JAKARTA- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) meraih BE Award 2025 dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) BSSN. Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas komitmen Pemprov dalam penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) pada berbagai layanan pemerintahan. Penghargaan diserahkan Wakil Kepala BSSN, Komjen Pol Albertus Rachmad Wibowo, kepada Kepala Dinas Kominfotik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, di Gedung Sasono Langen Budoyo, TMII. Pada kesempatan yang sama, Pemprov juga memperoleh penghargaan Instansi Paling Partisipatif, sementara salah satu pegawai Kominfotik, Rycan Fahmi, terpilih sebagai Verifikator Paling Aktif. Budi menegaskan bahwa penghargaan ini mencerminkan sinergi antara Pemprov DKI dan BSSN dalam menguatkan keamanan data serta pemanfaatan sertifikasi elektronik.
Ia menjelaskan, penerapan TTE terus meningkat sejak dimulai pada 2017 dan kini menjadi bagian penting dari transformasi digital Jakarta. Hingga November 2025, lebih dari 28 juta transaksi TTE telah dilakukan melalui 31 aplikasi terintegrasi, termasuk e-Office, e-Cuti, layanan perpajakan, SIMRS, hingga perizinan. Pemprov menargetkan seluruh ASN—sekitar 47 ribu pegawai—menggunakan TTE secara penuh pada 2026.
Budi menambahkan, seluruh perangkat daerah terus didorong untuk beralih ke dokumen digital berbasis TTE agar tata kelola pemerintahan semakin aman, efisien, dan terpercaya. Dalam kesempatan itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, serta Wakil Kepala BSSN menekankan pentingnya kolaborasi dan integrasi lintas instansi demi memperkuat keamanan transformasi digital nasional.
Baca juga: DPRD DKI Dukung Pembatasan Akses Medsos bagi Pelajar
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berita Jakarta