JAKARTA - Pernah kebayang nggak sih ribetnya ngurus izin lingkungan buat bangun atau ngelola resor wisata eksotis di kawasan kepulauan?
Dulu, proses birokrasinya mungkin terasa panjang banget dan makan waktu. Tapi tenang aja, sekarang semuanya udah serba digital dan terintegrasi dengan mantap.
Pemerintah daerah terus gaspol bikin urusan perizinan jadi jauh lebih transparan, gampang, dan efisien buat para pelaku usaha.
Nah, biar semua pihak benar-benar ngeh sama sistem baru ini, Suku Dinas Lingkungan Hidup atau Sudin LH Kepulauan Seribu ambil langkah cerdas dengan bikin workshop khusus.
Acara edukatif ini fokus banget bahas Penyusunan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan.
Baca juga: Pemenang Abang-None Kepulauan Seribu Tahun 2026 Siap Memajukan Pariwisata Lestari
Lingkungan lewat platform keren bernama Sistem AmdalNet. Digelar di Gedung Mitra Praja, Sunter Agung, Jakarta Utara, acara ini sukses menarik perhatian banyak pihak yang peduli sama kelestarian alam ibu kota.
Workshop strategis ini digeber intensif selama dua hari berturut-turut, mulai dari tanggal 22 sampai 23 Juli 2026. Ada sekitar 30 peserta yang antusias banget menuhin ruangan acara.
Mereka bukan orang sembarangan, melainkan perwakilan penting dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah terkait dan pastinya para pengelola resor mewah di kawasan wisata unggulan Kepulauan Seribu.
Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Tri Indrawan, ngasih apresiasi jempolan buat kolaborasi apik di acara ini.
Ia berharap banget pelatihan ini bisa tingkatkan pemahaman peserta soal aturan lingkungan hidup terbaru, sekaligus mempertajam skill mereka buat ngenalin potensi dampak lingkungan dengan lebih cepat dan akurat.
Dorong Pengelola Resor Wisata Paham Sistem Digital AmdalNet
Dalam sambutannya, Tri Indrawan nekanin pentingnya pemahaman teknis yang mendalam buat para pelaku usaha wisata laut.
Ia menyebutkan, melalui kegiatan ini para pengelola resor diharapkan memahami peran dan kewajibannya, khususnya dalam penyusunan dokumen UKL-UPL melalui Sistem AmdalNet.
Hal ini dinilai sangat krusial agar tidak ada kendala teknis dalam proses perizinan ke depannya.
Tri juga nambahin poin penting bahwa sistem digital ini sejatinya udah langsung nyambung sama sistem Online Single Submission Risk Based Approach.
Integrasi antar platform yang canggih ini diharapkan bisa bikin proses penerbitan dokumen persetujuan lingkungan makin ngebut. Jadi, pengusaha nggak perlu lagi buang waktu kelamaan nunggu dokumen kelar.
Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Sudin LH Kepulauan Seribu, Sri Hayyu Alynda Heryati, ikut memaparkan bahwa acara ini langsung ngundang narasumber ahli dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.
Materi yang disiapin benar-benar padat dan pas banget sama kebutuhan di lapangan saat ini. Materinya mencakup cara sinkronisasi akun pengguna sampai pemeriksaan lokasi yang berpatokan pada Peta Indikatif Penghentian Pemberian Izin Baru.
Praktik Langsung Bikin Urus Dokumen Lingkungan Makin Sat-Set
Nggak cuma duduk manis dengerin teori, para peserta workshop juga diajak langsung praktik di depan layar.
Baca juga: Cegah Banjir Jakarta, Sudin LH Jakarta Selatan Ajak Siswa SMPN 124 Pilah Sampah Demi Adiwiyata 2027
Sri Hayyu nyebutin kalau semua peserta dapat bimbingan teknis yang super detail soal tata cara nyusun matriks pengelolaan dan pemantauan lingkungan sekitar.
Alur utama dari aplikasi inovatif AmdalNet ini dibedah sampai tuntas. Mulai dari tahap penapisan otomatis, pelingkupan, penyusunan formulir, sampai tahap paling akhir yaitu penerbitan surat persetujuan resmi.
Sri membeberkan, para peserta juga melakukan praktik langsung penggunaan aplikasi AmdalNet agar lebih gampang memahami proses penyusunan dokumen secara teknis.
Manfaat nyata dari metode praktik langsung ini ternyata benar-benar dirasakan oleh semua pihak yang hadir.
Salah satu perwakilan manajemen PT Sepa Permai atau Resor Sepa yang bernama Ida, ngaku sangat terbantu.
Menurutnya, lokakarya semacam ini sukses buka wawasan baru soal operasional sistem digital AmdalNet yang diakuinya masih lumayan asing buat kalangan pebisnis properti wisata.Ida cerita dengan antusias kalau workshop ini amat membantu mereka buat paham prosedur birokrasi terbaru.
Dengan adanya praktik langsung, mereka jadi lebih ngerti alur sistemnya. Ia pun berharap proses perizinan lingkungan ke depan menjadi lebih lancar dan akurat.
Langkah progresif dari jajaran Sudin LH Kepulauan Seribu ini sekali lagi ngebuktiin kuatnya komitmen pemerintah daerah dalam mendukung laju kemajuan pariwisata yang senantiasa menjaga keseimbangan serta kelestarian ekosistem alam raya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta