Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur (Nurito/Berita Jakarta)
JAKARTA - Tradisi pulang kampung atau yang akrab disapa mudik selalu menjadi momen magis yang paling dinanti menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Tahun ini, menyambut kemeriahan Lebaran 1447 Hijriah, antusiasme perantau di Ibu Kota untuk kembali ke pelukan keluarga sudah terasa sangat kental jauh-jauh hari.
Buat kamu yang berencana mudik menggunakan armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP), sebaiknya segera mengambil langkah cepat.
Pasalnya, volume penjualan tiket bus di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur, saat ini dilaporkan mengalami lonjakan yang sangat signifikan.
Fenomena kepanikan massal dengan dalih "takut kehabisan tiket" membuat loket-loket resmi di terminal maupun platform pemesanan daring mulai diserbu calon penumpang secara masif sejak awal bulan ini.
Lonjakan ini bukan tanpa alasan. Berkaca dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, menunda pembelian tiket sama saja dengan mengubur mimpi untuk berlebaran di kampung halaman, atau setidaknya, harus rela merogoh kocek berkali-kali lipat lebih dalam.
Artikel ini akan membedah secara tuntas situasi terkini di Terminal Kampung Rambutan, rincian kenaikan harga, hingga strategi cerdas agar kamu tetap bisa mudik dengan aman dan nyaman.
Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, mengonfirmasi adanya pergerakan grafik pemesanan tiket yang melesat tajam pada hari Selasa (3/3/2026).
Dalam keterangannya, Revi menjelaskan bahwa sejumlah rute yang menjadi primadona pemudik mulai dipadati oleh pesanan yang masuk.
Destinasi dengan permintaan tertinggi saat ini masih didominasi oleh kota-kota besar di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rute menuju Yogyakarta, Malang, dan Surabaya tercatat sebagai lintasan yang paling cepat penuh.
"Mayoritas calon penumpang memesan tiket untuk keberangkatan 17 maupun 18 Maret, yang mana itu bertepatan dengan H-3 dan H-4 Lebaran," ujar Revi.
Tanggal-tanggal tersebut memang secara historis selalu menjadi puncak arus mudik karena bertepatan dengan dimulainya masa cuti bersama nasional.
Lebih lanjut, Revi memberikan imbauan penting bagi kamu yang mungkin tidak terlalu familier dengan teknologi atau kerap mengalami error saat war tiket di aplikasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta