Tanggul Kali Krukut Petogogan Rampung Diperbaiki, Sudin SDA Jaksel Gerak Cepat Antisipasi Banjir
JAKARTA - Kekhawatiran warga Kelurahan Petogogan, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, akhirnya mereda. Ancaman banjir yang menghantui akibat jebolnya tanggul Kali Krukut di kawasan Jalan Pulo Raya kini telah tertangani.
Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan berhasil menyelesaikan perbaikan darurat pada dinding pembatas sungai tersebut.
Langkah responsif ini diambil sebagai upaya mitigasi bencana yang cepat guna mencegah meluasnya luapan air ke permukiman penduduk, mengingat curah hujan di wilayah Jakarta dan sekitarnya masih cukup fluktuatif dalam beberapa hari terakhir.
Insiden jebolnya tanggul ini sempat memicu kekhawatiran besar, terutama bagi warga yang tinggal di dataran rendah sekitar aliran sungai.
Perbaikan yang dinyatakan selesai pada hari Minggu kemarin menjadi bukti keseriusan pemerintah kota dalam menangani infrastruktur pengendali banjir.
Kecepatan penanganan ini sangat krusial, mengingat Kali Krukut merupakan salah satu aliran sungai utama yang membelah Jakarta Selatan dan memiliki risiko luapan tinggi saat musim penghujan tiba.
Respons Cepat Penanganan Darurat
Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, memberikan konfirmasi resmi terkait penyelesaian perbaikan tersebut pada hari Senin (26/1/2026).
Menurutnya, kerusakan pada struktur tanggul dipicu oleh faktor cuaca ekstrem. Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah hulu dan lokal beberapa waktu lalu menyebabkan peningkatan debit air yang sangat signifikan di Kali Krukut.
Tekanan air yang begitu kuat akhirnya membuat struktur tanggul di dekat rumah pompa Pulo Raya tidak mampu menahan beban dan mengalami keruntuhan.
Santo menjelaskan bahwa sesaat setelah insiden jebolnya tanggul terdeteksi, pihaknya langsung menginstruksikan pengaktifan seluruh sistem pompa pengendali banjir.
Langkah taktis ini dilakukan untuk menyedot air yang mulai menggenangi area sekitar dan mengalirkannya kembali ke badan sungai.
Bersamaan dengan pengoperasian pompa, tim lapangan segera diterjunkan untuk melakukan perbaikan fisik secara darurat.
Prioritas utama saat itu adalah menutup celah tanggul sesegera mungkin agar air tidak terus menerus masuk ke area pemukiman warga.
Detail Konstruksi dan Pengerahan Pasukan Biru
Proses perbaikan tanggul yang jebol ini bukanlah pekerjaan ringan. Kerusakan teridentifikasi sepanjang tujuh meter, sebuah celah yang cukup lebar untuk menenggelamkan kawasan perumahan jika tidak segera ditutup.
Santo memaparkan bahwa metode perbaikan darurat dilakukan dengan menggunakan material alami dan buatan yang terbukti efektif untuk penanganan sementara.
Tim SDA Jakarta Selatan menggunakan kayu dolken sebagai tiang pancang atau cerucuk untuk memperkuat struktur tanah yang labil akibat gerusan air.
Selain penggunaan kayu dolken, konstruksi darurat ini diperkuat dengan tumpukan karung pasir. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak kurang lebih 1.300 karung pasir dikerahkan untuk membentuk dinding penahan air yang solid.
Untuk memastikan kekedapan air dan mencegah rembesan melalui celah-celah karung, bagian luar tanggul darurat tersebut kemudian ditutup rapat menggunakan terpal tebal.
Baca juga: Wajah Baru Waduk Batu Licin, Oase Wisata dan Solusi Banjir Andalan Warga Cilangkap
Teknik ini merupakan standar prosedur operasional dalam penanganan tanggul jebol karena pengerjaannya yang relatif cepat namun memiliki daya tahan yang cukup baik untuk jangka pendek.
Selama proses pengerjaan, Suku Dinas SDA Jakarta Selatan mengerahkan puluhan personel "Pasukan Biru" yang bekerja tanpa kenal lelah.
Keberadaan mereka didukung oleh alat-alat berat penunjang dan 10 unit pompa air portabel (mobile pump) yang disiagakan penuh di lokasi kejadian.
Keberadaan pompa-pompa ini sangat vital untuk menjaga area kerja tetap kering dan mengendalikan ketinggian muka air selama proses konstruksi tanggul darurat berlangsung.
Meskipun perbaikan darurat telah dinyatakan selesai dan kondisi saat ini sudah aman, Santo menegaskan bahwa pekerjaan rumah Suku Dinas SDA Jakarta Selatan belum sepenuhnya usai.
Tanggul yang terbuat dari kayu dolken dan karung pasir sifatnya hanyalah sementara. Langkah selanjutnya adalah merencanakan pembangunan tanggul permanen yang jauh lebih kokoh dan tahan lama.
Rencana perbaikan permanen ini akan segera dieksekusi begitu kondisi cuaca kembali normal dan debit air Kali Krukut menunjukkan stabilitas.
Pembangunan struktur permanen, baik berupa turap beton atau sheet pile, memerlukan kondisi teknis tertentu agar fondasinya kuat dan tidak mudah tergerus di masa depan.
Pemerintah berharap perbaikan permanen ini dapat segera dikerjakan agar kejadian serupa tidak terulang kembali, memberikan rasa aman jangka panjang bagi warga Petogogan dan sekitarnya.
Apresiasi Warga Terhadap Kinerja Petugas
Aksi gerak cepat dan kerja keras yang ditunjukkan oleh jajaran Suku Dinas SDA Jakarta Selatan mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat.
Salah seorang warga bernama Riswan mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya atas penanganan yang dinilai sangat sigap.
Bagi warga, perbaikan tanggul ini adalah nyawa, karena berfungsi sebagai benteng utama pencegah banjir masuk ke dalam rumah mereka saat hujan deras turun.
Riswan juga menyoroti bagaimana warga turut memantau proses perbaikan dengan cemas namun penuh harap.
Ia menceritakan bahwa saat perbaikan berlangsung, komunikasi antara warga dan petugas terjalin dengan baik.
Baca juga: Respon Cepat Banjir, Sudinsos Jakarta Selatan Salurkan Logistik Lengkap ke Cilandak Timur
Warga sempat mengingatkan para petugas untuk selalu berhati-hati karena kondisi arus air yang masih belum stabil dan potensi bahaya yang ada di lokasi kerja.
Sinergi antara laporan warga yang cepat dan eksekusi pemerintah yang tepat sasaran seperti inilah yang diharapkan dapat terus terjaga dalam manajemen penanggulangan banjir di ibu kota.
Dengan selesainya perbaikan darurat ini, diharapkan ancaman banjir di kawasan Jalan Pulo Raya dapat diminimalisir.
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat puncak musim hujan sering kali membawa kejutan debit air yang tak terduga.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan memastikan bahwa pemantauan terhadap debit air Kali Krukut dan kondisi tanggul akan terus dilakukan secara intensif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta