JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan sebuah rumah ibadah yang megah dan luas berdiri tegak di tengah kompleks pusat pemerintahan, namun pembangunannya sama sekali tidak menyedot uang negara?
Di tengah hiruk-pikuk ibu kota dan padatnya rutinitas warga Jakarta Selatan, sebuah oase spiritual baru saja resmi dibuka.
Pada hari Kamis (5/3/2026), Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi meresmikan Masjid Darul Jannah yang berlokasi strategis di dalam kompleks Kantor Walikota Administrasi Jakarta Selatan, Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru.
Peresmian ini bukan sekadar seremoni pemotongan pita biasa, melainkan tonggak sejarah berdirinya sebuah pusat peradaban umat yang dibangun sepenuhnya dari kekuatan gotong royong dan amal jariyah warga Jakarta.
Sebagai warga ibu kota, kamu mungkin sering melihat fasilitas pemerintah yang terkesan kaku dan eksklusif.
Namun, kehadiran Masjid Darul Jannah mendobrak stigma tersebut.
Artikel ini akan mengajak kamu menyelami kemegahan arsitektur, keunikan tata letak, hingga kisah inspiratif di balik pendanaan triliunan rupiah yang menyokong berdirinya "Rumah Surga" di jantung Jakarta Selatan ini.
Prosesi peresmian Masjid Darul Jannah ditandai dengan penandatanganan prasasti secara simbolis oleh Gubernur Pramono Anung.
Dalam momen yang penuh khidmat tersebut, sang Gubernur tidak dapat menyembunyikan rasa takjub dan harunya.
Ia mengungkapkan bahwa mendapatkan kesempatan untuk meresmikan rumah ibadah ini adalah sebuah anugerah yang tidak ternilai harganya.
“Ketika saya diminta meresmikan Masjid Darul Jannah ini, yang dalam bahasa Arab berarti ‘Rumah Surga’, saya berkali-kali bertanya dalam hati, mengapa saya mendapatkan keberuntungan yang luar biasa ini. Ini benar-benar sebuah kehormatan,” tutur Mas Pram, sapaan akrab orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa peresmian ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar penyelesaian sebuah proyek konstruksi fisik.
Menurutnya, berdirinya Masjid Darul Jannah harus menjadi momentum kebangkitan aktivitas umat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Selatan.jakarta.go.id