Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh (Fakhrizal Fahri/Berita Jakarta)
JAKARTA - Pernahkah kamu merasa frustrasi saat terjebak kemacetan panjang di tol arah Jakarta setiap pagi?
Bagi para pekerja yang tinggal di kawasan penyangga ibu kota, situasi ini adalah makanan sehari-hari yang melelahkan fisik dan mental.
Namun, secercah harapan baru kini muncul bagi kamu yang mendambakan perjalanan yang lebih cepat dan nyaman.
Rencana perluasan jaringan transportasi massal modern terus digenjot, dan kali ini fokus utamanya adalah menghubungkan wilayah barat hingga ke jantung kota Jakarta melalui moda MRT.
Kabar baik ini datang menyusul adanya langkah konkret dari para pemangku kebijakan. Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, memberikan apresiasi tinggi dan menyambut baik penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang baru saja dilakukan.
Baca juga: Bendung Katulampa Berstatus Siaga 3, Gubernur Pramono Anung: Air Harus Segera Dibuang ke Laut
Kesepakatan penting ini melibatkan Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, dengan para pengembang properti terkait studi potensi kontribusi pembangunan MRT Lintas Timur–Barat Fase 2.
Rute yang menjadi sorotan utama dalam kajian ini adalah jalur Kembangan hingga Balaraja.
Nova menilai inisiatif ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa, melainkan sebuah strategi vital untuk menyelamatkan Jakarta dan sekitarnya dari kelumpuhan akibat kemacetan.
Rencana perluasan jalur MRT hingga ke Balaraja ini dinilai sebagai langkah yang sangat strategis dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah.
Nova Harivan Paloh menegaskan bahwa pengembangan ini adalah jawaban yang dinanti-nanti untuk menekan angka kemacetan yang kian mengkhawatirkan.
Dalam pandangannya, kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta atau pengembang merupakan kunci percepatan pembangunan infrastruktur yang efisien.
Nova tidak menyembunyikan antusiasmenya terhadap proyek ambisius ini.
Ia mengungkapkan bahwa rencana pembangunan lintasan sepanjang kurang lebih 30 kilometer tersebut akan mengubah wajah transportasi publik di kawasan barat Jakarta dan Banten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta