BPBD DKI Jakarta dalam Acara "Buka Bersama Pentahelix" di Gambir, Jakarta Pusat (bpbd.jakarta.go.id)
JAKARTA - Pernahkah kamu merasa waswas ketika awan gelap mulai menyelimuti langit ibu kota atau saat peringatan dini cuaca ekstrem muncul di layar ponselmu?
Tinggal di kawasan metropolitan sepadat Jakarta memang menuntut kewaspadaan ekstra terhadap berbagai potensi bencana, mulai dari genangan banjir, ancaman kebakaran padat penduduk, hingga anomali cuaca yang sulit ditebak.
Menyikapi kenyataan tersebut, wacana dan teori di atas meja jelas tidak lagi memadai. Masyarakat butuh langkah konkret.
Berangkat dari urgensi itulah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengambil langkah proaktif dengan menggelar Kegiatan Sinergi Pentahelix dalam Penanggulangan Bencana Tahun 2026, yang dilaksanakan di Aula Lantai 4 Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, kawasan Gambir, Jakarta Pusat, pada Selasa (24/2/2026).
Langkah taktis ini dirancang sebagai bentuk perlindungan yang sistematis bagi warga kota. Tidak tanggung-tanggung, kegiatan krusial ini mempertemukan berbagai kekuatan strategis dalam satu ruangan.
Acara ini bukan sekadar pertemuan formalitas, melainkan sebuah wadah konsolidasi tingkat tinggi yang menargetkan implementasi nyata di lapangan, sehingga warga ibu kota bisa merasa lebih aman dan terjamin ketika ancaman bencana datang melanda.
Bencana alam tidak pernah mengenal batas administrasi wilayah. Menyadari hal tersebut, BPBD DKI Jakarta mengundang sekitar 300 tamu dan peserta yang mewakili unsur pentahelix, yakni pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media.
Kehadiran para tamu undangan ini membuktikan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja sama lintas batas yang solid.
Dalam forum ini, hadir perwakilan dari BPBD Provinsi Jawa Barat dan BPBD Provinsi Banten.
Kehadiran dua provinsi tetangga ini sangat krusial mengingat posisi Jakarta sebagai hilir dari berbagai aliran sungai, sehingga penanganan banjir mutlak membutuhkan koordinasi aglomerasi yang kuat.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran penting dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Direktur Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kementerian Dalam Negeri, Pangdam Jaya, serta Polda Metro Jaya.
Hadir pula Direktur Eksekutif Sekretariat Bersama Mitra Praja Utama, Kepala BPBD tingkat Kabupaten/Kota di wilayah aglomerasi, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov DKI Jakarta, jajaran BUMD, direktur lembaga kemanusiaan, perwakilan perguruan tinggi, hingga para pimpinan media massa.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat, menyoroti pentingnya menerjemahkan diskusi ke dalam bentuk tindakan praktis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta