Sudin Nakertransgi Jaktim Sukses Bantu 1.350 Warga "Level Up" Skill Gratis Sepanjang Tahun 2025
JAKARTA - Isu sulitnya mencari pekerjaan atau job seeking masih menjadi momok yang menghantui banyak anak muda di ibu kota.
Persaingan yang ketat seringkali membuat para pencari kerja merasa putus asa jika tidak memiliki keahlian khusus. Menjawab keresahan tersebut, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi) mengambil langkah konkret.
Sepanjang tahun 2025, mereka sukses memberikan pelatihan kerja kepada 1.350 warga Jakarta Timur sebagai upaya menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Kepala Subbagian Tata Usaha Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Timur, Aldino Septa Anugrah, menegaskan bahwa rangkaian pelatihan yang digelar sejak Februari hingga November 2025 ini dirancang khusus untuk memberikan dampak langsung.
Pemerintah menyadari bahwa ijazah saja terkadang tidak cukup, dibutuhkan hard skill yang relevan agar seseorang bisa bersaing di dunia profesional atau bahkan berani membuka usaha sendiri.
Baca juga: Kejutan Manis Awal Tahun! 441 Pegawai Terima SK PPPK Paruh Waktu, Walikota Jaktim Beri Pesan Menohok
Aldino menjelaskan pada Rabu (7/1/2026) bahwa fokus utama dari program ini adalah pembekalan keterampilan yang sesuai dengan minat peserta.
Harapannya sangat jelas, yakni agar para peserta memiliki modal kuat untuk terjun ke lapangan pekerjaan atau menjadi wirausahawan mandiri.
Dengan bekal keterampilan yang mumpuni, warga tidak lagi hanya menunggu panggilan kerja, tetapi mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi diri sendiri dan lingkungan sekitarnya.
Hal ini menjadi definisi "level up" yang sesungguhnya bagi warga Jakarta Timur.
Salah satu keunggulan program ini adalah aksesibilitasnya. Pemerintah tidak menyulitkan warga dengan lokasi yang jauh, melainkan mendekatkan fasilitas pelatihan ke tengah masyarakat.
Aldino menerangkan bahwa kegiatan pelatihan dilaksanakan di berbagai fasilitas publik yang mudah dijangkau, mulai dari aula kantor kelurahan, kantor kecamatan, kantor wali kota, hingga Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).
Program pelatihan kerja ini juga merupakan bukti bahwa pemerintah mendengar aspirasi warganya.
Kegiatan rutin tahunan ini merupakan tindak lanjut langsung dari usulan masyarakat melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) serta hasil reses para anggota DPRD.
Hal ini memastikan bahwa jenis pelatihan yang diadakan benar-benar sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh warga di tingkat akar rumput.
Variasi pelatihan yang ditawarkan sepanjang tahun 2025 sangat beragam dan menyesuaikan dengan tren pasar.
Aldino merinci perjalanan program ini yang dimulai pada bulan Februari dengan 200 warga yang antusias mengikuti pelatihan pembuatan aneka kue, sebuah keterampilan yang sangat potensial untuk bisnis rumahan.
Berlanjut ke bulan Maret, giliran 100 peserta yang mendalami tata rias dan 100 peserta lainnya fokus pada keterampilan teknis servis pendingin udara (AC), dua bidang jasa yang tak pernah sepi peminat.
Memasuki bulan April, program bergeser ke sektor transportasi dan logistik di mana 80 peserta mengikuti pelatihan mengemudi untuk mendapatkan SIM A Angkatan I.
Baca juga: Pemkot Jaktim Pastikan Keamanan Ibadah Natal 2025
Tren positif berlanjut di bulan Mei dengan 200 peserta yang belajar meracik aneka minuman segar kekinian, serta 100 peserta yang digembleng dalam pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam).
Bulan Juni kembali diramaikan oleh 80 peserta pelatihan SIM A Angkatan II dan 200 peserta yang memperdalam ilmu kuliner.
Antusiasme warga terus terlihat hingga paruh kedua tahun. Bulan Juli dan Agustus masing-masing diisi oleh 80 peserta untuk pelatihan SIM A Angkatan III dan IV.
Setelah jeda sejenak pada bulan September, pelatihan kembali digeber pada bulan Oktober dengan 80 peserta SIM A Angkatan V.
Rangkaian program tahunan ini akhirnya ditutup dengan manis pada bulan November, di mana 50 peserta mengikuti pelatihan Satpam Angkatan II.
Dengan total 1.350 alumni pelatihan di tahun 2025, Sudin Nakertransgi Jakarta Timur berharap dapat melahirkan ribuan wirausahawan baru dan tenaga kerja terampil yang siap berkontribusi pada ekonomi Jakarta.
Bagi kamu warga Jakarta Timur, program-program seperti ini adalah kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta