Senin, 26 JANUARI 2026 • 19:01 WIB

Wagub Rano Karno Meresmikan Digital Lounge Jakhabitat, Cari Info Hunian di Jakarta Kini Bisa Sambil Ngopi!

Author

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, Meresmikan Digital Lounge Jakhabitat (Andri Widiyanto/Berita Jakarta)

JAKARTA - Wajah pelayanan publik di Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta terus mengalami transformasi yang signifikan demi menyesuaikan diri dengan gaya hidup masyarakat urban yang dinamis.

Salah satu terobosan terbaru hadir di kawasan Jakarta Selatan, tepatnya di ruang publik yang tengah digandrungi anak muda, Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Pada Senin (26/1/2026), Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, secara resmi meresmikan Digital Lounge Jakhabitat.

Inovasi ini hadir sebagai pusat informasi dan edukasi perumahan berbasis digital yang menawarkan pengalaman unik karena terintegrasi langsung dengan kedai kopi.

Langkah strategis ini merupakan hasil kolaborasi apik antara Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) DKI Jakarta bersama PT Integrasi Transportasi Jakarta (ITJ).

Kehadiran fasilitas ini di kawasan Melawai, Kebayoran Baru, bukan tanpa alasan. 

Baca juga: Jakarta Tegas Kendalikan Tembakau, Rano Karno: Perda KTR Resmi Disahkan Demi Kesehatan Warga

Lokasi tersebut dinilai strategis untuk mendekatkan program pemerintah kepada masyarakat luas melalui sarana promosi yang lebih segar dan tidak kaku.

Dalam sambutannya, Rano Karno menegaskan bahwa Jakarta yang kini memantapkan diri sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global harus diimbangi dengan akses layanan dasar yang mumpuni.

Transformasi Layanan Publik di Era Kota Global

Pembangunan sebuah kota tidak melulu soal infrastruktur fisik yang menjulang tinggi, melainkan juga tentang bagaimana warga kota tersebut mendapatkan akses informasi terhadap kebutuhan dasar mereka.

Rano Karno menyoroti bahwa salah satu kebutuhan paling mendesak bagi warga Jakarta adalah perumahan dan permukiman.

Menurutnya, penguatan akses informasi terhadap layanan dasar ini adalah kunci dari transformasi Jakarta sebagai kota global yang inklusif.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama ini telah bekerja keras mengupayakan berbagai program hunian layak dan terjangkau, termasuk pembangunan hunian vertikal dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Namun, tantangan terbesar yang sering dihadapi pemerintah adalah kesenjangan informasi.

Sebagus apa pun program perumahan yang telah dirancang dan disiapkan oleh pemerintah, manfaatnya tidak akan dirasakan secara optimal apabila informasinya tidak sampai ke telinga masyarakat yang membutuhkan.

Masalah inilah yang coba diurai oleh Pemprov DKI melalui pendekatan yang lebih modern.

Tuntutan zaman mengharuskan hadirnya inovasi layanan publik yang tidak hanya informatif, tetapi juga komunikatif dan adaptif terhadap karakteristik warga kota yang menginginkan kemudahan dan kenyamanan.

Konsep Kekinian yang Relevan dengan Generasi Urban

Untuk menjawab tantangan komunikasi tersebut, konsep "kantor pemerintahan" yang kaku pun ditinggalkan.

Rano Karno menjelaskan bahwa langkah ini merupakan pengembangan atau revitalisasi dari yang sebelumnya dikenal sebagai Galeri Huni Jakhabitat. 

Perubahan nama atau rebranding menjadi Digital Lounge dipilih secara sadar agar terdengar lebih familier dan relevan bagi telinga masyarakat perkotaan.

Baca juga: Rencana Induk Pengembangan Setu Babakan: Wagub Rano Karno Soroti Optimalisasi Fungsi dan Infrastruktur

Istilah lounge memberikan kesan santai, terbuka, dan mengundang siapa saja untuk datang tanpa rasa segan.

Daya tarik utama dari Digital Lounge Jakhabitat ini adalah konsep ruang terbuka yang terintegrasi dengan Berkala Coffee.

Rano berharap, dengan suasana yang nyaman, masyarakat dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai berbagai hal teknis terkait hunian sembari menikmati sajian kopi.

Informasi yang tersedia mencakup jenis-jenis hunian yang ditawarkan, skema pembiayaan yang tersedia, hingga mekanisme akses untuk mendapatkan program perumahan di Jakarta.

Hal ini diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga layak huni, inklusif, berkelanjutan, dan mampu mensejahterakan warganya.

Solusi Informasi Hunian yang Lebih Mudah Diakses

Senada dengan Wakil Gubernur, Kepala DPRKP DKI Jakarta, Kelik Indriyanto, memberikan penjelasan lebih teknis mengenai transformasi fungsi tempat ini.

Ia menjelaskan bahwa perubahan peruntukan ini sengaja dilakukan pihaknya sebagai respon terhadap perkembangan zaman.

Jika sebelumnya pusat informasi mungkin hanya menampilkan data mengenai ketersediaan dan pembiayaan untuk Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) atau Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami), kini cakupannya diperluas secara signifikan.

Layanan informasi yang ditampilkan dalam format digital di lounge ini meliputi berbagai program komprehensif yang dimiliki oleh Dinas PRKP.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem Jakarta: BPBD Rilis Peringatan Dini dan Langkah Penting Hadapi Potensi Banjir Sepekan ke Depan

Kelik menekankan bahwa perubahan konsep ini merupakan upaya konkret untuk menjawab kebutuhan akan ruang publik yang lebih hidup. 

Dengan pendekatan yang lebih santai dan lokasi yang terintegrasi dengan gaya hidup masyarakat, akses informasi terkait program perumahan dapat tersampaikan dengan cara yang jauh lebih menarik.

Harapannya, tidak ada lagi warga Jakarta yang bingung mencari informasi valid mengenai hunian terjangkau di ibu kota, karena semua kini bisa diakses semudah memesan secangkir kopi di taman kota.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU