JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan program normalisasi Sungai Ciliwung akan difokuskan pada dua kelurahan, yaitu Cililitan di Jakarta Timur dan Pangadegan di Jakarta Selatan.
Di Cililitan, terdapat 37 bidang terdampak dengan anggaran sekitar Rp111 miliar, sementara di Pangadegan terdapat 54 bidang terdampak dengan anggaran Rp121 miliar. Pramono menyampaikan hal ini usai menghadiri kegiatan bersih dan sehat bersama sungai di Jalan Inspeksi Ciliwung, Pancoran, Jumat (21/11).
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dodi Hanggodo, menekankan pentingnya penanganan area hulu sungai. Menurutnya, rehabilitasi dan pengerukan tidak akan maksimal jika masalah di hulu tidak diatasi.
Dodi menambahkan, koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah diperlukan agar normalisasi berjalan efektif, termasuk melibatkan Kementerian Kehutanan, Kementerian Lingkungan Hidup, serta peran aktif Pemprov DKI.
Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga kelestarian sungai dan mencegah sedimentasi yang dapat menimbulkan banjir, sekaligus meningkatkan kualitas ruang hidup bagi masyarakat Jakarta.
Baca juga: Raperda KTR Rampung, Larangan Zonasi Penjualan Rokok Dihapus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta