Jumat, 06 MARET 2026 • 09:14 WIB

Menko AHY Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk 1.600 Warga Cipayung Jakarta Timur di Ponpes Minhaajurrosyidiin

Author

Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Salurkan Bantuan Paket Sembako untuk Warga Cipayung, Jakarta Timur (Nurito/Berita Jakarta)

JAKARTA - Bulan suci Ramadhan selalu identik dengan momen spiritual yang mendalam, ajang untuk berbagi, serta waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Bagi kamu yang tinggal di wilayah ibu kota, khususnya di kawasan Jakarta Timur, kehangatan dan keberkahan bulan puasa tahun ini terasa semakin istimewa.

Di tengah dinamika ekonomi dan harga kebutuhan pokok yang kerap fluktuatif jelang perayaan hari raya, sebuah inisiatif sosial berskala besar kembali hadir untuk menjadi oase bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tepat pada Jumat (6/3/2026), Pondok Pesantren (Ponpes) Minhaajurrosyidiin yang berlokasi di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, sukses menyelenggarakan acara mulia berupa pembagian santunan dan ribuan paket sembako.

Acara yang menyasar 1.600 mustahik ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi negara dan tokoh daerah, menjadikannya sebuah potret nyata bagaimana sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat terjalin dengan sangat solid di DKI Jakarta.

Baca juga: Gubernur Pramono Anung Resmikan Masjid Darul Jannah: Telan Dana Rp42 Miliar Tanpa APBD, Siap Tampung 1.200 Jamaah!

Penyelenggaraan acara amal di Ponpes Minhaajurrosyidiin ini mendapat sorotan positif karena dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto.

Kehadiran perwakilan pemerintah pusat dan daerah di tengah-tengah warga Cipayung ini bukan sekadar kunjungan seremonial biasa, melainkan bentuk dukungan moril dan kepedulian nyata terhadap kesejahteraan masyarakat lapisan bawah.

Bagi kamu yang kerap mengikuti perkembangan sosial di Jakarta, keterlibatan aktif pemerintah dalam acara yang digagas oleh lembaga pendidikan keagamaan menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor.

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto, secara khusus memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya acara ini.

Beliau menyoroti komitmen Ponpes Minhaajurrosyidiin yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi para yatim piatu dan kaum dhuafa yang bermukim di sekitar Kecamatan Cipayung.

Dalam sambutannya, Kusmanto menegaskan rasa terima kasihnya kepada pihak pesantren dan juga kepada Menko AHY yang terus menunjukkan kepedulian tulus kepada yatim piatu dan dhuafa di wilayahnya.

Penyaluran bantuan di Kelurahan Lubang Buaya ini dilakukan dengan pendataan yang matang dan tepat sasaran.

Berdasarkan data yang dihimpun dalam acara tersebut, total terdapat 1.600 mustahik atau penerima manfaat yang berhak mendapatkan bantuan. 

Dari angka keseluruhan tersebut, sebanyak 200 anak yatim maupun piatu menerima santunan khusus untuk membantu kebutuhan pendidikan dan keseharian mereka.

Santunan ini diharapkan mampu mengukir senyuman di wajah anak-anak tersebut saat menyambut hari kemenangan nanti.

Sementara itu, sisa kuota yang berjumlah 1.400 paket sembako didistribusikan secara merata kepada berbagai elemen masyarakat yang telah didata sebelumnya.

Paket kebutuhan pokok ini tidak hanya diberikan kepada warga yang berstatus kurang mampu, tetapi juga disalurkan sebagai bentuk kadeudeuh atau tanda terima kasih kepada para pengurus RT dan RW, jajaran tokoh agama, hingga tokoh masyarakat di lingkungan sekitar.

Langkah ini dinilai sangat strategis karena para pengurus lingkungan dan tokoh masyarakat adalah garda terdepan yang selama ini bekerja tanpa pamrih untuk menjaga kerukunan dan ketertiban warga di Kecamatan Cipayung.

Baca juga: Momen Kebersamaan dalam Safari Ramadhan di Petamburan: Wali Kota Jakpus "Spill" Info Lengkap Mudik Gratis dan Promo Lebaran Bagi Warga!

Di sela-sela riuhnya pembagian sembako, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI, Agus Harimurti Yudhoyono, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya acara semacam ini.

Pria yang akrab disapa AHY tersebut mengaku sangat senang dan bersyukur karena dapat bertatap muka serta bersilaturahmi langsung dengan para ulama, jajaran pemerintah kota, hingga para santri di lingkungan pondok pesantren.

Menurut AHY, momentum Ramadhan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk merajut persatuan.

Ia secara gamblang menerangkan bahwa pemerintah selalu ingin membangun silaturahmi yang jauh lebih kuat dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. 

Ia bahkan secara spesifik menyebut Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) yang menaungi pesantren tersebut sebagai salah satu organisasi yang memiliki rekam jejak dan kontribusi luar biasa besar, baik dalam bidang pendidikan karakter maupun sosial kemasyarakatan di tanah air.

Selain membagikan bantuan sosial, kapasitas AHY sebagai menteri yang membidangi infrastruktur juga terlihat saat ia meninjau dan mengomentari kelengkapan fasilitas di Ponpes Minhaajurrosyidiin.

Ia memandang bahwa lembaga pendidikan Islam saat ini telah mengalami transformasi yang luar biasa pesat.

AHY menyatakan komitmen kuatnya untuk terus memberikan perhatian penuh terhadap perkembangan pesantren di Indonesia, tidak hanya dari aspek kualitas kurikulum pendidikan, tetapi juga dari segi kelayakan pembangunan infrastrukturnya.

Dengan penuh kekaguman, AHY membeberkan bahwa Ponpes Minhaajurrosyidiin kini telah berevolusi dan berkembang pesat menjadi sebuah pesantren modern.

Pesantren ini dilengkapi dengan deretan fasilitas pendukung yang sangat mumpuni dan representatif.

Fasilitas tersebut mencakup sarana olahraga yang memadai untuk kebugaran santri, bangunan masjid agung yang sangat representatif untuk kegiatan ibadah berjamaah, kompleks asrama santri yang bersih dan nyaman, hingga ketersediaan gedung sekolah formal yang terintegrasi mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kualitas infrastruktur seperti inilah yang diyakini mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia.

Kesuksesan acara pembagian ribuan paket sembako ini tentunya tidak lepas dari tangan dingin dan niat tulus jajaran pengurus pondok pesantren.

Pimpinan Pondok Pesantren Minhaajurrosyidiin, Chairul Baihaqi, menjelaskan dengan penuh rasa syukur bahwa pemberian santunan dan paket kebutuhan pokok ini bukanlah acara insidental yang digelar hanya sekali waktu.

Baca juga: Sudinhub Jakarta Barat Babat Habis Terminal Bayangan, 5 Bus AKAP Langsung Ditilang

Kegiatan berbagi berkah ini murni merupakan agenda rutin tahunan pesantren yang selalu diselenggarakan setiap kali bulan suci Ramadhan tiba.

Chairul Baihaqi menegaskan bahwa kegiatan amal ini adalah bentuk tanggung jawab sosial pesantren terhadap lingkungan sekitarnya.

Sebagai lembaga yang lahir dan tumbuh di tengah-tengah masyarakat Lubang Buaya, pesantren merasa wajib untuk memberikan timbal balik yang positif.

Di akhir acara, ia menandaskan harapannya agar kegiatan sosial ini tidak hanya meringankan beban ekonomi warga, tetapi juga benar-benar mampu membawa keberkahan melimpah bagi semua pihak yang terlibat, baik bagi para donatur, panitia penyelenggara, maupun para penerima manfaat.

Bagi kamu yang membaca kisah inspiratif dari Cipayung ini, semoga semangat berbagi yang ditunjukkan oleh Ponpes Minhaajurrosyidiin dapat menular ke wilayah-wilayah lainnya di DKI Jakarta.

Kepedulian sosial adalah kunci utama untuk menciptakan ibu kota yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga hangat dan humanis bagi seluruh warganya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU