Kamis, 30 OKTOBER 2025 • 15:37 WIB

Jakarta Creative Hub Jadi Ruang Inovasi dalam Workshop Boneka Kain Perca

Author

Dinas PPKUKM Hadirkan Workshop Kreasi Boneka dari Kain Perca (aldi geri lumban tobing)

JAKARTA– Dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta bersama Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif serta komunitas REcycle EXPerience (RE_EXP) menggelar Workshop Kreasi Boneka dari Kain Perca di Jakarta Creative Hub (JCH).

Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kreativitas berkelanjutan sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku ekonomi kreatif ibu kota. Dua seniman muda, Evan Driyananda dan Attina Nuraini, hadir membimbing peserta yang terdiri atas anggota JakPreneur dan komunitas ekraf untuk mengubah potongan kain sisa menjadi boneka unik dan bernilai jual.

Evan menjelaskan, RE_EXP memanfaatkan limbah rumah tangga nonorganik dengan gaya pop art ceria sebagai bentuk eksperimen seni ramah lingkungan.

 “Kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas bisa sejalan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Kain perca yang sering dianggap limbah justru bisa menjadi media ekspresi dan edukasi,” ujarnya.

Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menuturkan bahwa JCH terus dikembangkan sebagai ruang kolaborasi bagi generasi kreatif Jakarta.

Ia menegaskan, kolaborasi dengan Kemenparekraf merupakan langkah nyata menjadikan Jakarta sebagai motor penggerak gig economy dan ekonomi kreatif berkelanjutan.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa ide besar bisa lahir dari hal sederhana. Dari sisa kain pun bisa tercipta karya yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,” ungkap Ratu.

 Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan Kemenko Perekonomian, Chairul Shaleh, menambahkan bahwa ekonomi kreatif adalah salah satu sumber pertumbuhan ekonomi masa depan.

 Ia menekankan pentingnya kolaborasi, keterampilan pemasaran, dan ekosistem yang mendukung bagi para pelaku kreatif. “Pemerintah akan terus memperkuat ruang-ruang kreatif agar menjadi wadah mentoring dan pengembangan selling skills, bukan hanya produksi,” tandasnya.

Baca juga: Proyek JSDP Penting untuk Atasi Limbah di Jakarta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berita Jakarta

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU