JAKARTA - Pernah kebayang nggak sih, gimana rasanya terjebak di tengah laut saat cuaca tiba-tiba memburuk dan ombak mulai mengamuk?
Kejadian menegangkan ini baru saja dialami oleh puluhan penumpang dan awak Kapal Motor (KM) Sumber Makmur.
Buat kamu yang sering bepergian melintasi perairan teluk Jakarta, insiden ini pastinya jadi pengingat yang sangat penting.
Beruntungnya, berkat kesigapan petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, tragedi ini berhasil dihindari tanpa menelan korban jiwa.
Pada Sabtu (13/6/2026), seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat setelah kapal mereka nyaris tak bisa melanjutkan perjalanan akibat kendala teknis dan alam.
Baca juga: Daftar Landmark Ikonik di Kepulauan Seribu yang Wajib Dikunjungi Para Wisatawan!
Kisah penyelamatan ini bermula pada hari Sabtu pagi yang mendadak berubah menjadi kepanikan.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa pihaknya menerima panggilan darurat tepat pada pukul 06.50 WIB.
Laporan tersebut datang langsung dari salah satu penumpang kapal yang merasa panik karena kondisi kapal yang terus terombang-ambing tak terkendali di sekitar perairan Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
Mendengar laporan darurat tersebut, tim Gulkarmat tidak membuang waktu sedetik pun.
"Setelah menerima informasi, unit kami segera bergerak pada pukul 06.55. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan proses evakuasi," ujar Gatot, dikutip Berita Jakarta.
Satu unit kapal penyelamat andalan milik Sudin Gulkarmat, yakni KM Satria Biru, langsung dikerahkan ke titik koordinat kapal yang bermasalah, diiringi oleh enam personel yang sudah sangat terlatih untuk menjalankan misi operasi penyelamatan di laut lepas.
Lalu, apa sebenarnya akar masalah yang membuat KM Sumber Makmur sampai harus meminta pertolongan evakuasi secara darurat?
Diketahui, kapal tersebut baru saja memulai perjalanannya dari wilayah pelabuhan Rawasaban, Tangerang, dengan tujuan akhir ke wilayah Kepulauan Seribu Utara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta