Sabtu, 07 MARET 2026 • 10:12 WIB

Safari Ramadhan Telah Usai, Pemkot Jaktim Sediakan Penitipan Kendaraan Gratis Bagi Warga saat Mudik

Author

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin Akhiri Safari Ramadhan Tarawih Keliling (Tarling) di Kramat Jati (Jonathan Permana/Kota Administrasi Jakarta Timur)

JAKARTA - Pernahkah kamu merasa waswas saat harus meninggalkan kendaraan kesayangan dan membiarkan rumah dalam keadaan kosong demi merayakan tradisi mudik Lebaran di kampung halaman?

Momen Idulfitri yang seharusnya dipenuhi dengan sukacita bersama keluarga besar di daerah asal sering kali dibayangi oleh rasa khawatir akan risiko pencurian kendaraan bermotor atau bahaya kebakaran akibat korsleting listrik di tempat tinggal yang ditinggalkan.

Bagi kamu warga ibu kota, khususnya di wilayah timur, tahun ini sepertinya beban pikiran tersebut bisa sangat berkurang.

Sebagai bentuk pelayanan nyata menjelang hari raya, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur baru saja meluncurkan sebuah kebijakan pro-rakyat yang sangat solutif, yaitu pembukaan fasilitas penitipan kendaraan secara cuma-cuma alias gratis bagi seluruh warga yang hendak melakukan perjalanan mudik.

Kabar melegakan ini disampaikan secara langsung di tengah-tengah masyarakat oleh Walikota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, bertepatan dengan momen penutupan rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Tarawih Keliling yang akrab disebut Tarling.

Baca juga: Sidak Takjil Ramadhan Pasar Rawamangun, Pemkot Jaktim Pastikan Makanan Aman Dikonsumsi

Acara puncak yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diselenggarakan di Masjid Jami Al Khoirot yang berlokasi di Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, pada hari Kamis (6/3/2026).

Kegiatan keagamaan tahunan ini tidak hanya menjadi panggung silaturahmi antara jajaran aparatur pemerintahan kota dengan warga setempat, tetapi juga dimanfaatkan secara cerdas sebagai wadah sosialisasi persiapan menyambut lonjakan arus mudik.

Dalam kesempatan tatap muka dan dialog tersebut, Walikota Munjirin memberikan porsi perhatian yang sangat besar pada aspek keamanan tempat tinggal warga.

Ia dengan tegas mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar tidak lengah dan senantiasa memastikan kondisi rumah masing-masing sebelum mengunci pintu rapat-rapat menuju kampung halaman.

Pesan utamanya menyoroti hal-hal fundamental namun mematikan, yakni memastikan seluruh steker beraliran listrik telah dicabut dan melepaskan regulator dari tabung gas demi mencegah terjadinya musibah kebakaran.

Kasus kebakaran yang menimpa rumah kosong memang kerap menjadi ancaman klasik di Jakarta saat musim libur panjang, sehingga langkah mitigasi sekecil apa pun sangatlah krusial untuk diterapkan.

Tidak hanya mengurus masalah teknis di dalam area rumah, Munjirin juga menyoroti pentingnya menghidupkan kembali kepedulian sosial antar sesama penghuni lingkungan.

Ia sangat menyarankan agar warga yang hendak pulang kampung tidak lupa untuk menitipkan pengawasan rumahnya kepada saudara terdekat, tetangga sebelah, hingga melapor kepada ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga di wilayah tempat tinggalnya.

Sinergi dan komunikasi akar rumput ini diyakini mampu menciptakan jaring keamanan lingkungan yang sangat kokoh.

Secara spesifik, Walikota juga memberikan instruksi lisan kepada para pengurus RT dan RW untuk mengintensifkan radar pemantauan serta patroli malam di wilayahnya masing-masing selama periode mudik berlangsung agar tidak terjadi celah kejahatan sedikit pun.

Beranjak pada masalah yang tidak kalah menyita pikiran para pemudik, yakni jaminan keamanan kendaraan bermotor, pemerintah kota hadir memberikan jalan keluar yang sangat praktis.

Kita semua tahu bahwa banyak warga pendatang yang menyewa indekos atau rumah petak tanpa fasilitas garasi pribadi sering kebingungan mencari tempat yang terjamin keamanannya untuk memarkirkan mobil atau sepeda motor mereka.

Menjawab keresahan massal ini, Walikota mengonfirmasi bahwa dirinya telah menginstruksikan seluruh jajaran birokrasi di bawahnya untuk menyulap area perkantoran pemerintah menjadi lokasi penitipan kendaraan sementara.

Baca juga: Keren! PMI Jaktim Bagikan Sembako dan Santunan untuk 2.000 Anggota PMR di Bulan Ramadhan

Masyarakat luas kini diperbolehkan untuk memarkirkan aset berharganya di pelataran parkir kantor kelurahan, kantor kecamatan, hingga kompleks Kantor Walikota Jakarta Timur itu sendiri.

Langkah antisipatif ini tentu tidak dilakukan dengan setengah hati. Munjirin memaparkan bahwa ia telah memberikan arahan yang gamblang kepada seluruh camat dan lurah di wilayah administrasinya untuk bersiap melayani warga.

Bagi masyarakat yang memilih moda transportasi umum untuk pulang kampung dan terpaksa meninggalkan kendaraan pribadinya, mereka sangat diundang untuk memanfaatkan lahan parkir di instansi-instansi tersebut.

Sebagai bentuk komitmen perlindungan, para pejabat wilayah juga telah ditugaskan untuk segera menyusun tim satuan tugas atau menunjuk petugas khusus.

Para petugas inilah yang nantinya akan memegang tanggung jawab penuh dalam proses serah terima, pendataan administrasi, hingga penjagaan fisik kendaraan milik warga selama dua puluh empat jam penuh.

Dukungan penuh terhadap kesuksesan program mudik aman dan kelancaran Safari Ramadhan ini juga terefleksi dari kekompakan jajaran pejabat teras Pemerintah Kota Jakarta Timur yang hadir langsung di lokasi.

Turut mendampingi Walikota dalam acara di Masjid Jami Al Khoirot tersebut adalah jajaran elit birokrasi, dimulai dari Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan.

Tidak ketinggalan pula Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur Achmad Salahudin, Asisten Pemerintahan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Pangestu, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Timur Fauzi.

Kehadiran formasi paripurna ini menjadi simbol nyata dari dedikasi kolektif pemerintah kota dalam memberikan jaminan ketenangan bagi warganya.

Dengan adanya inisiatif cemerlang ini, kamu yang berdomisili di Jakarta Timur bisa segera mengepak koper dengan senyum yang jauh lebih lepas.

Rumah aman dari ancaman si jago merah, sementara kendaraan pun terjaga dengan baik di bawah pengawasan petugas tanpa harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyewa garasi komersial.

Jika kamu tertarik untuk menggunakan layanan ini, pastikan untuk segera mendatangi kantor pelayanan tingkat kelurahan atau kecamatan terdekat untuk mengetahui syarat administrasi lengkapnya sebelum kuota area parkir penuh terisi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Timur.jakarta.go.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU