Minggu, 25 JANUARI 2026 • 19:14 WIB

Jakarta LavAni Livin' Transmedia Bungkam Surabaya Samator 3 Set Langsung, Perkasa di Puncak Klasemen Sementara Proliga 2026

Author

Jakarta LavAni Livin' Transmedia di Proliga 2025 Jatidiri, Semarang (Proliga)

JAKARTA - Gelaran kompetisi bola voli kasta tertinggi di Tanah Air, Proliga 2026 Putaran 1 Seri III Bandung, mencapai puncaknya pada hari Minggu (25/1/2026).

Atmosfer di GOR Sabilulungan, Kompleks Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, terasa begitu panas dan bergemuruh.

Ribuan pasang mata menjadi saksi keperkasaan sang juara bertahan, Jakarta LavAni Livin' Transmedia, yang kembali menunjukkan taringnya.

Menghadapi tim legendaris yang kini dihuni oleh skuad muda, Surabaya Samator, LavAni tampil tanpa ampun dan menutup laga pamungkas seri Bandung ini dengan kemenangan telak tiga set langsung.

Pertandingan yang digelar pada jam kedua di sektor putra ini awalnya diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat sejarah panjang kedua klub di kancah voli nasional.

Baca juga: Sempat Tertinggal di Set Pertama, Jakarta Livin' Mandiri Berhasil "Epic Comeback" Kontra Jakarta Popsivo Polwan

Namun, realitas di lapangan menunjukkan perbedaan kematangan mental dan strategi yang cukup mencolok.

Skuad asuhan Nicolas Vives tersebut sukses membungkus kemenangan dengan skor meyakinkan 3-0 (25-20, 25-18, 25-19), sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai penguasa tunggal klasemen sementara Proliga 2026.

Dominasi Total Sejak Peluit Pertama

Sejak set pertama dimulai, Jakarta LavAni Livin' Transmedia langsung mengambil inisiatif serangan. Turun dengan kekuatan penuh dan deretan pemain bintang yang sudah tidak asing lagi di telinga pecinta voli Indonesia, LavAni tidak memberikan ruang sedikit pun bagi Surabaya Samator untuk mengembangkan permainan.

Boy Arnes, yang menjadi salah satu motor serangan utama LavAni, tampil trengginas dengan variasi spike keras yang kerap kali gagal dibendung oleh blocker lawan. 

Di sisi lain lapangan, Surabaya Samator yang datang dengan semangat muda mencoba memberikan perlawanan. 

Namun, jam terbang dan pengalaman berbicara banyak dalam laga ini. Skuad muda Samator tampak kesulitan menembus pertahanan rapat yang dibangun oleh LavAni. 

Beberapa kali serangan yang dibangun justru patah di tengah jalan atau berhasil diredam dengan dig yang sempurna oleh para pemain bertahan LavAni. 

Set pertama berjalan cukup intens, namun LavAni mampu menjaga jarak poin dengan nyaman dan menutup sesi pembuka ini dengan kemenangan 25-20. 

Kemenangan di set pertama ini menjadi modal psikologis yang sangat penting bagi LavAni untuk mendikte jalannya pertandingan selanjutnya.

Strategi Buntu Samator Menghadapi Tembok LavAni

Memasuki set kedua, pelatih Surabaya Samator, Rodolfo Luis Sanchez, mencoba melakukan beberapa penyesuaian strategi untuk meredam agresivitas lawan.

Harapan sempat muncul ketika Rama Fazza Fauzan, salah satu andalan Samator, berhasil melancarkan beberapa spike keras yang membuahkan poin dan sorakan dari para pendukung.

Serangan-serangan sporadis dari Rama memang sempat merepotkan, namun hal tersebut belum cukup untuk menggoyahkan konsistensi permainan LavAni secara keseluruhan.

Jakarta LavAni Livin' Transmedia justru semakin "gacor" di set kedua. Keunggulan 1-0 membuat mereka bermain lebih lepas dan taktis.

Baca juga: Mengenal Yana Shcherban: Pevoli Cantik dari Negeri Beruang Merah Andalan Jakarta Pertamina Enduro

Setter LavAni dengan cerdik membagi bola, memanjakan para spiker untuk melakukan eksekusi mematikan dari berbagai posisi.

Poin demi poin diraih LavAni dengan relatif mudah, memperlebar jarak skor yang membuat mental pemain muda Samator sedikit tertekan.

Kesalahan-kesalahan sendiri atau unforced errors mulai terlihat dari kubu Samator, mulai dari service yang menyangkut di net hingga penerimaan bola pertama yang kurang sempurna. Set kedua pun berakhir lebih cepat dengan dominasi mutlak LavAni di angka 25-18.

Perjuangan Skuad Muda dan Instruksi Rodolfo Sanchez

Tertinggal 0-2 membuat situasi menjadi kritis bagi Surabaya Samator. Di pinggir lapangan, pelatih Rodolfo Luis Sanchez terlihat sangat aktif memberikan instruksi khusus kepada anak asuhnya.

Ia berkali-kali meminta para pemain untuk lebih tenang dan berani dalam mengambil keputusan. Harapan besar diletakkan pada pundak setter internasional mereka, Lyvan Taboada Diaz, untuk bisa menciptakan variasi serangan yang lebih tak terduga guna mengecoh blok tinggi para pemain LavAni.

Namun, eksekusi di lapangan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meskipun Lyvan Taboada Diaz berusaha keras mengatur ritme dan membagi bola ke berbagai sisi, para eksekutor Samator seperti Muhammad Alif Zaidhan di posisi Opposite, Tedi Oka Syahputra sebagai Middle Blocker, hingga Ageng Wardoyo di posisi Outside Hitter tampak kalah performa dibandingkan lawan-lawannya. 

Serangan mereka sering kali terbaca, atau kalaupun masuk, LavAni mampu melakukan serangan balik (counter-attack) yang jauh lebih mematikan. 

Di set ketiga ini, LavAni tidak mengendurkan serangan sedikit pun meski sudah unggul jauh. Mereka tetap bermain disiplin dan fokus untuk segera menyudahi pertandingan. 

Mental juara benar-benar ditunjukkan oleh LavAni, di mana mereka tidak membiarkan momentum berpindah ke tangan lawan. 

Akhirnya, sebuah serangan pamungkas menutup perlawanan Surabaya Samator di set ketiga dengan skor 25-19. Kemenangan ini memastikan LavAni menyapu bersih laga dengan poin penuh tanpa kehilangan satu set pun.

Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen

Hasil pertandingan di GOR Jalak Harupat ini memiliki implikasi besar terhadap susunan klasemen sementara Proliga 2026 sektor putra.

Kemenangan atas Surabaya Samator mengukuhkan posisi Jakarta LavAni Livin' Transmedia sebagai pemuncak klasemen yang belum tergoyahkan.

Hingga berakhirnya Seri III di Bandung ini, LavAni mencatatkan rekor impresif dengan meraih empat kemenangan dari laga-laga yang telah dilakoni.

Dengan koleksi total 12 poin, LavAni berdiri kokoh sendirian di puncak, meninggalkan para pesaingnya. Mereka menunjukkan konsistensi permainan yang luar biasa, kombinasi antara pertahanan solid dan serangan eksplosif yang sulit dicarikan penawarnya oleh tim lain sejauh ini.

Baca juga: Jadwal Proliga 2026 Matchweek 3: Bandung Jadi Tuan Rumah!

Di bawah bayang-bayang dominasi LavAni, persaingan di papan tengah juga tidak kalah menarik. Jakarta Bhayangkara Presisi menempel di posisi kedua.

Meskipun terpaut poin yang cukup signifikan, Bhayangkara Presisi berhasil mengamankan dua kemenangan dengan total raihan 7 poin.

Mereka menjadi salah satu tim yang diprediksi bisa memberikan perlawanan berarti bagi LavAni di putaran-putaran selanjutnya.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh pendatang baru yang penuh kejutan, Jakarta Garuda Jaya. Tim ini juga mengemas dua kemenangan, namun dengan perolehan poin yang sedikit lebih rendah, yakni 5 poin.

Kehadiran Garuda Jaya di tiga besar membuktikan bahwa persaingan Proliga 2026 sangat dinamis dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Bagi Surabaya Samator, kekalahan telak dari LavAni menahan mereka di posisi keempat klasemen sementara. Tim legendaris ini baru mengoleksi satu kemenangan dengan total 2 poin.

Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang sangat besar bagi pelatih Rodolfo Luis Sanchez untuk segera membenahi mentalitas dan teknis permainan skuad mudanya sebelum memasuki seri berikutnya.

Mereka harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos ke babak final four.

Nasib kurang beruntung dialami oleh Medan Falcons Tirta Bhagasasi yang terdampar di dasar klasemen.

Hingga berakhirnya seri Bandung, mereka belum sekalipun mencicipi manisnya kemenangan dan hanya mampu mengumpulkan 1 poin dari hasil pertandingan yang memaksa deuce atau kalah tipis sebelumnya.

Kemenangan Jakarta LavAni Livin' Transmedia di Bandung bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan sebuah pernyataan tegas kepada seluruh kontestan Proliga 2026 bahwa sang juara bertahan masih terlalu tangguh untuk ditumbangkan.

Namun, kompetisi masih panjang, dan segala kemungkinan masih bisa terjadi di seri-seri mendatang.

Patut dinantikan apakah Surabaya Samator dan tim-tim lainnya mampu menemukan formula jitu untuk meruntuhkan dominasi LavAni di putaran selanjutnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU