Kamis, 01 JANUARI 2026 • 10:08 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta 1 Januari 2026: Sambut Tahun Baru dengan Hujan Awet, Siapkan Payung Seharian!

Author

Hujan turun di salah satu daerah di DKI Jakarta (Dessy Suciati)

JAKARTA - Mengawali hari pertama di tahun baru, suasana Kota Jakarta tampaknya akan didominasi oleh nuansa sendu yang menenangkan namun perlu diwaspadai. Bagi kalian yang sudah menyusun rencana matang untuk hangout bersama teman, berkunjung ke rumah kerabat, atau hanya ingin menikmati libur tanggal merah dengan bepergian keliling kota, ada baiknya untuk menyimak peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Berdasarkan data terbaru yang dirilis, wilayah Jakarta diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sepanjang hari ini (1/1/2026).

Pagi hari di Jakarta akan dibuka dengan sapaan rintik air yang merata. Melansir dari laman resmi BMKG, seluruh wilayah administrasi DKI Jakarta tanpa terkecuali akan dibasahi oleh hujan berintensitas ringan.

Baca juga: Solidaritas Malam Tahun Baru: Pemprov DKI dan Warga Jakarta Galang Dana Miliaran Rupiah untuk Sumatra

Mulai dari kawasan pesisir di Jakarta Utara, hiruk-pikuk pusat pemerintahan di Jakarta Pusat, hingga kawasan pemukiman padat di Jakarta Barat, Selatan, dan Timur, semuanya kompak diguyur hujan.

Bahkan, wilayah Kepulauan Seribu yang biasanya menjadi destinasi wisata bahari juga tidak luput dari guyuran hujan pagi ini.

Bagi kaum mager (malas gerak), cuaca seperti ini tentu menjadi alasan sempurna untuk menarik selimut kembali, namun bagi yang harus beraktivitas, jas hujan dan payung adalah starter pack wajib yang tidak boleh tertinggal.

Memasuki waktu siang hari, langit Jakarta belum menunjukkan tanda-tanda akan cerah sepenuhnya. Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan masih betah membasahi sebagian besar wilayah, termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Jakarta Barat. 

Perhatian khusus perlu diberikan bagi warga yang berada di kawasan Jakarta Timur dan Kepulauan Seribu. BMKG memprediksi intensitas hujan di kedua wilayah ini akan meningkat menjadi hujan sedang.

Peningkatan volume air ini tentunya perlu diwaspadai, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintasi jalanan rawan genangan agar tetap berhati-hati dan menjaga kecepatan kendaraan.

Situasi syahdu nan basah ini diprediksi akan berlanjut hingga sore hari. Awan mendung masih enggan beranjak, membawa hujan intensitas ringan yang kembali mengguyur secara merata di enam wilayah administrasi, meliputi Jakarta Barat, Pusat, Utara, Timur, Selatan, hingga Kepulauan Seribu.

Suasana sore yang sejuk ini mungkin cocok bagi para pluviophile atau pencinta hujan untuk menikmati secangkir kopi hangat, namun tetap menuntut kewaspadaan tinggi bagi para komuter yang hendak melakukan perjalanan pulang atau berpindah lokasi.

Menjelang malam hari, pola cuaca tidak banyak berubah. Hujan ringan masih mendominasi langit Jakarta Barat, Utara, Timur, Selatan, dan Kepulauan Seribu. Namun, ada sedikit pengecualian untuk wilayah Jakarta Pusat.

Pada malam hari, kawasan ini diprediksi hanya akan diselimuti oleh awan tebal tanpa guyuran hujan yang signifikan, memberikan sedikit jeda kering bagi warga yang ingin menikmati suasana malam di pusat kota.

Selain potensi hujan, suhu udara hari ini juga tergolong cukup sejuk untuk ukuran Jakarta yang biasanya terik. Suhu diprakirakan berkisar antara 23 hingga 28 derajat Celsius.

Kondisi tersebut membuat udara terasa lebih dingin dari biasanya, sehingga mengenakan jaket atau pakaian hangat sangat disarankan agar tubuh tidak mudah masuk angin.

Sementara itu, tingkat kelembapan udara tercatat cukup tinggi, berada di rentang 76 hingga 96 persen, yang membuat udara terasa sedikit lembap dan basah.

Secara keseluruhan, hari Kamis ini menuntut warga Jakarta untuk lebih adaptif terhadap cuaca. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, hindari berteduh di bawah pohon tua saat hujan turun, dan selalu pantau informasi terkini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BMKG

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU