Jumat, 30 JANUARI 2026 • 19:30 WIB

Resmikan Masjid As-Sakinah di Tebet, Pramono Anung: Bikin Hati Tenteram di Tengah Cuaca Ekstrem

Author

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Acara Peresmian Masjid As-Sakinah, Tebet, Jakarta Selatan (Reza Pratama Putra/Berita Jakarta)

JAKARTA - Di tengah hiruk-pikuk Jakarta yang belakangan ini kerap diselimuti awan mendung dan guyuran hujan deras, sebuah kabar menyejukkan datang dari kawasan Jakarta Selatan.

Suasana syahdu dan penuh kekhusyukan menyelimuti Jalan Prof Dr Soepomo No 176A, Menteng Dalam, Tebet, pada hari Jumat (30/1/2026).

Di sanalah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, hadir untuk meresmikan sebuah rumah ibadah baru yang diharapkan menjadi oase ketenangan bagi warga sekitar.

Kehadiran pemimpin ibu kota ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah momen refleksi di tengah tantangan berat yang sedang dihadapi kota Jakarta akibat cuaca ekstrem.

Peresmian Masjid As-Sakinah ini ditandai dengan prosesi penandatanganan prasasti oleh Gubernur Pramono Anung. Momen ini menjadi simbol dimulainya babak baru bagi masjid tersebut untuk melayani umat.

Baca juga: Hadiri Peresmian Rumah Sakit Primaya di Cakung, Pramono Anung: Hospitality Kunci Layanan Kesehatan, Bukan Sekadar Teknologi Canggih

Dalam sambutannya, Pramono tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya.

Ia secara khusus memberikan apresiasi tinggi kepada PT Suri Nusantara yang telah berkontribusi nyata dalam menghadirkan fasilitas ibadah yang nyaman dan representatif.

Bagi Pramono, kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah seperti inilah yang sangat dibutuhkan untuk membangun mental dan spiritual warga Jakarta.

Oase Ketenangan di Tengah Hiruk Pikuk Kota

Nama "As-Sakinah" sendiri memiliki makna ketenangan, sebuah kata yang sangat relevan dengan apa yang disampaikan oleh Pramono Anung dalam pidatonya.

Ia mengungkapkan bahwa menghadiri acara keagamaan seperti peresmian masjid ini memberikan dampak psikologis yang positif, tidak hanya bagi warga, tetapi juga bagi dirinya sebagai pemimpin daerah.

Menurutnya, acara-acara semacam ini memiliki kekuatan untuk membuat batin menjadi lebih tenteram di tengah kesibukan dan tekanan pekerjaan yang tiada henti.

Kehadiran Masjid As-Sakinah diharapkan tidak hanya berhenti sebagai bangunan fisik semata.

Lebih jauh dari itu, masjid ini dicita-citakan mampu menumbuhkan ketenangan hati bagi setiap jemaah yang bersujud di dalamnya, mempererat tali persaudaraan atau ukhuwah islamiyah antar warga, serta menjadi kawah candradimuka untuk membangun karakter masyarakat Jakarta yang berakhlak mulia.

Di tengah dinamika kehidupan metropolitan yang serba cepat dan keras, keberadaan ruang spiritual seperti ini menjadi kebutuhan primer bagi kesehatan mental dan jiwa masyarakat.

Tantangan Cuaca Ekstrem dan Respons Cepat Pemerintah

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Pramono Anung juga memanfaatkan momen silaturahmi ini untuk berbicara dari hati ke hati mengenai kondisi terkini Jakarta.

Ia menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan ketenangan batin, terutama karena Jakarta sedang diuji oleh fenomena alam yang cukup ekstrem.

Belakangan ini, curah hujan di ibu kota tercatat sangat tinggi, bahkan mencapai angka 255 milimeter per hari.

Angka tersebut tergolong ekstrem dan memberikan dampak signifikan bagi tata kelola air di Jakarta.

Baca juga: Tunda Perbaikan Jalan Rusak di Jakarta, Pramono Anung: Percuma Jika Masih Hujan, Aspal Pasti Terkelupas Lagi

Dampak dari curah hujan yang luar biasa ini telah menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik, dengan konsentrasi terparah berada di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Meskipun secara umum kondisi sosial ekonomi Jakarta dinilai relatif stabil, ancaman hidrometeorologi ini tetap menjadi perhatian utama yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Pramono menegaskan bahwa kenyamanan dan keselamatan warga adalah prioritas nomor satu pemerintah saat ini.

Menyadari situasi tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak tinggal diam. Pramono menjelaskan langkah-langkah strategis yang sedang dikebut oleh jajarannya.

Saat ini, fokus utama penanganan banjir diarahkan pada normalisasi aliran sungai-sungai utama yang membelah Jakarta.

Sungai Ciliwung, Kali Cakung Lama, dan Krukut menjadi target prioritas pengerjaan.

Upaya ini dilakukan agar kapasitas sungai dapat menampung debit air hujan yang tinggi sehingga limpasan air tidak lagi menggenangi pemukiman warga seperti kejadian-kejadian sebelumnya.

Pramono meminta dukungan moral dan doa dari seluruh elemen masyarakat, termasuk para jamaah Masjid As-Sakinah, agar upaya Pemprov DKI dalam menangani ujian ini dapat berjalan lancar.

Ia berharap dampak banjir dapat diminimalisir dan tidak lagi menyusahkan masyarakat seperti tahun-tahun yang lalu.

Doa dan dukungan warga dianggap sebagai energi tambahan bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras menuntaskan permasalahan klasik ibu kota ini.

Harapan Baru untuk Peradaban Umat

Di sisi lain, Founder PT Suri Nusantara Jaya (SNJ), Diana Dewi, turut menyampaikan visi besarnya terkait pembangunan masjid ini.

Senada dengan harapan Gubernur, Diana Dewi menginginkan agar Masjid As-Sakinah memiliki fungsi yang luas dan inklusif.

Ia berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan salat lima waktu, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan peradaban umat di kawasan Tebet dan sekitarnya.

Diana Dewi menegaskan komitmennya untuk menjadikan As-Sakinah sebagai pusat persatuan dan silaturahmi.

Baca juga: Atasi Banjir di Jakarta Utara, Gubernur Pramono Anung Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung Akhir Tahun 2027

Dengan demikian, keberadaan masjid ini benar-benar dapat membawa rahmat dan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Sinergi antara niat mulia pendiri masjid dan dukungan pemerintah daerah ini menjadi modal awal yang sangat baik bagi kemakmuran Masjid As-Sakinah di masa depan.

Bagaimana menurut kamu tentang upaya pemerintah mengatasi banjir sekaligus mendukung pembangunan rumah ibadah ini?

Apakah di lingkungan tempat tinggal kamu juga sudah memiliki pusat kegiatan umat yang aktif?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU