Jumat, 23 JANUARI 2026 • 17:28 WIB

Mengenal Alaaeddine Ajaraie: "The Goal Machine" Asal Maroko yang Siap Membuat Gebrakan Baru Bersama Persija Jakarta

Author

Alaaeddine Ajaraie (indiansuperleague.com)

JAKARTA - Kabar gembira datang menyelimuti markas besar tim berjuluk Macan Kemayoran di tengah bergulirnya kompetisi BRI Super League musim 2025/26.

Jauh sebelum hadirnya "Benteng Takeshi" asal Brasil, Paulo Ricardo Ferreira, Persija Jakarta telah menunjukkan keseriusannya dalam membenahi lini serang dengan mendatangkan sosok penyerang asing yang memiliki reputasi menakutkan di depan gawang lawan.

Baca juga: 5 Laga Terakhir Persib Bandung vs Persija Jakarta: Siapa Pecundangnya?

Manajemen tim Ibu Kota secara resmi mendaratkan Alaaeddine Ajaraie, penyerang berkebangsaan Maroko yang didatangkan dengan status pinjaman.

Kehadiran pemain berusia 33 tahun ini diharapkan menjadi solusi instan atas kebutuhan tim akan seorang target man yang klinis dan berpengalaman.

Kedatangan Ajaraie bukan sekadar transfer biasa, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa Persija ingin kembali ke jalur dominasi.

Pemain yang sebelumnya merumput di Liga Super India (ISL) bersama NorthEast United ini membawa portofolio yang sangat mentereng.

Para pendukung setia, The Jakmania, tentu menaruh harapan besar agar sang pemain dapat segera beradaptasi dengan iklim sepak bola Indonesia yang keras dan cepat.

Statistik Mengerikan: 23 Gol dari 24 Laga

Alasan utama mengapa julukan "The Goal Machine" disematkan kepada Alaaeddine Ajaraie bukanlah tanpa dasar.

Rekam jejaknya selama membela NorthEast United di India benar-benar membuat siapa pun yang melihat statistiknya akan geleng kepala.

Selama berseragam klub tersebut, Ajaraie mencatatkan angka produktivitas yang fantastis, yakni mencetak 23 gol dari total 24 pertandingan yang ia mainkan.

Rasio gol yang nyaris menyentuh angka satu gol per pertandingan ini adalah statistik yang sangat langka ditemukan pada striker modern saat ini.

Ketajaman Ajaraie di kotak penalti lawan membuktikan bahwa ia adalah tipe penyerang yang sangat efektif dan efisien. Ia tidak membutuhkan banyak peluang untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Naluri pembunuhnya di depan gawang inilah yang sangat dibutuhkan oleh Persija Jakarta untuk mengarungi sisa musim kompetisi.

Dengan pengalaman matangnya di usia 33 tahun, Ajaraie dinilai memiliki ketenangan mental yang dibutuhkan untuk menghadapi tekanan tinggi dari ekspektasi publik Jakarta.

Ia bukan lagi pemain muda yang butuh pembuktian, melainkan veteran yang tahu persis bagaimana cara menaklukkan kiper lawan.

Baca juga: Mengenal Paulo Ricardo Ferreira: Bek Anyar Persija Jakarta Seharga Rp5,21 Miliar yang Pernah Tahan Imbang Crystal Palace

Nilai Pasar Sang Bomber Anyar

Meskipun usianya sudah menginjak kepala tiga, performa Alaaeddine Ajaraie justru terlihat semakin matang.

Sebagai pemain yang lahir dan besar dengan kultur sepak bola Maroko yang kental akan teknik dan fisik prima, ia membawa gaya main yang agresif namun tetap elegan. 

Di pasar transfer, nilai seorang striker sering kali ditentukan oleh jumlah gol yang ia cetak. Dengan statistik gemilang yang ia bawa dari India, nilai pasar Ajaraie tentu berada di angka yang kompetitif.

Berdasarkan data terbaru dari Transfermarkt, nilai pasar penyerang 33 tahun itu ditaksir mencapai Rp6,08 Miliar.

Keputusan manajemen Persija untuk meminjamnya merupakan langkah cerdas secara finansial dan strategis, mengingat mereka mendapatkan jasa pemain berkualitas tinggi yang sedang berada dalam performa puncaknya atau on fire.

Kehadiran Ajaraie juga menambah deretan pemain asal Afrika Utara yang sukses berkarier di Asia.

Adaptasi diprediksi tidak akan menjadi masalah besar baginya, mengingat kultur sepak bola di India dan Indonesia memiliki beberapa kemiripan, terutama dalam hal fanatisme suporter dan cuaca tropis. 

Hal ini menjadi nilai tambah tersendiri yang membuat tim pelatih optimis bahwa sang pemain bisa langsung "nyetel" dengan skema permainan yang diterapkan.

Menanti Debut Bersama Paulo Ricardo Ferreira

Antusiasme The Jakmania kini tertuju pada laga lanjutan BRI Super League 2025/26 yang akan digelar pada hari Jumat (23/1/2026). Persija Jakarta dijadwalkan akan menjamu tim kuat Madura United pada pukul 19.00 WIB.

Laga ini diprediksi akan menjadi panggung debut bagi Alaaeddine Ajaraie. Namun, yang membuat laga ini semakin menarik adalah potensi duetnya dengan pemain anyar lainnya, Paulo Ricardo Ferreira, yang didatangkan dari Liga Finlandia.

Kombinasi antara ketajaman Ajaraie dan visi bermain Paulo Ricardo digadang-gadang akan menjadi momok menakutkan bagi pertahanan lawan di sisa musim ini.

Pelatih Persija memiliki opsi menarik untuk langsung menurunkan kedua pemain baru ini guna memberikan kejutan taktis kepada Madura United.

Jika Ajaraie diturunkan sejak menit awal, tugas utamanya tentu mengonversi setiap peluang menjadi gol dan membuktikan bahwa ketajamannya di India dapat ia ulangi di Indonesia.

Baca juga: Amankan Laga Persija Vs Madura United di GBK Malam Nanti, 1.300 Personel Gabungan Dikerahkan

Pertandingan kontra Madura United bukan hanya perebutan tiga poin, tetapi juga menjadi etalase pembuktian bagi "The Goal Machine" baru kebanggaan Jakarta ini. 

Publik sepak bola tanah air kini menanti, apakah ledakan gol Ajaraie akan langsung terdengar di laga debutnya malam nanti?

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Transfermarkt

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU