PT Transjakarta (Aldi Geri Lumban Tobing/Berita Jakarta)
JAKARTA - Bagi warga Jakarta yang hendak melakukan perjalanan ke Bekasi dan sebaliknya dengan menggunakan transportasi publik, kabar segar baru saja berhembus dari PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Sebagai moda transportasi andalan warga ibu kota dan daerah penyangganya, Transjakarta kembali menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas layanannya.
Kali ini, fokus pembenahan tertuju pada salah satu jalur tersibuk yang menghubungkan wilayah perbatasan Bekasi dan Jakarta Timur.
Secara resmi, Transjakarta telah melakukan modifikasi rute pada koridor Harapan Indah – Pulo Gadung (2B) dengan menambahkan sejumlah titik perhentian strategis.
Langkah progresif ini telah mulai diberlakukan sejak awal pekan ini, tepatnya pada hari Senin (19/1/2026) lalu.
Perubahan ini bukan hanya penambahan halte semata, melainkan sebuah upaya konkret untuk memperluas jangkauan aksesibilitas bagi para pelanggan setia.
Dengan adanya modifikasi ini, rute Harapan Indah – Pulo Gadung (2B) kini melayani kawasan yang lebih luas, termasuk Halte Ujung Menteng, Halte Raya Bekasi Pulo Gebang, dan Halte Rawa Terate.
Penambahan ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi penumpang yang selama ini merasa kejauhan untuk mengakses titik pemberhentian bus di area tersebut.
Keputusan untuk memodifikasi rute ini tidak diambil secara tiba-tiba, melainkan melalui proses evaluasi dan mendengarkan masukan dari masyarakat.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan respons langsung perusahaan terhadap aspirasi pelanggan.
Tujuannya sangat jelas, yakni mempermudah mobilitas harian warga yang melintas dari kawasan Jakarta Timur hingga ke Bekasi.
Dalam keterangannya pada hari Rabu (21/1/2026), Ayu menekankan pentingnya aksesibilitas yang inklusif.
Ia berharap penambahan titik perhentian ini dapat memberikan akses yang jauh lebih luas bagi pelanggan, memperpendek jarak tempuh jalan kaki menuju angkutan publik, serta terus mendorong peningkatan budaya penggunaan transportasi massal di kalangan masyarakat urban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta