JAKARTA- Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, memimpin apel sekaligus deklarasi Gerakan Masyarakat Punya Alat Pemadam Api Ringan (GEMPAR) di halaman Kantor Kecamatan Cakung. Kegiatan ini turut diisi dengan simulasi penanggulangan kebakaran oleh Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar).
Setelah apel, seluruh peserta menandatangani banner deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan upaya pencegahan dan mitigasi kebakaran melalui kepemilikan APAR. Dalam sambutannya, Munjirin kembali mengimbau aparatur dan masyarakat untuk menyediakan APAR di setiap rumah. Menurutnya, rumah tinggal seharusnya memiliki setidaknya satu APAR sebagai langkah kesiapsiagaan dini.
Cakung menjadi kecamatan ketiga di Jakarta Timur yang menggelar deklarasi GEMPAR. Ia menjelaskan bahwa masih banyak warga yang belum memahami pentingnya APAR dan cara penggunaannya. Karena itu, program GEMPAR diharapkan dapat meningkatkan literasi dan kemampuan warga dalam menghadapi potensi kebakaran, tidak hanya di rumah, tetapi juga di tempat usaha hingga sarana ibadah.
Munjirin mengingatkan bahwa satu APAR per RT tidak cukup untuk mengatasi keadaan darurat di lingkungan dengan banyak rumah. Ia meminta Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur untuk terus memperluas sosialisasi dan memberikan pelatihan penggunaan APAR kepada masyarakat. Sementara itu, Camat Cakung, Rohmad, menyampaikan bahwa apel GEMPAR diikuti oleh ASN kelurahan dan kecamatan, lurah, RT/RW, LMK, FKDM, kader PKK, Dasawisma, Karang Taruna, serta unsur masyarakat lainnya. Ia mengapresiasi partisipasi warga karena GEMPAR merupakan langkah nyata untuk meminimalkan risiko kebakaran di permukiman.
Baca juga: 100 Warga Kramat Jati Ikuti Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta