Sambut Bulan Suci Ramadhan 1447H, Sebanyak 34 TPU di Jaktim Ditata Rapi: "Nyekar" Jadi Lebih Nyaman!
JAKARTA - Tradisi ziarah kubur atau “nyekar” menjelang bulan suci Ramadhan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya masyarakat Jakarta.
Momen sakral ini biasanya dimanfaatkan untuk mendoakan keluarga yang telah tiada sekaligus membersihkan area makam leluhur.
Namun, pengalaman spiritual ini sering kali terganggu oleh kondisi pemakaman yang kurang terawat, mulai dari rumput ilalang yang tinggi hingga akses jalan setapak yang becek dan licin setelah hujan.
Menyadari hal ini, Pemerintah Kota Jakarta Timur tidak tinggal diam.
Demi kenyamanan kamu saat berziarah nanti, puluhan Taman Pemakaman Umum (TPU) di wilayah Jakarta Timur kini tengah bersolek besar-besaran.
Baca juga: Sambut Ramadhan Penuh Kehangatan, DWP DKI Jakarta Gelar Tarhib dan Luncurkan Program Wakaf Al-Qur'an
Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Timur bergerak cepat melakukan penataan menyeluruh di 34 TPU yang tersebar di wilayahnya.
Langkah strategis ini diambil khusus untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah yang sudah di depan mata.
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, mengonfirmasi bahwa proses pembenahan infrastruktur dan lanskap makam ini sudah berjalan intensif sejak pekan lalu.
Penataan yang dilakukan oleh Sudin Tamhut Jakarta Timur kali ini tidak sekadar bersih-bersih biasa.
Fokus utamanya adalah perbaikan sarana dan prasarana fisik yang langsung bersentuhan dengan kenyamanan dan keamanan peziarah.
Made menjelaskan secara rinci bahwa salah satu perbaikan krusial adalah pengecoran beton pada jalan setapak di area dalam makam.
Perbaikan akses jalan ini sangat penting agar kamu tidak perlu lagi khawatir alas kaki kotor atau tergelincir saat melangkah menuju pusara keluarga, terutama jika cuaca sedang tidak bersahabat.
Selain akses jalan, aspek keamanan lingkungan juga menjadi prioritas.
Petugas di lapangan melakukan penopingan atau pemangkasan dahan pohon-pohon rindang yang dinilai rapuh dan berpotensi membahayakan pengunjung.
Di sisi lain, pembabatan rumput liar yang sudah tinggi dilakukan secara masif untuk menghilangkan kesan angker dan kusam pada area pemakaman.
Tak berhenti di situ, Sudin Tamhut juga menyasar area petak makam yang kondisinya miring akibat pergeseran tanah.
Makam-makam tersebut diperbaiki dan diratakan kembali agar terlihat rapi dan menghormati jenazah yang dimakamkan.
Saluran air yang tersumbat sampah atau lumpur dibersihkan, dan turap-turap saluran air yang rusak diperbaiki untuk mencegah genangan air yang bisa mengganggu akses peziarah.
Baca juga: Pulang Kerja Tak Perlu Panik, Transjakarta Siapkan 520 Ribu Takjil Gratis Selama Ramadhan 2026
Bahkan, fasilitas sanitasi seperti kamar mandi di sejumlah TPU juga turut direnovasi agar lebih layak pakai dan higienis bagi masyarakat umum.
Untuk memastikan seluruh pekerjaan ini selesai tepat waktu dan hasil yang maksimal sebelum puncak arus kedatangan peziarah, Sudin Tamhut Jakarta Timur mengerahkan kekuatan penuh.
Sebanyak 350 personel Satuan Tugas (Satgas) Hijau diterjunkan langsung ke lapangan. Mereka adalah petugas yang sehari-harinya memang bertanggung jawab merawat keasrian di 34 TPU tersebut.
Made Widhi menyebutkan beberapa lokasi TPU populer yang menjadi sasaran utama penataan ini. Di antaranya adalah TPU Kalisari, TPU Cipinang Besar, TPU Pondok Kelapa, hingga TPU Pondok Ranggon.
Dengan jumlah personel yang masif dan tersebar di titik-titik krusial tersebut, diharapkan seluruh area pemakaman bisa tampil dengan wajah baru yang lebih bersih, asri, dan tertata rapi saat warga mulai berdatangan dalam beberapa hari ke depan.
"Total ada 34 TPU yang ditata sejak pekan lalu. Ini bagian dari peningkatan kualitas pelayanan pada masyarakat yang akan ziarah ke TPU," tegas Made Widhi.
Upaya nyata pemerintah kota dalam mempercantik area pemakaman ini mendapat sambutan hangat dari warga setempat.
Sofyan (54), salah satu warga Pondok Kopi, mengungkapkan rasa terima kasihnya secara langsung, khususnya kepada pengelola TPU Pondok Kelapa.
Menurutnya, pembenahan ini sangat membantu warga yang ingin berdoa dengan khusyuk tanpa terganggu kondisi lingkungan yang kotor atau fasilitas yang rusak.
"Setiap jelang Ramadhan, kami sering berziarah ke makam. Kami berterima kasih karena area TPU terus ditata agar lebih nyaman," ujar Sofyan mengapresiasi kinerja petugas di lapangan.
Pernyataan Sofyan mewakili suara banyak warga Jakarta Timur yang menggantungkan harapannya pada pelayanan publik yang prima.
Dengan kondisi TPU yang lebih layak, tradisi ziarah menjelang Ramadhan tahun ini diharapkan bisa berjalan lebih khidmat.
Jadi, bagi kamu warga Jakarta Timur yang sudah merencanakan agenda "nyekar" dalam waktu dekat, bersiaplah disambut dengan suasana TPU yang lebih nyaman, aman, dan tertata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta