Demi Jakarta Bebas Banjir, Gubernur Pramono Anung Pimpin Gerakan "Jaga Jakarta Bersih" Bersama 171 Ribu Personel
JAKARTA - Pernahkah kamu membayangkan bagaimana wajah Jakarta jika ratusan ribu orang bergerak serentak membersihkan lingkungan dalam satu hari?
Pemandangan luar biasa inilah yang baru saja terjadi di Ibu Kota pada hari Minggu (8/2/2026).
Bukan sekadar wacana, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru saja menggebrak dengan aksi nyata demi menanggulangi masalah klasik perkotaan: sampah dan banjir.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turun langsung ke lapangan untuk memimpin gerakan masif ini, memberikan sinyal kuat bahwa kebersihan kota adalah tanggung jawab bersama yang tak bisa ditunda lagi.
Pusat perhatian kali ini tertuju pada RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
Lokasi ini dipilih bukan tanpa alasan, mengingat riwayatnya yang kerap menjadi titik perhatian saat musim hujan tiba.
Di sini, semangat gotong royong terasa begitu kental saat Gubernur Pramono memimpin pelaksanaan kerja bakti bertajuk “Jaga Jakarta Bersih”.
Kegiatan di Cipinang Melayu pagi ini berlangsung dengan energi yang sangat positif.
Tidak main-main, satu titik lokasi ini saja dipadati oleh sekitar 1.000 personel gabungan yang siap kotor demi lingkungan yang bersih.
Barisan garda terdepan ini terdiri dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta dukungan penuh dari personel TNI, Polri, dan Palang Merah Indonesia (PMI).
Kehadiran Gubernur Pramono Anung di tengah-tengah warga dan petugas memberikan suntikan moral tersendiri.
Ia memastikan bahwa program bertajuk “Jaga Jakarta Bersih” ini bukan sekadar slogan, melainkan sebuah aksi taktis untuk memitigasi risiko banjir dan menciptakan lingkungan yang layak huni bagi kamu dan seluruh warga Jakarta.
Namun, apa yang terjadi di Cipinang Melayu hanyalah “puncak gunung es” dari pergerakan raksasa yang sedang terjadi di seluruh penjuru Jakarta.
Dalam sambutannya, Pramono Anung mengungkapkan data yang mencengangkan mengenai skala kegiatan ini.
"Kerja bakti serentak hari ini melibatkan 171.134 personel gabungan lintas instansi," ungkap Mas Pram, sapaan akrab orang nomor satu di DKI Jakarta tersebut.
Angka ini menunjukkan keseriusan Pemprov DKI dalam menggalakkan program kebersihan kota secara menyeluruh.
Untuk mendukung tenaga manusia yang luar biasa tersebut, armada alat berat juga diterjunkan secara strategis.
Pramono menjelaskan bahwa sebanyak 60 unit ekskavator dan 144 unit dump truck beroperasi secara simultan di 66 lokasi prioritas, termasuk di wilayah Cipinang Melayu.
Pengerahan alat berat ini difokuskan untuk pengerukan saluran air dan pengangkatan sampah yang sudah mengendap lama.
Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti ini akan dilakukan secara rutin.
Tujuannya, menciptakan Jakarta yang lebih nyaman, aman, serta mendukung upaya penambahan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Dengan lingkungan yang bersih, area-area potensial untuk penghijauan akan lebih mudah dipetakan dan dikelola.
Hadirnya Ketua Umum PMI Pusat, Jusuf Kalla (JK), dalam kegiatan Jaga Jakarta Bersih ini menambah bobot urgensi acara.
JK tidak hanya hadir sebagai simbol, tetapi menekankan poin krusial tentang dampak ekonomi dari lingkungan yang kotor.
Menurutnya, banjir yang disebabkan oleh tumpukan sampah menimbulkan kerugian ekonomi yang sangat masif bagi masyarakat.
Kerugian ini mulai dari terhentinya aktivitas usaha warga hingga pemborosan bahan bakar kendaraan akibat kemacetan parah yang ditimbulkan genangan air.
"Masyarakat harus ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan. PMI siap mendukung dan memberikan kontribusi nyata menjaga kebersihan," tegas JK mengajak seluruh elemen masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan konkret, JK menyebutkan bahwa PMI memulai inisiatif dengan membantu masyarakat melalui penyediaan alat kebersihan sederhana.
Ia menyarankan agar setiap rumah minimal memiliki satu sekop untuk memudahkan pembersihan lingkungan secara mandiri.
Pesan pamungkasnya sangat relevan untuk kamu ingat dan terapkan, "Jangan membuang sampah sembarangan."
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, memastikan bahwa wilayahnya bergerak total dalam menyukseskan agenda Jaga Jakarta Bersih ini.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran ASN, PJLP, BUMD, serta TNI-Polri yang bahu-membahu di lapangan tanpa kenal lelah.
Baca juga: Gerakan "Jaga Jakarta Bersih" Digelar Serentak, Pemprov DKI Turun Tangan Bareng Warga!
"Aksi kerja bakti di Cipinang Melayu ini merupakan salah satu titik dari total 65 lokasi di Jakarta Timur. Sebab semua kelurahan menggelar kegiatan kerja bakti," tandas Munjirin.
Pernyataan Munjirin ini membuktikan bahwa semangat kebersihan telah merata hingga ke tingkat akar rumput.
Gerakan yang dipimpin oleh Pramono Anung ini menjadi pengingat bagi kamu bahwa Jakarta adalah rumah kita bersama.
Pemerintah telah menyiapkan alat canggih dan ratusan ribu personel, namun kunci utamanya tetap ada pada kebiasaan warga sehari-hari.
Mari mulai dari hal kecil di lingkungan sendiri, karena Jakarta yang bersih adalah awal dari hidup yang lebih sehat dan sejahtera.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta