Kebakaran Gudang Katering di Ragunan, Jakarta Selatan (Tiyo Surya Sakti/Berita Jakarta)
JAKARTA - Bayangkan kamu sedang menikmati sisa waktu istirahat di Senin (16/2/2026) pagi yang tenang, namun tiba-tiba dikejutkan oleh raungan sirine dan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi.
Kepanikan itulah yang dirasakan oleh warga di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, pagi ini.
Sebuah gudang penyimpanan peralatan katering yang biasanya sibuk menyiapkan hidangan, mendadak berubah menjadi lautan api tepat saat warga hendak memulai aktivitas awal pekan mereka.
Insiden kebakaran hebat ini melanda sebuah bangunan gudang penyimpanan peralatan masak di Jalan Kebagusan Raya, RT 01/07, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Peristiwa yang terjadi pada Senin (16/2/2026) pagi buta ini sontak membuat geger warga sekitar, mengingat lokasi kejadian berada di area yang cukup padat aktivitas.
Baca juga: Tragis! Tawuran Berujung Maut di Jalan Mayjen Sutoyo Renggut Nyawa Remaja, 16 Anak Diamankan Polisi
Beruntung, respons cepat dari petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.
Peristiwa memerahnya langit Ragunan ini bermula sekitar pukul 05.00 WIB. Waktu di mana sebagian besar warga Jakarta baru saja bangun tidur atau bersiap untuk berangkat kerja.
Menurut laporan yang diterima oleh pihak Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, api sudah terlihat membesar saat laporan pertama kali masuk.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima informasi darurat tersebut.
Tantangan utama dalam penanganan kebakaran di pagi buta adalah akses dan kecepatan respons sebelum api merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
"Kami menerima informasi kebakaran yang telah membesar pada pukul 05.00 WIB," ujar Asril kepada awak media.
Melihat potensi bahaya yang besar karena objek yang terbakar adalah gudang penyimpanan peralatan yang mungkin berisi bahan mudah terbakar, Gulkarmat Jakarta Selatan tidak main-main dalam menurunkan armadanya.
Strategi "serangan fajar" dilakukan untuk memastikan api tidak memiliki kesempatan untuk meluas ke pemukiman warga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta