Peduli Korban Banjir Jakarta, Baznas Jaktim dan King Abdi MasterChef Siapkan 6 Ribu Porsi Makanan Enak
JAKARTA - Bayangkan situasi sulit di mana genangan air mengepung permukiman, akses jalan menjadi terbatas, dan rasa lelah bercampur lapar mulai menyerang para warga terdampak bencana.
Dalam kondisi darurat seperti ini, kehadiran makanan hangat sering kali menjadi penawar duka yang paling dinanti.
Namun, ada pemandangan berbeda dan istimewa di Jakarta Timur kali ini.
Bukan sekadar nasi bungkus biasa yang dibagikan, melainkan hidangan lezat yang diracik langsung oleh tangan terampil finalis kompetisi memasak ternama, MasterChef Indonesia.
Inisiatif luar biasa ini hadir sebagai bentuk kepedulian nyata untuk memuliakan para penyintas banjir di wilayah tersebut.
Kolaborasi Baznas Jaktim dan King Abdi di Dapur Umum
Baznas (Bazis) Jakarta Timur bergerak cepat merespons musibah banjir yang melanda akibat luapan Kali Ciliwung.
Mereka mendirikan sebuah dapur umum yang berlokasi strategis di lahan kosong milik SDN Cawang 01, tepatnya di Jalan Taman Harapan RT 04/03, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
Lokasi ini dipilih agar distribusi makanan dapat dilakukan dengan segera kepada warga yang membutuhkan.
Dapur umum ini tidak main-main dalam persiapannya, karena telah dilengkapi dengan lima unit kompor gas serta penggorengan berukuran besar yang siap mengepulkan asap aroma masakan penggugah selera.
Hal yang membuat dapur umum ini menjadi sorotan adalah kehadiran sosok King Abdi, finalis MasterChef Indonesia yang dikenal dengan kemampuan masaknya yang mumpuni.
Baznas (Bazis) sengaja menggandeng King Abdi bersama tim juru masak profesional lainnya untuk memastikan kualitas makanan yang diterima oleh penyintas genangan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga nikmat dan layak konsumsi.
Langkah ini diambil untuk menjaga standar gizi dan cita rasa, sehingga warga yang sedang tertimpa musibah tetap bisa merasakan kebahagiaan melalui santapan yang enak.
Wakil Ketua III Baznas (Bazis) DKI Jakarta, Sholihah, menjelaskan bahwa pendirian dapur umum ini sangat mendesak mengingat jumlah pengungsi dan luasnya wilayah yang terdampak genangan air cukup signifikan.
Wilayah operasional dapur umum ini mencakup pelayanan bagi penyintas di beberapa titik krusial, mulai dari Kelurahan Cawang, Cililitan, Bidara Cina, hingga Kampung Melayu.
Sholihah menegaskan bahwa pada hari Jumat (30/1/2026) ini, timnya menargetkan untuk menyiapkan sebanyak enam ribu porsi makanan bagi warga yang berada di sepanjang aliran Kali Ciliwung.
Rencananya, dapur umum ini akan beroperasi penuh selama satu hari, namun pihak Baznas membuka kemungkinan perpanjangan operasional jika situasi di lapangan masih membutuhkan bantuan logistik lanjutan.
Menu Spesial Racikan Chef Profesional dan Dukungan Warga
Kualitas hidangan menjadi prioritas utama dalam aksi kemanusiaan ini. Koordinator Baznas (Bazis) Jakarta Timur, Eka Napisa, membeberkan bahwa proses memasak dibantu oleh 12 juru masak profesional yang merupakan alumni Chef Nusantara.
Kolaborasi ini menghasilkan menu makan malam yang istimewa bagi para korban banjir.
Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Segera Bangun Waduk Polor di Kali Angke, Solusi Baru Hadapi Cuaca Ekstrem
Kamu bisa membayangkan betapa nikmatnya menyantap bihun kari ayam yang kaya rempah, dipadukan dengan kentang goreng renyah, mi goreng, serta kerupuk sebagai pelengkap.
Menu ini dirancang tidak hanya untuk mengisi perut, tetapi juga memberikan kehangatan di tengah cuaca yang dingin akibat hujan dan banjir.
Aksi cepat tanggap ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin.
Saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur umum, Essie menyatakan rasa bangganya atas langkah konkret Baznas (Bazis) yang telah memberi manfaat nyata bagi warga.
Ia sangat menghargai pelibatan juru masak profesional yang menjamin kualitas dan higienitas makanan.
Menurutnya, kehadiran TP PKK di lokasi juga merupakan bentuk dukungan moral serta semangat kolaborasi untuk meringankan beban sesama.
Semangat Gotong Royong Warga Cawang
Selain peran para chef dan pejabat, semangat gotong royong warga lokal juga menjadi nyawa dari dapur umum ini. Ketua RW 03 Kelurahan Cawang, Darwono, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam.
Ia menyebutkan bahwa warga setempat tidak hanya diam menunggu bantuan, tetapi turut serta ambil bagian.
Sekitar 25 warga dikerahkan untuk membantu operasional dapur umum, mulai dari tugas mencuci daging ayam, mengupas kentang, hingga proses pengemasan makanan agar siap didistribusikan.
Sinergi antara lembaga zakat, selebriti chef, pemerintah, dan warga setempat ini membuktikan bahwa kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat kita.
Mari kita doakan agar genangan air segera surut dan saudara-saudara kita di Jakarta Timur dapat kembali beraktivitas dengan normal.
Jika kamu memiliki kelebihan rezeki, jangan ragu untuk menyalurkan bantuan kamu ke lembaga terpercaya di sekitarmu sekarang juga!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta