Viral Jukir Liar "Getok Harga" di Tanah Abang, Wagub Rano Karno Pastikan Pelaku Sudah Diamankan!
JAKARTA - Pernah nggak sih kamu berniat belanja tenang di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara, Tanah Abang, tapi mood langsung hancur gara-gara urusan parkir?
Baru-baru ini, jagat media sosial kembali dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan ulah oknum juru parkir (jukir) liar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Bukan sekadar mengatur kendaraan, oknum tersebut melakukan praktik "getok harga" atau mematok tarif parkir tak masuk akal yang jelas-jelas merupakan pungutan liar (pungli).
Video tersebut memicu kemarahan warganet dan mendesak pemerintah untuk segera bertindak tegas.
Merespons kegaduhan yang terjadi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta langsung bergerak cepat.
Baca juga: Bikin Bangga Jakarta! Pelajar SMP Asal Jaktim Borong 4 Emas di Ajang Panahan Internasional ASCI 2026
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan bahwa pihaknya tidak tinggal diam melihat ketidaknyamanan yang dialami warga Jakarta.
Bang Doel, sapaan akrab Rano Karno, menegaskan bahwa kasus viral tersebut telah ditindaklanjuti dengan serius, dan para pelaku yang meresahkan kini sudah diamankan oleh aparat gabungan.
Dalam keterangannya pada Selasa (17/2/2026), Rano Karno menjelaskan bahwa penertiban kali ini tidak main-main.
Pemprov DKI Jakarta tidak hanya menurunkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), tetapi juga menggandeng unsur TNI dan Kepolisian untuk menyisir kawasan tersebut.
Langkah ini diambil untuk memberikan efek jera sekaligus memastikan keamanan menyeluruh di kawasan yang perputaran uangnya sangat tinggi tersebut.
"Artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi. Satpol PP, polisi, dan teman-teman dari TNI sudah turun. Kemudian kita juga ada Satpol PP khusus pariwisata, sudah turun," tegas Rano Karno.
Pelibatan Satpol PP Khusus Pariwisata menjadi sorotan menarik dalam operasi ini.
Hal ini menunjukkan bahwa Pemprov DKI menyadari posisi Tanah Abang bukan sekadar pasar, melainkan destinasi wisata belanja yang citranya harus dijaga di mata pengunjung lokal maupun mancanegara.
Kehadiran aparat gabungan ini diharapkan mampu menutup celah bagi premanisme berkedok jasa parkir yang kerap muncul di titik-titik buta pengawasan.
Lebih lanjut, Rano menilai bahwa fenomena jukir liar yang mematok harga tinggi ini sebenarnya adalah "penyakit musiman".
Kondisi seperti ini sering kali menjadi kebiasaan buruk oknum-oknum tertentu yang ingin mencari keuntungan instan, terutama menjelang momentum-momentum besar di mana pengunjung Tanah Abang membludak.
Namun, Rano menegaskan bahwa alasan tersebut tidak bisa dijadikan pembenaran untuk melakukan pemerasan terhadap warga.
Pemprov DKI Jakarta bersama kepolisian dan TNI telah mengambil langkah konkret dengan mengamankan pelaku yang viral tersebut.
Baca juga: Jakarta Punya Spot Baru! Wagub Rano Karno Resmikan SDGs Corner Pertama Indonesia di Museum Bahari
Rano menyebutkan bahwa selain penindakan hukum jika terbukti ada unsur pidana, pembinaan juga dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
"Kondisi demikian sudah menjadi kebiasaan oknum yang berupaya mencari keuntungan menjelang momentum tertentu. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta bersama kepolisian dan TNI telah menindaklanjuti kasus ini," ujarnya.
Sikap tegas ditunjukkan oleh orang nomor dua di DKI Jakarta ini.
Ia menyatakan bahwa jajarannya tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi pelanggar aturan ketertiban umum, termasuk para jukir liar di Tanah Abang.
Terlebih lagi, kasus kali ini melibatkan nominal pungutan yang cukup besar dan telah menimbulkan keresahan publik yang meluas hingga viral di media sosial.
Viralnya kasus ini menjadi tamparan keras sekaligus pemicu bagi Pemprov DKI untuk mengevaluasi sistem pengawasan di lapangan.
Rano mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan intensitas patroli dan pengawasan.
Tujuannya jelas, yakni menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi siapa saja yang berkunjung ke Tanah Abang.
Menutup pernyataannya, Rano Karno memberikan optimisme kepada warga Jakarta.
Ia meyakini bahwa dengan operasi gabungan yang telah dilakukan sejak video tersebut viral, wajah Tanah Abang akan berubah menjadi lebih teratur dalam waktu singkat.
"Artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi. Ya mudah-mudahan nanti, saya yakin dalam dua tiga hari akan jauh lebih tertib," tandasnya.
Jadi, buat kamu yang berencana belanja ke Tanah Abang dalam waktu dekat, jangan khawatir berlebihan.
Aparat sudah turun tangan membersihkan "hama" parkir liar tersebut.
Namun, jika kamu kembali menemukan praktik serupa, jangan ragu untuk merekam dan melaporkannya ke kanal pengaduan resmi Pemprov DKI Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta