Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 27 JANUARI 2026 • 13:55 WIB

Ciptakan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak-Anak, Pemkot Jaksel Tegaskan Standar Baru Fasilitas Publik

Ciptakan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak-Anak, Pemkot Jaksel Tegaskan Standar Baru Fasilitas PublikWali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar (Tiyo Surya Sakti/Berita Jakarta)

JAKARTA - Isu keamanan di ruang publik kini menjadi sorotan utama di berbagai kota metropolitan, tidak terkecuali di wilayah Jakarta Selatan.

Rasa was-was yang sering menghantui kaum perempuan dan anak-anak saat beraktivitas di luar rumah menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat. 

Menjawab keresahan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan kembali menegaskan komitmen kuatnya untuk menciptakan lingkungan yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga manusiawi dan protektif.

Komitmen ini menjadi sebuah gerakan nyata untuk memastikan setiap sudut kota bebas dari ancaman pelecehan seksual.

Langkah strategis ini disosialisasikan secara masif dalam sebuah acara penting yang digelar di Ruang Perpustakaan Taman Literasi Christina Martha Tiahahu, kawasan Blok M, Kebayoran Baru.

Baca juga: Vaksinasi Rabies Gratis Jakarta Selatan: 185 Hewan di Ulujami Disuntik Demi Pertahankan Kota Bebas Rabies

Lokasi tersebut dipilih bukan tanpa alasan, melainkan sebagai simbol ruang publik modern yang aktif dan inklusif.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menyampaikan pesan tegas bahwa kota yang aman adalah hak mutlak bagi seluruh warga, tanpa terkecuali.

Komitmen Menjadikan Jakarta sebagai Kota yang Aman dan Beradab

Dalam pidatonya pada Selasa (27/1/2026), Muhammad Anwar menekankan bahwa definisi kemajuan sebuah kota tidak bisa hanya diukur dari tingginya gedung atau mulusnya aspal jalanan.

Indikator utama keberhasilan pembangunan kota justru terletak pada seberapa aman warganya, terutama kelompok rentan seperti perempuan dan anak, saat mereka berada di ruang publik.

Menurutnya, ruang publik adalah tempat di mana interaksi sosial terjadi, dan sudah seharusnya tempat tersebut memberikan rasa aman, rasa dihormati, dan perlindungan maksimal.

Wali Kota menjelaskan bahwa upaya pencegahan kekerasan dan pelecehan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendirian.

Diperlukan sinergi yang kuat antara regulasi pemerintah dan kesadaran para pemangku kepentingan di lapangan.

Jakarta Selatan berambisi untuk tidak hanya dikenal sebagai pusat bisnis dan gaya hidup, tetapi juga sebagai wilayah yang menjunjung tinggi keberadaban dan keberpihakan pada perlindungan hak asasi manusia, khususnya bagi mereka yang rentan menjadi korban kejahatan seksual.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

BERITA TERBARU

Ciptakan Ruang Aman bagi Perempuan dan Anak-Anak, Pemkot Jaksel Tegaskan Standar Baru Fasilitas Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!