Sambut Bulan Suci Ramadhan, Petugas Gabungan dan Tiga Pilar Kelurahan Petamburan Kompak Bersihkan Masjid Ar-Rahman agar Ibadah Makin Khusyuk!
JAKARTA - Siapa yang tidak merindukan suasana atau vibes bulan suci Ramadhan? Aroma wangi karpet masjid, suara tadarus yang menenangkan, hingga suasana kebersamaan saat berbuka puasa menjadi momen yang paling dinanti oleh umat Muslim.
Namun, sebelum kita menyambut bulan penuh berkah tersebut, ada persiapan fisik dan lingkungan yang tak kalah penting untuk dilakukan.
Menyadari hal ini, sebuah inisiatif positif dan inspiratif baru saja berlangsung di kawasan Jakarta Barat, tepatnya pada hari Jumat (6/2/2026).
Suasana pagi di Jalan Jati Petamburan RT 09/RW 03 tampak berbeda dari biasanya.
Rombongan petugas berseragam oranye dari Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), anggota Satpol PP yang gagah, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta jajaran tiga pilar Kelurahan Petamburan berkumpul dengan satu tujuan mulia.
Mereka tidak sedang melakukan penertiban atau operasi yustisi, melainkan menyatukan tenaga untuk sebuah aksi sosial di Masjid Ar-Rahman.
Kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih sangat kental di tengah masyarakat urban Jakarta.
Lurah Petamburan, Rian Hermanu, memimpin langsung aksi bersih-bersih ini.
Menurut Rian, kegiatan semacam ini bukanlah agenda dadakan, melainkan sebuah tradisi yang selalu dijaga konsistensinya.
Ia menegaskan bahwa kerja bakti membersihkan rumah ibadah adalah agenda rutin yang selalu dilakukan setiap menjelang bulan suci Ramadhan.
Tujuannya sangat sederhana namun esensial, yaitu memastikan seluruh warga dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman ketika bulan puasa tiba nanti.
Kamu pasti setuju bahwa kebersihan tempat ibadah adalah faktor utama yang membuat kita betah berlama-lama sujud atau membaca Al-Qur'an di dalamnya.
Oleh karena itu, aksi bersih-bersih yang dilakukan di Masjid Ar-Rahman tidak dilakukan setengah-setengah.
Tim gabungan menyisir setiap sudut masjid untuk memastikan debu dan kotoran hilang tak bersisa.
Rian menjelaskan bahwa area pembersihan mencakup titik-titik krusial yang bersentuhan langsung dengan jemaah.
Mulai dari tempat wudhu yang dibersihkan agar tidak licin dan bebas lumut, hingga toilet yang disikat bersih demi menjaga kesucian.
Tidak hanya itu, bagian interior utama seperti karpet masjid yang akan menjadi alas sujud ribuan jemaah saat salat Tarawih nanti juga mendapat perhatian khusus.
Lantai-lantai dipel hingga mengkilap, kaca-kaca jendela dibersihkan agar cahaya matahari bisa masuk dengan maksimal, serta mimbar yang menjadi pusat perhatian saat ceramah turut dirapikan.
Bahkan, halaman masjid pun disapu bersih agar memberikan kesan sejuk dan welcoming bagi siapa saja yang datang.
Kegiatan di Masjid Ar-Rahman ini sejatinya memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar aktivitas fisik membersihkan debu.
Di balik sapu dan kain pel yang digerakkan, terdapat interaksi hangat antara aparat pemerintah dan warga setempat.
Rian menekankan bahwa kerja bakti ini juga berfungsi sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara jajaran tiga pilar dengan warga Petamburan.
Bagi generasi muda, momen seperti ini mengajarkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan sekitar adalah bentuk ibadah sosial yang nyata.
Melihat bapak-bapak PPSU bahu-membahu bersama warga dan aparat kelurahan menciptakan pemandangan harmonis yang menyejukkan hati.
Hal ini merupakan momen bonding yang efektif, di mana sekat-sekat birokrasi mencair dalam keringat kebersamaan demi tujuan yang sama, yaitu memuliakan rumah Allah.
Persiapan menyambut Ramadhan memang tidak melulu soal stok makanan atau baju baru.
Kesiapan rohani yang didukung oleh lingkungan ibadah yang bersih justru menjadi kunci kekhusyukan.
Apa yang dilakukan oleh Kelurahan Petamburan ini patut menjadi contoh bagi wilayah lain.
Ketika masjid bersih dan wangi, hati pun menjadi lebih tenang untuk "curhat" dengan Sang Pencipta.
Kenyamanan yang diciptakan dari aksi bersih-bersih ini diharapkan dapat meningkatkan semangat warga untuk meramaikan masjid, tidak hanya di awal Ramadhan, tetapi hingga akhir bulan suci nanti.
Dengan kondisi masjid yang prima, warga tidak perlu khawatir soal kebersihan saat hendak melaksanakan salat lima waktu maupun salat sunah lainnya secara berjamaah.
Jadi, bagaimana dengan lingkungan di sekitar tempat tinggal kamu?
Baca juga: Penataan Tanah TPU Kebon Nanas Jatinegara Dikebut, Target Rampung Total Pekan Depan!
Apakah masjid atau mushola dekat rumahmu sudah siap menyambut jemaah untuk salat Tarawih nanti?
Yuk, jangan mau kalah dengan semangat warga Petamburan! Kamu bisa mulai mengajak teman-teman kompleks atau organisasi pemuda setempat untuk melakukan aksi serupa.
Mari kita sambut Ramadhan dengan lingkungan yang bersih dan hati yang jernih.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta