Rano Karno (Mochamad Tresna Suheryanto)
JAKARTA– Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan langsung ke anggota DPRD soal langkah-langkah yang udah dan sedang dijalankan pemerintah provinsi buat ngurangin kemacetan di Ibu Kota.
Hal ini ia sampaikan dalam rapat paripurna, Senin (8/9), bareng Gubernur Pramono Anung. "Penanganannya pakai manajemen rekayasa lalu lintas jangka pendek," kata Rano saat rapat.
Beberapa langkah yang udah diterapkan, katanya, antara lain nutup beberapa u-turn yang dianggap bikin macet, terus juga menerapkan sistem satu arah di beberapa ruas jalan.
Selain itu, waktu lampu lalu lintas juga diatur ulang supaya lebih efisien. Bukan cuma itu, pemerintah juga lagi beresin bentuk jalan di titik-titik yang sering bikin bottleneck, sambil terus melakukan penertiban parkir liar, termasuk dari PKL dan angkot yang suka ngetem sembarangan.
Soal pembatasan kendaraan, sistem ganjil-genap masih diberlakukan. Bahkan sekarang udah mulai dipasang sistem AI buat bantu ngatur lampu lalu lintas di persimpangan.
Rano juga ngomongin soal integrasi transportasi publik dengan sistem park and ride. Lokasinya udah ada di beberapa titik seperti Kampung Rambutan, Kalideres, Lebak Bulus, dan Ragunan, dan katanya bakal dikembangin ke titik lain juga.
"Intinya, kita pengin warga Jakarta bisa dapet transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau," tutupnya.
Baca juga: Antisipasi Bahaya, Petugas Pangkas Pohon Rindang di Jalan Raya Bogor
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta