Senin, 30 MARET 2026 • 15:33 WIB

Taman Margasatwa Ragunan Diserbu 421 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran 2026, Target Resmi Dilampaui!

Author

Suasana Libur Lebaran 1447 H di Taman Margasatwa Ragunan (Andri Widiyanto/Berita Jakarta)

JAKARTA - Momen libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah selalu menjadi waktu yang paling dinanti oleh warga DKI Jakarta dan sekitarnya untuk berkumpul bersama keluarga tercinta setelah sebulan penuh berpuasa.

Ketika hingar-bingar mal atau pusat perbelanjaan modern mulai terasa membosankan, wisata alam terbuka di tengah hiruk-pikuk kota metropolis menjadi alternatif utama untuk menyegarkan pikiran.

Tahun ini, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di Jakarta Selatan kembali membuktikan eksistensinya sebagai destinasi wisata primadona yang tak lekang oleh waktu.

Ribuan keluarga berbondong-bondong datang dari berbagai penjuru daerah, membawa tikar dan bekal makanan, untuk menikmati kesejukan area hijau sekaligus mengenalkan satwa kepada anak-anak mereka.

Menariknya, antusiasme masyarakat pada musim libur Lebaran tahun 2026 ini bukanlah isapan jempol belaka.

Baca juga: Demi Perjalanan Mudik Aman Terkendali, PMI Jakpus Buka 4 Posko Siaga Kesehatan di Stasiun Utama dan Terminal

Fakta di lapangan secara gamblang menunjukkan bahwa jumlah pengunjung yang hadir sukses melampaui target yang telah ditetapkan oleh pihak pengelola.

Sebagai salah satu tempat rekreasi paling terjangkau di ibu kota, pengelola Taman Margasatwa Ragunan sebenarnya sudah melakukan prediksi dan persiapan matang jauh-jauh hari.

Mereka telah menetapkan target kunjungan sebanyak 400.000 wisatawan selama periode libur Lebaran yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 29 Maret 2026.

Namun, realitas di lapangan ternyata jauh lebih meriah. Kepala Humas TMR, Wahyudi Bambang, mengonfirmasi bahwa total pengunjung yang tercatat selama delapan hari tersebut menyentuh angka fantastis, yakni 421.869 orang.

"Kami memprediksi sekitar 400.000 pengunjung selama periode 22-29 Maret 2026, namun hingga akhir masa libur Lebaran jumlahnya sukses melampaui target," ujar Wahyudi Bambang saat memberikan keterangan pada hari Senin (30/3/2026).

Pencapaian ini menjadi indikator positif bahwa wisata edukasi ruang terbuka masih sangat diminati oleh masyarakat urban.

Jika dibedah lebih rinci, pergerakan massa yang memasuki kawasan ini menunjukkan tren yang sangat dinamis setiap harinya.

Gelombang kedatangan paling masif justru terjadi pada awal masa liburan. Pada tanggal 22 Maret, kebun binatang ini diserbu oleh 72.311 orang.

Sehari setelahnya, yakni 23 Maret, angka kunjungan melonjak drastis hingga mencapai titik tertingginya dalam rentang libur panjang tersebut sebanyak 80.790 wisatawan.

Arus pengunjung juga masih amat padat pada 24 Maret dengan catatan masuk 69.890 orang.

Memasuki pertengahan pekan, tren kunjungan sempat mengalami fase penurunan.

Pada 25 Maret, jumlah kunjungan tercatat di angka 49.476 orang, kemudian merosot pada 26 Maret menjadi 29.542 wisatawan, dan menyentuh angka terendahnya pada tanggal 27 Maret dengan 16.604 pengunjung.

Namun, antusiasme warga kembali naik menjelang detik-detik akhir masa liburan.

Baca juga: Perpustakaan SMAN 84 Jakarta Barat Hangus Terbakar, 14 Mobil Pemadam Dikerahkan

Pada 28 Maret, grafik beranjak naik dengan kehadiran 44.636 pengunjung, dan ditutup dengan puncaknya pada tanggal 29 Maret di mana 58.620 orang datang memadati area pelestarian satwa tersebut.

Lebih dari sekadar memecahkan rekor statistik, Wahyudi Bambang menaruh harapan besar pada esensi utama dari kunjungan masyarakat ke TMR.

Ia berharap kehadiran ratusan ribu orang tersebut tidak hanya menjadi sarana rekreasi yang lewat begitu saja, tetapi juga mampu memberikan nilai edukasi, khususnya bagi anak-anak agar mereka lebih mengenal, mencintai, dan peduli terhadap kelestarian berbagai jenis satwa.

Menampung lebih dari empat ratus ribu manusia tentu memerlukan manajemen pengelolaan yang sangat baik.

Wahyudi menjelaskan bahwa tingginya volume kunjungan tetap diimbangi dengan situasi yang sangat kondusif dan aman. 

Untuk mengantisipasi kemacetan dan lonjakan kendaraan, pengelola telah menyiagakan 27 titik kantong parkir yang tersebar di berbagai pintu masuk.

Tidak hanya itu, 854 personel gabungan dari berbagai instansi turut diturunkan untuk memastikan keamanan pengunjung.

"Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama semua pihak, mulai dari pengunjung yang tertib hingga unsur terkait yang membantu selama libur Lebaran," ungkapnya.

Setelah hingar-bingar masa libur Idulfitri berlalu, operasional Taman Margasatwa Ragunan kini kembali berjalan normal seperti sedia kala.

Bagi kamu yang ingin jalan-jalan santai sambil menghirup udara segar, ini adalah waktu yang tepat. Jam operasional kembali ditetapkan pada pukul 07.00 hingga 16.00 WIB setiap harinya.

Namun, kamu wajib mengingat satu aturan penting: setiap hari Senin di luar tanggal merah atau libur nasional telah ditetapkan secara resmi sebagai hari libur satwa.

Kebijakan hari libur satwa ini sangat krusial, mengingat hewan-hewan tersebut juga sangat membutuhkan ketenangan untuk beristirahat dan menghindari stres setelah terus-menerus dilihat oleh ratusan ribu orang.

"Kami tentu tetap harus memastikan kondisi satwa tetap optimal melalui pemberian pakan bergizi dan vitamin secara rutin," tandas Wahyudi menegaskan komitmen pengelola.

Pencapaian luar biasa yang diukir Taman Margasatwa Ragunan (TMR) pada momen liburan tahun ini semakin membuktikan bahwa pesona wisata alam dan ruang terbuka hijau di tengah ibu kota belumlah memudar.

Baca juga: Panduan Resmi Pindah Domisili ke Jakarta 2026: Syarat, Alur Offline, dan Bebas Pungli!

Kehadirannya tetap menjadi primadona semua kalangan. 

Apakah kamu termasuk satu dari ratusan ribu pengunjung setia Ragunan pada momen libur Lebaran pekan kemarin?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU