JAKARTA— Ketua Umum Gerak Jakarta, Dhini M, menyampaikan harapannya agar DPR RI lebih serius dalam mendengarkan dan merespons aspirasi rakyat, serta menghentikan berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat luas.
Dalam pernyataannya pada Minggu (31/8), Dhini secara tegas menolak wacana kenaikan tunjangan anggota dewan dan menyerukan agar parlemen mulai bersikap lebih proaktif terhadap keresahan publik.
“DPR RI harus berhenti membuat kebijakan yang hanya menguntungkan elite. Kami minta mereka lebih peka terhadap suara masyarakat,” ungkap Dhini di Jakarta.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul aksi demonstrasi besar-besaran dalam beberapa hari terakhir yang berlangsung di sejumlah titik, termasuk di sekitar kompleks DPR/MPR RI, yang berujung pada kericuhan.
Salah satu korban dalam insiden tersebut adalah Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek daring yang dilaporkan tewas tertabrak kendaraan aparat saat kerusuhan terjadi pada Kamis (28/8).
Gerak Jakarta, melalui Dhini, mengecam keras tindakan represif aparat dan mendesak agar dilakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas peristiwa tersebut.
“Tragedi ini menjadi alarm keras bagi negara untuk memprioritaskan keselamatan warga sipil dan menjamin kebebasan berpendapat secara damai,” tegasnya.
Ia juga menyerukan kepada masyarakat untuk tetap solid dan saling mendukung dalam menghadapi situasi ini, serta mendorong Presiden untuk mengambil langkah nyata guna mencegah meluasnya konflik sosial.
“Situasi hari ini harus kita maknai sebagai momentum kebangkitan kesadaran baru bagi bangsa ini,” tutup Dhini.
Baca juga: Disdik DKI Pastikan Proses Belajar Tetap Berjalan, Sekolah atau dari Rumah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA