proses ujian hari ini dengan sebaik-baiknya," tandas Prof. Komarudin.
Beliau juga berjanji akan terus memperketat pengawasan hingga seluruh rangkaian ujian selesai.
Kunjungan Mendiktisaintek ke UNJ menjadi bukti nyata atas kredibilitas kampus ini dalam menyelenggarakan ujian berskala nasional secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Dukungan infrastruktur dan tata kelola yang baik mencerminkan kontribusi nyata UNJ dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Bagi kamu yang saat ini masih bersiap menghadapi jadwal tes UTBK di hari berikutnya, jadikan momen ini sebagai motivasi. Teruslah asah kemampuanmu dan junjung tinggi kejujuran!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Universitas Negeri Jakarta