Pemenang Festival Film Pelajar Jakarta Pusat Kategori SMP (pusat.jakarta.go.id)
JAKARTA - Siapa bilang akhir pekan anak muda Jakarta hanya dihabiskan untuk nongkrong di kafe atau scrolling media sosial tanpa arah?
Persepsi tersebut berhasil dipatahkan dengan telak pada Sabtu (14/2/2026) lalu.
Di saat sebagian orang merayakan Hari Kasih Sayang, puluhan pelajar di Jakarta Pusat justru memilih merayakan kreativitas lewat sebuah panggung megah sinematografi.
Puluhan karya film pendek yang lahir dari tangan-tangan kreatif siswa SMP dan SMA/SMK sukses memeriahkan penganugerahan Festival Film Pelajar Jakarta Pusat.
Mengusung tema yang mendalam, yakni “Peduli Lewat Cerita”, ajang ini menjadi bukti nyata bahwa Gen Z memiliki kepekaan sosial yang tinggi yang mampu mereka visualisasikan lewat lensa kamera.
Baca juga: Gudang Katering di Ragunan Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Jika kamu berpikir bahwa film pelajar hanya sebatas tugas sekolah biasa, kamu perlu melihat bagaimana antusiasme dan kualitas yang ditunjukkan dalam festival ini.
Tidak hanya sekadar kompetisi, acara ini menjadi ruang pembuktian bahwa ekosistem kreatif di Jakarta Pusat sedang menggeliat bangun.
Festival yang diinisiasi oleh komunitas Sahabat Jakarta ini bukan sekadar ajang pamer visual semata.
Acara yang dibuka langsung oleh Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, ini menjadi oase bagi para pelajar yang haus akan wadah ekspresi.
Yang membuat ajang ini semakin istimewa adalah inklusivitasnya. Peserta yang terlibat datang dari berbagai latar belakang sekolah, mulai dari negeri hingga swasta.
Bahkan, fakta menarik yang patut kamu ketahui adalah keterlibatan aktif para siswa penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus.
Kehadiran mereka membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk berkarya.
Dengan fasilitas dan dukungan yang tepat, setiap anak di Jakarta memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi sineas masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta