Unbeaten! Jakarta LavAni Livin' Transmedia Bekuk Garuda Jaya 3 Set Langsung, Asa Juara Proliga 2026 Terbuka Lebar
JAKARTA - Apakah kamu sedang mencari bukti dominasi mutlak di lapangan voli nasional tahun ini?
Jawabannya baru saja tersaji di GOR Ken Arok, Malang. Jakarta LavAni Livin' Transmedia kembali menegaskan statusnya sebagai kandidat terkuat juara Proliga 2026 setelah melibas lawannya tanpa ampun.
Dalam pertandingan yang digelar pada Minggu (8/2/2026), sang juara bertahan sukses menundukkan Jakarta Garuda Jaya dengan kemenangan telak 3-0.
Hasil ini bukan sekadar tambahan poin, melainkan pesan nyata kepada para rival bahwa LavAni semakin matang dan sulit dihentikan jelang fase krusial kompetisi.
Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer GOR Ken Arok langsung memanas. Jakarta LavAni Livin' Transmedia tidak membuang waktu untuk menunjukkan kelasnya.
Pada set pertama, mereka tampil sangat agresif, menekan pertahanan lawan dengan spike keras dan blok yang rapat.
Jarak skor yang tercipta cukup jauh, membuat Jakarta Garuda Jaya kesulitan mengembangkan permainan. LavAni pun menutup set pembuka ini dengan skor meyakinkan, 25-18.
Namun, drama sesungguhnya terjadi pada set kedua. Jakarta Garuda Jaya, yang didominasi oleh pemain muda, menolak untuk menyerah begitu saja.
Mereka sempat mencuri poin awal dan memberikan perlawanan sengit.
Bahkan, Garuda Jaya sempat mengejar ketertinggalan dari 5-8 menjadi imbang 9-9, dan secara mengejutkan berbalik unggul 12-10.
Momen ini sempat membuat pendukung LavAni menahan napas.
Akan tetapi, mental juara berbicara. LavAni merespons situasi kritis tersebut dengan ketenangan luar biasa.
Mereka kembali mengontrol ritme pertandingan, meminimalkan kesalahan sendiri, dan perlahan menyusul hingga akhirnya mengunci kemenangan dramatis di set kedua dengan skor 25-23.
Memasuki set ketiga, konsistensi LavAni kembali tak terbendung.
Meskipun Garuda Jaya berusaha keras menjaga jarak skor agar tidak tertinggal jauh, kematangan strategi LavAni membuat mereka tetap stabil.
Pertandingan pun ditutup dengan kemenangan 25-19, memastikan tiga poin penuh bagi LavAni.
Kemenangan ini tidak lepas dari strategi cerdas pelatih Jakarta LavAni Livin' Transmedia, Erwin Rusni.
Ia mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan timnya bukan hanya pada pemain inti, melainkan kedalaman skuad yang merata.
Erwin secara khusus menyoroti pentingnya rotasi pemain sebagai persiapan menuju babak final four Proliga.
"Alhamdulillah, kami selalu bersyukur pemain sehat dan diberi kemenangan. Kenapa rotasi? Karena kita mencoba semuanya agar di final four nanti tidak kaget, semua pemain siap," ujar Erwin pasca pertandingan.
Erwin juga menanggapi momen ketika timnya sempat tertinggal di set kedua.
Menurutnya, hal tersebut wajar terjadi dalam dinamika pertandingan, namun ia tetap memberikan peringatan keras kepada para pemainnya agar tidak kehilangan fokus.
"Saya rasa itu biasa, karena mereka senior, tapi saya ingatkan pemain jangan sampai main-main. Kami menjaga ritme agar tidak terulang lagi," tambahnya.
Kekuatan utama LavAni di Proliga 2026 ini memang terletak pada komposisi pemain lokal yang sangat solid. Erwin menegaskan bahwa ia tidak takut melakukan pergantian pemain karena kualitas pemain pengganti setara dengan pemain utama.
"Pemain lokal kita merata semua. Pengganti Boy selama ini kami tidak takut rotasi dan teman-teman bisa mengatasi itu semua," tegasnya.
Di sisi lain, pelatih Jakarta Garuda Jaya, Nur Widiyanto, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya.
Meskipun harus mengakui keunggulan lawan yang lebih senior dan berpengalaman, ia menilai timnya telah menunjukkan daya juang yang patut diacungi jempol, terutama saat sempat memimpin di set kedua.
"Semua orang tahu LavAni seperti apa, cuma kami tetap berupaya memberi perlawanan. Tadi anak-anak sudah berusaha," kata Nur Widiyanto.
Bagi Jakarta Garuda Jaya, musim Proliga 2026 ini adalah tentang proses dan pembelajaran.
Nur Widiyanto menegaskan bahwa fokus timnya saat ini adalah realistis, mengumpulkan poin demi poin di setiap pertandingan, alih-alih terbebani dengan target besar yang muluk-muluk.
"Kami tidak berpikir jauh ke final four, tapi fokus poin demi poin. Final four itu hasil, tapi kami berusaha agar tiap pertandingan bisa dapat poin," pungkasnya.
Hasil pertandingan ini semakin memperkokoh posisi Jakarta LavAni Livin' Transmedia di papan atas klasemen, sementara Jakarta Garuda Jaya harus segera berbenah untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.
Bagi kamu penikmat voli, konsistensi LavAni tentu menjadi sinyal bahwa persaingan menuju gelar juara akan semakin menarik untuk disimak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber Berita