JAKARTA- Di tengah kesibukan tugasnya sebagai Wakil Direktur RSUD Budhi Asih, Nisma Hiddin tetap meluangkan waktu menekuni seni tari hobi yang menjadi ruang ekspresi sekaligus upaya pelestarian budaya. Sejak 2022, Nisma bergabung dengan Komunitas Perempuan Menari (KPM), komunitas seni beranggotakan sekitar 200 perempuan dari berbagai profesi.
Bersama KPM, ia telah tampil dalam berbagai pertunjukan seni, baik di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, pagelaran yang diikuti KPM merupakan bentuk nyata pelestarian warisan budaya bangsa. Keberagaman profesi anggota komunitas, mulai dari tenaga kesehatan hingga akademisi, disebutnya sebagai kekuatan yang memperkaya dinamika kelompok.
Meski memiliki jadwal kerja padat, Nisma menekankan bahwa kecintaan pada budaya dapat berjalan seiring dengan profesionalisme sebagai ASN. Ia menganggap aktivitas menari sebagai kontribusi ganda: memberikan pelayanan publik sekaligus menjaga keberlangsungan seni tradisional. Latihan rutin digelar di Taman Ismail Marzuki dan kawasan Kebon Sirih. Tari-tari yang dipelajarinya mencakup berbagai genre nusantara, dan sejumlah penampilannya telah menginjak panggung internasional, termasuk Belanda, Osaka, dan Tokyo.
Baca juga: KKMP Paseban Resmi Beroperasi, Warga Sambut Antusias
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta