Senin, 05 JANUARI 2026 • 10:38 WIB

Demi Langit Jakarta Lebih Biru, Ribuan Kendaraan di Jakarta Utara Diserbu Uji Emisi Gratis Sepanjang Tahun 2025

Author

Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara sedang menguji emisi sebuah mobil (Anita Karyati)

JAKARTA - Isu kualitas udara di Jakarta selalu menjadi topik hangat yang mewarnai lini masa media sosial sepanjang tahun.

Kesadaran akan pentingnya langit biru dan udara bersih kini bukan lagi sekadar wacana, melainkan telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya generasi muda. 

Kabar baik datang dari wilayah pesisir ibu kota, di mana Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Utara mencatatkan rekor positif dalam upaya pengendalian polusi udara sepanjang tahun 2025.

Melalui program jemput bola yang agresif, Sudin LH Jakarta Utara berhasil melaksanakan uji emisi gratis terhadap total 1.788 kendaraan bermotor.

Angka tersebut menjadi bukti adanya lonjakan partisipasi masyarakat jika dibandingkan dengan pencapaian tahun 2024 yang hanya menyentuh angka sekitar 1.500 kendaraan. 

Peningkatan signifikan ini menjadi sinyal positif bahwa warga Jakarta Utara semakin peduli terhadap jejak karbon yang dihasilkan oleh kendaraan pribadi mereka.

Baca juga: Sudin LH Jakbar Siagakan 350 Personel Jaga Kebersihan Malam Tahun Baru

Keberhasilan melampaui target yang awalnya dipatok sebanyak 1.700 kendaraan ini tidak lepas dari strategi "blusukan" yang diterapkan oleh pihak Sudin LH.

Kepala Sudin LH Jakarta Utara, Edy Mulyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak hanya menunggu warga datang ke bengkel resmi.

Sepanjang tahun 2025, timnya rutin berkeliling ke enam kecamatan dengan menyasar lokasi-lokasi yang menjadi pusat aktivitas warga.

Layanan uji emisi gratis ini dihadirkan langsung di berbagai titik strategis, mulai dari area perkantoran pemerintah, kawasan industri yang padat, hingga masuk ke lingkungan permukiman warga di tingkat Rukun Warga (RW).

Pendekatan ini terbukti efektif untuk menjaring partisipasi masyarakat yang mungkin sebelumnya terkendala waktu atau akses untuk melakukan pengecekan emisi kendaraan mereka.

Edy menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah kota dalam memperbaiki kualitas udara demi mendukung pola hidup sehat yang didambakan warga Jakarta Utara.

Dalam keterangannya pada Senin (5/1/2026), Edy Mulyanto menekankan poin penting mengenai mindset atau pola pikir pemilik kendaraan. 

Ia mengimbau agar masyarakat, khususnya anak muda yang mobilitasnya tinggi, tidak lagi memandang uji emisi sebagai sebuah beban kewajiban administratif semata atau sekadar takut terkena tilang.

Lebih dari itu, uji emisi harus dilihat sebagai kebutuhan mendasar untuk memastikan performa kendaraan tetap prima dan ramah lingkungan.

Uji emisi bukan hanya persoalan teknis lulus atau tidak lulus sebuah kendaraan dalam tes gas buang. 

Edy mengajak masyarakat melihat gambaran yang lebih besar, yaitu upaya kolektif untuk menjaga lingkungan dan mendukung Jakarta bertransformasi menjadi kota yang berkelanjutan (sustainable city). 

Dengan rutin melakukan uji emisi, setiap individu sebenarnya sedang berkontribusi langsung dalam mengurangi polutan berbahaya yang bertebaran di udara Jakarta.

Data teknis yang lebih mendalam dipaparkan oleh Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Sudin LH Jakarta Utara, Evy Sulistiawati.

Baca juga: Sudin LH Jakarta Selatan Gencarkan Uji Emisi Gratis Kendaraan

Ia menjelaskan bahwa layanan ini mencakup semua jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, serta mengakomodasi mesin berbahan bakar bensin maupun solar.

Antusiasme warga terlihat tumbuh secara konsisten dari kuartal ke kuartal sepanjang tahun 2025.Evy merinci perjalanan tren partisipasi tersebut dalam narasi data yang menarik. Pada periode awal tahun, yakni Februari hingga Maret 2025, tercatat ada 218 kendaraan yang memberanikan diri untuk diuji.

Momentum ini terus meningkat pada periode April hingga Juni dengan lonjakan menjadi 501 kendaraan. Tren positif berlanjut di kuartal ketiga, Juli hingga September, dengan 523 kendaraan, dan memuncak pada akhir tahun di periode Oktober hingga Desember yang mencapai 546 kendaraan.

Salah satu sorotan menarik dari data tersebut adalah tingkat kelulusan untuk kategori kendaraan roda empat yang tergolong sangat baik.

Hal ini mengindikasikan bahwa pemilik mobil di Jakarta Utara cenderung memiliki kesadaran perawatan mesin yang cukup tinggi.

Evy berharap tren ini tidak berhenti di sini. Pelaksanaan uji emisi gratis diharapkan dapat terus menekan tingkat pencemaran udara dan mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk beralih ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan di masa depan.

Kabar baiknya, program uji emisi gratis ini dipastikan akan tetap berlanjut tahun ini sebagai upaya berkelanjutan menjaga kualitas udara Jakarta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU