Senin, 09 FEBRUARI 2026 • 17:04 WIB

Kabar Gembira! Kapasitas Park and Ride MRT Lebak Bulus Diperluas Berkali Lipat

Author

Park and Ride MRT Lebak Bulus (Luthfia Miranda Putri/ANTARA)

JAKARTA - Pernahkah kamu merasa lelah tua di jalan karena macetnya akses masuk Jakarta dari arah Selatan atau Barat?

Menaiki MRT sering kali menjadi solusi idaman untuk memangkas waktu tempuh, tetapi masalah ketersediaan lahan parkir kendaraan pribadi di stasiun keberangkatan kerap menjadi penghalang utama.

Sering kali, niat beralih ke transportasi umum urung dilakukan karena takut tidak kebagian tempat parkir yang aman.

Nah, ada kabar segar untuk kamu yang mengandalkan moda raya terpadu ini. 

PT MRT Jakarta (Perseroda) kini tengah serius membenahi dan meningkatkan kapasitas fasilitas park and ride di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, agar perjalanan komutermu semakin nyaman tanpa pusing memikirkan penitipan kendaraan.

Baca juga: Lonjakan Penumpang MRT Lebak Bulus Capai 37 Persen Saat Demo di DPR

Upaya ini bukan sekadar wacana, melainkan langkah strategis untuk menjawab tingginya volume kendaraan yang masuk ke ibu kota setiap harinya.

Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan transisi dari kendaraan pribadi ke transportasi publik menjadi lebih mulus.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, menegaskan bahwa perluasan ini adalah prioritas.

Dalam keterangannya di Blok M Hub Gojek, Jakarta Selatan, ia menyoroti banyaknya masyarakat dari arah selatan dan barat yang masih mengandalkan kendaraan pribadi untuk masuk ke pusat Jakarta.

Padahal, Stasiun Lebak Bulus merupakan gerbang strategis bagi para penglaju tersebut.

"Kita akan tingkatkan beberapa kali lipat untuk park and ride di Lebak Bulus," ujar Tuhiyat dengan optimis.

Tujuannya jelas, menyediakan "rumah sementara" bagi kendaraan pribadi kamu agar kamu mau beralih duduk manis di dalam kereta MRT menuju tempat kerja.

Saat ini, peningkatan kapasitas sebenarnya sudah mulai terasa, meskipun sifatnya masih bertahap.

Tuhiyat mengungkapkan bahwa kapasitas untuk sepeda motor telah meningkat kurang lebih tujuh hingga delapan kali lipat. 

Sementara itu, kapasitas untuk mobil juga mengalami kenaikan sekitar dua hingga tiga kali lipat.

Sebagai gambaran konkret, area parkir ini kini mampu menampung lebih dari dua ribu unit sepeda motor.

Angka ini tentu menjadi angin segar bagi kamu yang selama ini kesulitan mencari lahan parkir di sekitar stasiun.

Peningkatan ini tidak hanya soal seberapa banyak kendaraan yang bisa ditampung, tetapi juga soal kenyamanan dan keamanan.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Sulap Cawang dan Pasar Baru Jadi Kawasan Berorientasi Transit

Park and ride Lebak Bulus telah mengalami revitalisasi signifikan.

Jika dulu area parkir mungkin terkesan seadanya, kini area tersebut telah dilengkapi dengan kanopi. 

Kamu tidak perlu lagi khawatir helm atau jok motor basah kuyup saat hujan deras, atau terpapar panas matahari yang menyengat seharian.

Selain itu, fasilitas pendukung lainnya juga telah diperbarui. Kini tersedia toilet yang layak serta sistem pengelolaan parkir yang lebih modern.

PT MRT Jakarta telah menerapkan penyediaan karcis otomatis dan sistem pembayaran nontunai (cashless).

Hebatnya lagi, sistem pembayaran ini tarifnya sudah terintegrasi dengan ekosistem MRT, menjadikan proses keluar-masuk parkiran lebih cepat dan praktis tanpa antrean panjang pembayaran tunai.

Seiring dengan peningkatan fasilitas dan investasi yang dikeluarkan untuk revitalisasi, terdapat penyesuaian tarif parkir yang perlu kamu ketahui.

Langkah ini diambil dengan mempertimbangkan biaya investasi serta harga lahan parkir di kawasan sekitar yang merupakan area komersial premium.

Perubahan rincian tarif parkir di Park and Ride MRT Lebak Bulus kini menyesuaikan dari sistem tarif rata menjadi per jam dengan batas maksimum.

Untuk Sepeda Motor, tarif yang sebelumnya rata Rp2.000, kini berubah menjadi Rp2.000 per jam dengan tarif maksimal Rp10.000 per hari.

Sementara itu, untuk Mobil, tarif sebelumnya rata Rp5.000, kini menjadi Rp5.000 per jam dengan tarif maksimal Rp20.000 per hari.

Meskipun terjadi kenaikan dari sistem flat ke per jam, adanya batas maksimal membuat biaya parkir seharian masih sangat terjangkau bagi para pekerja kantoran dibandingkan parkir di gedung perkantoran pusat kota.

Kenyamanan pengguna MRT tidak berhenti di area parkir saja. PT MRT Jakarta juga memahami pentingnya akses pejalan kaki yang manusiawi.

Baca juga: Menuju Jakarta Kota Global, Gubernur Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Budaya K3 dan Audit Gedung Tinggi

Oleh karena itu, dibangunlah jembatan layang (skybridge) yang menghubungkan langsung Stasiun MRT Lebak Bulus Grab dengan pusat perbelanjaan Poins Square.

Keberadaan jembatan ini sangat krusial. Kamu tidak perlu lagi menyeberang jalan raya yang ramai atau berjalan di trotoar yang sempit.

Skybridge ini memberikan akses yang aman, nyaman, dan langsung, menghubungkan area transit dengan area komersial.

Hal ini bagian dari konsep Transit Oriented Development (TOD) yang memanjakan pejalan kaki.

Dengan segala peningkatan kapasitas parkir, fasilitas modern, dan aksesibilitas yang semakin mudah ini, PT MRT Jakarta berharap kamu tidak lagi ragu untuk meninggalkan kendaraan pribadi di Lebak Bulus dan beralih menggunakan MRT untuk menembus kemacetan Jakarta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara News

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU