JAKARTA - Bayangkan bisa pulang kampung dengan nyaman, aman, tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam di tengah lonjakan harga tiket transportasi yang biasanya menggila jelang Hari Raya Idulfitri.
Bagi kamu warga Jakarta yang sudah mulai menyusun rencana untuk merayakan lebaran di kampung halaman, kabar gembira yang dinanti-nanti akhirnya tiba.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi memastikan bahwa program mudik gratis akan kembali digelar untuk musim Lebaran 2026.
Tidak sekadar hadir kembali, program tahun ini membawa angin segar dengan kapasitas yang lebih besar, membuka peluang bagi lebih banyak warga untuk merasakan manfaatnya.
Kepastian ini menjadi jawaban atas tingginya antusiasme masyarakat yang setiap tahunnya selalu menyerbu kuota mudik gratis hanya dalam hitungan menit setelah pendaftaran dibuka.
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Sulap Cawang dan Pasar Baru Jadi Kawasan Berorientasi Transit
Program ini dinilai sangat efektif dalam membantu masyarakat menekan biaya pengeluaran hari raya, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas akibat penggunaan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.
Kabar baik mengenai peningkatan kuota ini disampaikan langsung oleh Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati.
Dalam keterangannya usai mengikuti rapat pimpinan di Balairung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Selasa (10/2/2026), perempuan yang akrab disapa Eli ini menegaskan komitmen Pemprov DKI untuk terus melayani warganya.
Peningkatan jumlah peserta mudik tahun ini tidak lepas dari keberhasilan Pemprov DKI Jakarta dalam menggandeng berbagai pihak ketiga.
Kolaborasi dengan mitra swasta maupun BUMD memungkinkan penambahan armada bus dan kapasitas penumpang secara signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Jadi tahun ini, Pemprov DKI Jakarta tetap menyelenggarakan mudik gratis. Bahkan karena ada beberapa kolaborator yang bersedia, jumlah masyarakat yang akan terfasilitasi menjadi bertambah," ujar Eli.
Langkah ini menunjukkan bahwa beban anggaran tidak hanya bertumpu pada APBD, melainkan juga didukung oleh sinergi lintas sektor yang peduli terhadap kelancaran arus mudik warga Jakarta.
Dengan bertambahnya "kolaborator", kamu memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan kursi dibandingkan tahun lalu yang persaingannya sangat ketat.
Belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta tahun ini memberikan perhatian khusus pada sistem pendaftaran.
Eli mengungkapkan bahwa saat ini timnya tengah mematangkan mekanisme pendaftaran agar prosesnya berjalan lebih terbuka, transparan, dan akuntabel.
Salah satu fokus utama perbaikan sistem ini adalah validasi data untuk menghindari adanya data ganda (double booking) atau penyalahgunaan kuota oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sering kali terjadi kasus di mana satu orang mendaftar di beberapa program mudik gratis berbeda, sehingga menyebabkan kursi kosong pada hari keberangkatan, yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh orang lain.
"Kami sedang siapkan proses pendaftarannya supaya lebih transparan," tegas Eli.
Baca juga: Gerakan "Jaga Jakarta Bersih" Digelar Serentak, Pemprov DKI Turun Tangan Bareng Warga!
Dengan sistem yang lebih rapi, diharapkan distribusi tiket mudik gratis ini bisa lebih merata dan tepat sasaran kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
Bagi kamu yang berminat mengikuti program ini, ada satu syarat utama yang tidak bisa ditawar, yaitu kepemilikan KTP DKI Jakarta.
Eli menegaskan bahwa prioritas utama program ini adalah warga yang secara administrasi kependudukan tercatat sebagai penduduk Jakarta.
"Nanti kami sedang siapkan proses pendaftarannya, kemudian KTP-nya (wajib) KTP Jakarta," jelasnya.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan pelayanan dan kesejahteraan kepada warganya sendiri.
Oleh karena itu, bagi kamu yang masih memegang KTP daerah namun tinggal di Jakarta, mungkin perlu mencari alternatif program mudik gratis lain yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan atau BUMN yang biasanya memiliki cakupan syarat lebih luas.
Meskipun kepastian program sudah diumumkan, Eli meminta masyarakat untuk bersabar terkait detail teknis seperti tanggal pendaftaran, rute tujuan, dan lokasi keberangkatan.
Pemprov DKI Jakarta berjanji akan menyosialisasikan informasi tersebut jauh-jauh hari sebelum hari keberangkatan agar masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk bersiap.
"Nanti akan dimulai dan akan kita beritakan gitu ya, jauh-jauh hari," tandas Eli menutup keterangannya.
Baca juga: Dukung Program AKSI Pemprov DKI Jakarta x YouTube, Farah Savira: Jadikan Muatan Lokal di Sekolah!
Oleh karena itu, sangat disarankan bagi kamu untuk terus memantau kanal informasi resmi Pemprov DKI Jakarta, baik melalui media sosial maupun situs web resmi mereka.
Siapkan dokumen kependudukan kamu mulai dari sekarang, agar saat pendaftaran dibuka, kamu bisa langsung mendaftar tanpa kendala.
Ingat, meskipun kuota bertambah, antusiasme warga Jakarta untuk mudik gratis tidak pernah surut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta